
NEWSNESIA.ID, GORUT – Kepala Dinas (Kadis) Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut) pusing tuju keliling terkait dengan operasional pengangkutan sampah yang sampai saat ini masih masih terkendala dengan minimnya anggaran operasional.
Pasalnya kendala yang harus dihadapi oleh dinas menumpuk, mulai dari mobil pengangkut sampah yang sudah tidak berjalan lagi, upah petugas kebersihan yang belum terbayarkan dan masih ada persoalan lain lagi yang perlu untuk segera ditangani.
Ilyas Lagarusu saat dimintai keterangannya mengatakan bahwa memang kondisinya saat ini membuatnya harus berpikir ekstra.
“Mobil truk pengangkut sampah yang ada saat ini sudah tidak bisa dioperasikan lagi karena kondisinya memang tidak bisa dipaksakan lagi,” jelasnya.
Kondisi ban yang ada di mobil truk tersebut sudah kelihatan benangnya kata Ilyas, belum lagi remnya sudah tidak berfungsi lagi.
“Sehingga armada pengangkut sampah tersebut harus diparkir di garasi,” tegasnya.
Untuk mengantisipasinya kata Ilyas, pihaknya kemudian memaksimalkan armada lainnya yang ada yakni Gerobak Motor (Getor) untuk mengangkut sampah yang ada di masyarakat.
“Hal ini sebagai upaya antisipasi pihak kami dalam rangka melayani masyarakat terkait dengan kebersihan agar tetap beroperasi setiap harinya,” kata Ilyas, Kamis (28/10/2021).
Hanya saja yang sungguh memprihatinkan, dari 9 Getor yang tersedia, yang dapat dioperasikan oleh DLH hanya 5 buah saja.
“Dan yang 4 lainnya kondisinya memang sudah tidak layak lagi dan tidak dapat dioperasikan,” ujarnya.
Meski begitu, BLH tetap semangat yakni keberadaan para petugas kebersihan yang sampai saat ini masih tetap semangat melaksanakan tugas mereka walaupun gaji para petugas tersebut belum terbayarkan.(adv/rol)
























