
NEWSNESIA.ID – Meski menderita kesulitan bicara atau Disartria, tak menghalangi salah satu seniman jalan di Kota Gorontalo, untuk merawat alat kesenian musik tradisional, Gambus.
Bahkan diusia yang sudah uzur, opa yang belum diketahui identitasnya ini begitu mahir memainkan alat musik gambus menghibur setiap orang ditempat nongkrong di Kota Gorontalo.
Dari tempat ke tempat ia seolah hidup bersama alat musik gambusnya. Sesekali orang-orang juga memberi imbalan atas penampilannya itu.
“Keren, meski disuasana bisingnya Kota Gorontalo, ti opa ini tidak kehilangan semangat merawat salah satu warisan kesenian tradisional,” ungkap Risa, salah satu pengunjung warkop di Jalan Sudirman, Kota Gorontalo, Senin (18/7/2022).
Tak sedikit pihak juga meminta adanya perhatian dari pemerintah kota. Apalagi alat musik ini sudah jarang dimainkan dan mulai tergerus zaman.
“Harus mendapat perhatian pemkot ini, gambus ini mulai jarang, terakhir berapa tahun lalu itu ada festival sejak itu tidak ada lagi,” kata pengunjung lainnya.
Sosok opa pemain gambus ini juga mengingatkan kita pada sosok Almarhum Legenda Gambus Gorontalo, Risno Ahaya.
Sama-sama memiliki keterbatasan tak mengurasi jiwa mereka untuk senantiasa menjaga dan merawat warisan kesenian tradisional yang mulai dilupakan. (Rls)





















