Newsnesia.id
  • Home
  • TrendingHot
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kilas Baliknew
No Result
View All Result
  • Home
  • TrendingHot
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kilas Baliknew
No Result
View All Result
Newsnesia.id
No Result
View All Result
Home Opini

Minyak Goreng Langka, Kapolri Turun Tangan; Langkahnya Diapresiasi Kalangan Akademisi

by NN Indonesia
19 Maret 2022
in Opini
Reading Time: 2 mins read
Dr.H. Abdul Wahid

Oleh: Dr. H. Abdul Wahid, MA-(Muballigh & Akademisi Makassar)

Belakangan ini salah satu persoalan yang tengah ramai dibicarakan oleh masyarakat adalah terkait kelangkaan minyak goreng di pasar tradisional dan pusat-pusat perbelanjaan lainnya. Akibatnya masyarakat terutama kaum ibu rumah tangga sangat merasakan akan adanya hal tersebut.

Diantara akibat yang ditimbulkan dari adanya kelangkaan minyak goreng ini kemudian membuat terjadinya kerumunan panjang hingga berdesak-desakan kaum ibu rumah tangga di toko-toko tertentu seperti alfa mart dan lainnya demi untuk memperoleh giliran membeli 1 atau dua liter minyak goreng.

Hal ini tentu sangat disayangkan, karena di saat para ibu rumah tangga berkerumun untuk memperoleh giliran membeli minyak goreng pada saat yang sama sangat berbahaya karena berpotensi terjadinya pembentukan klaster baru penyebaran Covid-19 yang hingga kini bangsa kita belum benar-benar terbebas dari masalah pandemi ini dengan berbagai varian barunya.

Karena itu yang demikian ini tidak boleh dianggap sepele oleh pemerintah, apalagi bulan ramadhan tidak lama lagi akan tiba kurang lebih dua pekan lagi, dimana kebutuhan dapur bagi ibu rumah tangga terutama umat Islam khususnya akan semakin meningkat termasuk diantaranya kebutuhan minyak goreng.

Presiden Jokowi sebagai orang yang paling memiliki otoritas saat ini sebagaimana amanah konstitusi, harus menjadikan fenomena ini sebagai salah satu hal skala prioritas dan perlu ada evaluasi menyeluruh agar hal ini tidak berlarut-larut, sehingga ketersediaan minyak goreng di tengah masyarakat kembali normal. Sebab kalau tidak, maka dikhawatirkan ke depan tidak hanya akan semakin mempersulit masyarakat terutama kaum ibu rumah tangga dalam memperolehnya, tapi sangat berpotensi memicu kerumunan hingga gangguan kamtibmas.

Pada kesempatan yang berbeda dalam mencermati adanya kelangkaan minyak goreng di tengah masyarakat, beberapa hari yang lalu Kapolri Jenderal Sigit telah menginstruksikan kepada jajaran Kapolda di seluruh Indonesia agar turun ke pasar untuk mengecek langsung peredaran minyak goreng baik di pasar modern maupun tradisional. Hal ini tentu adalah salah satu langkah yang sangat baik dan dapat memberi angin segar kepada masyarakat yang belakangan ini begitu mendambakan situasi normal terhadap peredaran minyak goreng di pasar.

Apa yang dilakukan oleh Kapolri Jenderal Sigit terkait dengan kasus fenomena kelangkaan minyak goreng ini adalah sebagai salah satu turunan atau implemntasi dari konsep Polri “Presisi” yakni responsif terhadap perkembangan dan situasi yang terjadi di masyarakat. Karena itu kita berharap semua instansi yang terkait seperti menteri perdagangan, menteri UKM dan lainnya dapat meniru dan bersinergi dengan jajaran Polri untuk segera mencari solusi dari kelangkaan minyak goreng ini.

Pemerintah yang responsif tidak hanya menjadi salah satu dari tuntutan masyarakat saat ini, tapi lebih dari itu, agama telah memberi arahan agar seorang pemimpin (pemerintah) memiliki kepekaan terhadap apa yang dirasakan oleh rakyatnya. Hal ini misalnya telah dicontohkan dalam sejarah kepemimpinan Umar bin Khattab ribuan tahun yang silam setelah wafatnya Nabi Muhammad saw.

Umar bin Khattab sebagai seorang kepala negara pada masanya ia rela keliling ke rumah-rumah rakyatnya untuk memastikan bahwa tidak ada rakyatnya yang kelaparan, namun kalaupun ia mengetahui ada rakyatnya yang kelaparan, maka ia langsung memikul karung yang berisi gandum (makanan) untuk kemudian diberikan kepada rakyatnya yang kelaparan tersebut.

Dalam konteks kekinian, model seperti ini adalah salah satu contoh pemimpin yang responsif atau cepat tanggap terhadap kondisi yang tengah dirasakan oleh rakyatnya. Semoga ke depan para pemimpin bangsa kita bisa mencontoh atau meneladani kepemimpinan Umar bin Khattab khususnya dalam menyikapi fenomena kelangkaan minyak goreng di tengah masyarakat.(*)

Tags: Dr. Abdul WahidKapolri Jenderal Listyo SigitMinyak goreng
ShareSendTweetShare

Berita Terkait

Opini

Sherly Sang Predator?

