
NEWSNESIA.ID, POHUWATO – Masyarakat Kecamatan Taluditi, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo minta Kapolda Gorontalo tertibkan aktifitas pertambangan ilegal yang saat ini tengah berlangsung di wilayah mereka.
Pasalnya, saat ini mereka selalu merasa was-was bila musim hujan tiba. Bagaimana tidak, wilayah ini selalu menjadi langganan banjir, ditambah lagi dengan adanya ktivitas pertambangan ilegal menggunakan alat berat excavator di daerah aliran sungai Taluditi.
Tidak hanya khawatir potensi bencana banjir, masyarakat juga dibuat geram karena kebun cabai milik mereka harus rusak oleh alat berat yang melakukan aktivitas di sekitar perkebun.
Beberapa kali petani juga berusaha menurunkan dengan paksa alat berat yang melakukan aktivitas di wilayahnya. Bahkan Kamis pekan kemarin, sejumlah masyarakat petani kembali menemui para penambang yang melakukan aktivitas dengan alat berat tersebut.
Bahkan terinfomasi, masyarakat petani di Makarti Jaya, Taluditi, sempat bersitegang dengan para pekerja tambang ilegal tersebut.
“Kalau so ulang-ulang bagini, torang olo Somo marah. Tinggal mo Lia sapa yang mo tumbang,” ungkap salah seorang petani beberapa pekan lalu, Selasa (11/04/2023).
Untuk itu, demi menjaga stabilatas keamanan daerah, para petani ini pun meminta kepada Kapolda Gorontalo yang baru untuk menertibkan alat berat yang beraktivitas di wilayah Taluditi.
“Ini Taluditi so jaga banjir. Ditambah tambang ini lagi, somo tenggelam Torang,” ungkap masyarakat petani geram.
“Pak Kapolda Tolong Tertibkan ini. Kalau tidak so Torang sandiri yang mo ba Kase tertib dengan Torang Pe cara sandiri,” ungkapnya mengingatkan Polda Gorontalo.(mus/NN)




















