
NEWSNESIA.ID, GORONTALO – Kepala Dinas Tenaga Kerja, ESDM dan Transmigrasi Provinsi Gorontalo menerima kunjungan Tim Tenaga Ahli dari Universitas Diponegoro (Undip) Semarang dalam rangka menindaklanjuti kerja sama dengan Kementerian Transmigrasi Republik Indonesia terkait pelaksanaan Inventarisasi dan Verifikasi Hak Pengelolaan Lahan (HPL) Transmigrasi di Provinsi Gorontalo.
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari langkah awal pelaksanaan kegiatan inventarisasi dan verifikasi terhadap lahan transmigrasi yang berada di sejumlah wilayah di Provinsi Gorontalo.
Dalam pertemuan tersebut, dibahas sejumlah hal teknis terkait pelaksanaan kegiatan, termasuk lokasi dan kesiapan pelaksanaan inventarisasi serta verifikasi HPL transmigrasi.
Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan data dan informasi yang akurat mengenai kondisi serta status pengelolaan lahan transmigrasi, sekaligus mendukung tertib administrasi dan kepastian hukum terhadap aset dan kawasan transmigrasi di Provinsi Gorontalo.
Adapun tiga lokasi transmigrasi yang menjadi sasaran kegiatan Inventarisasi dan Verifikasi HPL tersebut, yakni:
- Desa Motihelumo, Kabupaten Gorontalo Utara
-
Desa Saritani, Kabupaten Boalemo
-
Desa Dudewulo, Kabupaten Pohuwato
Kerja sama antara Kementerian Transmigrasi RI dan Universitas Diponegoro ini diharapkan dapat mendukung pemerintah daerah dalam memperoleh gambaran yang lebih komprehensif terkait kondisi lahan transmigrasi, sehingga pengelolaannya dapat dilakukan secara lebih tertib, terarah, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Kadis Nakertrans Provinsi Gorontalo menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan perguruan tinggi dalam mendukung penataan kawasan transmigrasi, khususnya dalam memastikan data dan informasi pertanahan dapat dipertanggungjawabkan.
Melalui kegiatan inventarisasi dan verifikasi tersebut, Pemprov Gorontalo berharap pengelolaan HPL transmigrasi ke depan semakin jelas, tertib, dan mampu mendukung pengembangan kawasan transmigrasi serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah sasaran.





















