
NEWSNESIA.ID (JAKARTA) – Rapat konsolidasi pengurus APKASI (Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia) berlangsung di Jakarta, banyak menyuarakkan ide-ide, dan pemikiran yang konstruktif oleh para kepala daerah, Rabu (30/07/2025).
Pemikiran tersebut berkenaan dengan berbagai persoalan dihadapi kepala daerah secara umum. Nah, dari beragam persoalan ini kemudian akan dibahas dan dibicarakan langsung bersama Presiden dan juga Menteri Dalam Negeri (Mendagri).
Salah satu pemikiran itu salah satunya datang dari Bupati Boalemo, Drs. Rum Pagau, yang juga dipercaya Koordinator APKASI Provinsi Gorontalo usai dilantik Mendagri Tito Karnavian beberapa waktu lalu.
Rum Pagau dihadapan Ketua APKASI, Bursah Zarnubi yang juga Bupati Lahat didampingi Ketua Harian APKASI, Dadang Supriatna, bersama pengurus lainnya menyuarakkan sejumlah hambatan dan problem kerap dihadapi daerah. Diantaranya menyangkut kebijakan anggaran untuk beasiswa bagi anak sekolah hingga beasiswa untuk kalangan mahasiswa.
Menurut Rum Pagau, begitu banyak anak-anak sekolah dan mahasiswa perlu bantuan dan perhatian serius oleh pemerintah daerah. Yakni, tujuannya mengurangi beban orang tua akan kebutuhan pendidikan anak.
“Sayangnya, dalam penyusunan APBD, kita tidak punya nomenklatur, di mana beasiswa itu bisa kita cantolkan. Padahal, mereka para anak didik ini adalah generasi penerus kemajuan bangsa yang patut diberi perhatian serius. Tapi daerah tidak diberi peluang memberikan beasiswa lewat nomenklatur itu,” terang Rum Pagau.
Tidak hanya itu, Bupati Boalemo 2 periode ini mengaku mengalami hal yang sama dalam upaya membantu rumah ibadah. Kadang kala kebijakan yang niatannya baik ini banyak kendala. Kalau salah nomenklatur bisa bermasalah dikemudian hari.
“Untuk itu, kita perlu banyak berdiskusi menemukan langkah-langkah kongrit menghadapi segala tantangan dan problem dihadapi daerah. Nah, melalui forum ini perlunya juga kita menyamakan persepsi dengan pemerintah pusat. Kalau perlu bisa menyuarakkan langsung ke Bapak Presiden bersama Bapak Mendagri secara langsung. Bagaiaman pun, suara kepala daerah adalah suara rakyat, dan suara rakyat itu adalah suara Tuhan,” ucap Bupati Rum Pagau disambut tepuk tangan para pengurus APKASI yang hadir.(nn)





