23 Juni 2026
Ist
Opini

Rakyat Menuntut Hak, Negara Hadir dengan Borgol: Pelajaran Pahit dari Popayato

24 Mei 2026
Foto : Prof. Dr. Muhammad Amir Arham, M.E.
Daerah

Benar Orang Desa Tidak Pakai Dollar…….

18 Mei 2026
Next Post
Airlangga Hartarto-f.istimewa

Survei DSI, Golkar dan Airlangga Raih Elektabilitas Tertinggi

Wali Kota Gorontalo, Marten Taha saat meresmikan Gedung DPRS Kota Gorontalo

Gedung Baru DPRD Kota Gorontalo Diresmikan Wali Kota Marten Taha

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

Trending

Sherly Sang Predator?

17 jam ago
Kepala Badan Penghubung Provinsi Gorontalo Mohamad Iqbal Lasabang saat menyambut kedatangan peserta PENAS XVII asal Kab. Karimun Provinsi Kepulauan Riau fi Bandara Djalaluddin Gorontalo. (F. Istimewa)

Dari Jakarta hingga Gorontalo, Peserta Asal Kepri Terpukau dengan Pelayanan Tuan Rumah PENAS XVII

5 hari ago
Foto : Sherly Tjoanda/Wisata Gorontalo (Ai)

Momen Penas 2026! Warga Gorontalo Antusias Nantikan Pertemuan Dua Sherly  

2 hari ago
f.ist

Presiden Prabowo Boyong Para Menteri ke Gorontalo

14 jam ago
f.hms

PENAS, Geliat Ekonomi Gorontalo Meningkat

20 jam ago
Lomba menggambar dan mewarnai yang digelar Alfamart-SGM fi Gorontalo

Lomba Mewarnai dan Menggambar Alfamart-SGM Eksplor di Gorontalo, Fathiya Senang Ikut Lomba, Yakin Bisa Jadi Juara

17 jam ago
Mantan Wabup Pohuwato Suharsi Igirisa

Mantan Wabup Pohuwato: Sertifikasi Lahan Terdampak Jalan Perusahaan Menunjukkan Kemajuan Signifikan

17 jam ago

Pertemuan Regional Saksi-Saksi Yehuwa Kembali Hadir di Manado  

3 tahun ago
Dr.H. Abdul Wahid

Minyak Goreng Langka, Kapolri Turun Tangan; Langkahnya Diapresiasi Kalangan Akademisi

4 tahun ago
Kadis Pendidikan saat menerima penghargaan

Dikbud Pohuwato Raih Penghargaan Mitra Terbaik Edukasi dan Penyuluhan Perpajakan Tahun 2026

6 hari ago

Terbaru

f.ist
Headline

Presiden Prabowo Boyong Para Menteri ke Gorontalo

by NN Indonesia
23 Juni 2026
0

Doc-f.ist NN, GORONTALO- Dijadwalkan Presiden RI Prabowo Subianto akan ke Gorontalo, menutup Penas Petani dan Nelayan (Rabu...

Lomba menggambar dan mewarnai yang digelar Alfamart-SGM fi Gorontalo

Lomba Mewarnai dan Menggambar Alfamart-SGM Eksplor di Gorontalo, Fathiya Senang Ikut Lomba, Yakin Bisa Jadi Juara

23 Juni 2026

Sherly Sang Predator?

23 Juni 2026
Mantan Wabup Pohuwato Suharsi Igirisa

Mantan Wabup Pohuwato: Sertifikasi Lahan Terdampak Jalan Perusahaan Menunjukkan Kemajuan Signifikan

23 Juni 2026
f.hms

PENAS, Geliat Ekonomi Gorontalo Meningkat

23 Juni 2026
Foto : Sherly Tjoanda/Wisata Gorontalo (Ai)

Momen Penas 2026! Warga Gorontalo Antusias Nantikan Pertemuan Dua Sherly  

22 Juni 2026
Bupati dan Wabup Pohuwato saat menghadiri pembukaan PENAS

Bupati dan Wabup Pohuwato Hadiri Pembukaan PENAS: Momentum Petani Perluas Wawasan

21 Juni 2026
Kondisi area di Pohuwato persawahan yang kering

Petani Pohuwato Datang ke PENAS Mau Ngadu ke Pemerintah Pusat, Sedimentasi Masih Jadi Masalah Utama Pertanian

21 Juni 2026
f.hms

Hadir di PENAS, Mentan Amran Tegaskan Pemerintah Dorong Penerapan Teknologi Pertanian

20 Juni 2026
f.hms

Wapres Gibran Buka Penas Petani dan Nelayan di Gorontalo

20 Juni 2026
  • Tentang
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman & Kode Etik

© 2025 Newsnesia.id - Mewarnai Nusantara.

No Result
View All Result
  • Home
  • Trending
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kilas Balik

© 2025 Newsnesia.id - Mewarnai Nusantara.