Hari Lahir RA Kartini ke 141, Spirit Genjot Peran Wanita dalam Pembangunan

Hari Lahir RA Kartini ke 141, Spirit Genjot Peran Wanita dalam Pembangunan

24 Juni 2020 0 By Idham

Peringatan Hari Lahir RA Kartini tingkat Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah.(f.istimewa)

 

NewsNesia.id -(TOLITOLI)- Hari lahir pahlwan emansipasi wanita Raden Ajeng (RA) Kartini ke 141, yang sedianya diperingati setiap tanggal 21 April, baru dapat diperingati seluruh Gabungan Organisasi Wanita di Kabupaten Tolitoli, Sulteng, Selasa, pagi (23/6)/2020)

Meskipun sudah berlalu kurang lebih dua bulan, namun tidak mengurangi semangat kaum perempuan di daerah ini untuk mengenang perjuangan R.A Kartini. Peringatan hari lahir R.A kartini Ke-141 Tahun 2020, digelar di Gedung Hijir Ismail Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Cabang Tolitoli dengan mengusung tema ‘Dengan Semangat RA Kartini perempuan masa kini bangkit melawan Covid-19 dengan membudayakan hidup bersih dan sehat’, dihadiri Bupati Tolitoli diwakili Asisten Sekretaris Daerah Kabupaten Tolitoli Bidang Pemerintahan dan Kesra Anhar Dg. Mallawa, SE, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Tolitoli Ny. Hj. Nuraeni Saleh Bantilan, sejumlah Kepala Perangkat Daerah dan Pimpinan Unit Kerja Lingkup Pemerintah Daerah Kabupaten Tolitoli serta sejumlah pengurus dan anggota Organisasi Wanita di Kabupaten Tolitoli.

Ketua Panitia Hj. Maspa Hardi Dg. Mallawa melaporkan maksud dilaksankannya kegiatan ini, agar seluruh wanita terutama remaja putri yang berada di seluruh Indonesia lebih khusus lagi di Kabupaten Tolitoli agar senantiasa mempererat ikatan kasih sayang dan silaturahmi antara kaum wanita. Tujuannya untuk memupuk rasa persatuan dan kesatuan antara sesama kaum wanita dalam memperjuangkan emansipasinya dan dapat lebih meningkatkan pembinaan dan pemberdayagunaan kaum wanita melalui organisasi kewanitaan dalam gabungan organisasi wanita Kabupaten Tolitoli.

Sementara itu, Bupati Tolitoli dalam sambutannya yang dibacakan oleh Asisten Sekretaris Daerah Bidang Pemerintahan dan Kesra Anhar Dg. Mallawa, SE mengatakan saat ini peran para penerus kartini di tengah pandemi masih sangat dibutuhkan dan merupakan tantangan tersendiri untuk kaum perempuan, di antaranya adalah kerja cerdas menjadi salah satu penerapan sifat Kartini yang dikenal sebagai perempuan yang cerdas.

“Kelola waktu kerja seefektif mungkin dan manfaatkan waktu sebaik-baiknya agar bisa lebih produktif dalam hal lainnya, pandailah dalam membagi waktu, kapan mengerjakan pekerjaan rumah, mengajari anak-anak di rumah, produktif berkarya dan berperan dalam masyarakat,” jelas Anhar.

Selain itu, Bupati juga mengingatkan salah satu sifat R.A. Kartini yang bisa diterapkan selama pandemi Covid-19 ini, seperti membantu keluarga yang kesusahan dari sisi ekonomi, baik secara pribadi maupun dalam bentuk gerakan penggalangan dana bantuan yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat yang kesulitan ekonomi. R.A. Karitini juga memiliki wawasan yang luas yang wajib diteladani oleh kaum perempuan agar dapat memilah berita hoaks terutama di saat pandemi virus covid 19. Perdalam pengetahuan tentang pandemi corona, semakin luas wawasan tentu bisa membedakan yang mana berita fakta dan berita hoaks, juga tidak ikut turut menyebarkan sesuatu yang belum pasti kebenarannya kata Bupati mengingatkan.

Bupati juga menyampaikan berpartisipasi dalam pembangunan di daerah ini, tidak mesti teribat dalam sistem pemerintahan, meskipun hanya dengan menjaga kebersihan, keindahan dan kesehatan di lingkungan tempat tinggal masing-masing saja sudah sangat besar sumbangsihnya bagi daerah.

Sebelumnya sambutan Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Tolitoli Hj. Risnawati P. Ismail Bantilan mengatakan dalam hal ekonomi keluarga perempuan harus mampu mengelola ekonomi agar bisa memenuhi kebutuhan selama masa pendemi Covid – 19. Bukan tidak mungkin pendapatan keluarga berkurang,  sehingga para perempuan dalam mengatur keuangan rumah tangga sangat dibutuhkan tidak ada pilihan bagi perempuan selama masa pandemi covid – 19 selain, tentunya tetap berdiri tegak dengan seluruh peran yang diemban. Dengan harapan agar dapat merefleksikan kembali makna semangat dari perjuangan R.A Kartini maka dari itu tetap semangat, tetap produktif dan tetap waspada, juga menjaga pola hidup bersih dan sehat.(dis-NN)