Newsnesia.id
  • Home
  • TrendingHot
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kilas Baliknew
No Result
View All Result
  • Home
  • TrendingHot
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kilas Baliknew
No Result
View All Result
Newsnesia.id
No Result
View All Result
Home Opini

PB HMMI Soroti Manajemen Aset Ibu Kota Negara Kalimantan Timur

by Editor
29 November 2021
in Opini
Reading Time: 2 mins read
Keluarga Besar HMMI (f. istimewa)

NEWSNESIA.ID – Himpunan Mahasiswa Manajemen Indonesia (HMMI) telah melaksanakan Kongres ke IX di Universitas 17 Agustus 1945 tertanggal 15-20 November 2021.

Serangkaian kegiatan dari Lomba Esay, Bisnis Plan dan Video Creator diikut sertakan dengan Seminar Nasional yang bertajuk Implementasi 3 pilar pembangunan keberlanjutan Indonesia dalam persaingan global di Era Keemasan.

Menghadirkan Staf Khusus Menteri Bappenas secara langsung HMMI banyak berdiskusi terkait prospek Indonesia Emas dan Ibu Kota Negara baru.

Landasan utama pemindahan Ibu Kota Negara di Kalimantan Timur di dasari pada adanya Peningkatan populasi penduduk di dalam Pulau Jawa, Kontribusi ekonomi terhadap PDB, Krisis ketersediaan air bersih, Konversi lahan di Pulau Jawa.

Pemindahan Ibu Kota Negara telah disampaikan melalui pidato Presiden Republik Indonesia pada pidato kenegaraan 16 Agustus 2019 yang menunjukan kepastian pemindahan Ibu Kota Negara dari Jakarta ke Kalimantan Timur seluas 246.180,87 hektar meliputi kabupaten Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara.

Pemindahan Ibu Kota Negara dengan harapan adanya peningkatan ekonomi antar wilayah nasional dan internasional serta pemerataan dalam bidang ekonomi dan infrastruktur.

Sebagai bahan kajian dalam konteks Manajemen Aset terkait optimalisasi Barang Milik Negara BMN yang berpotensi idle/Menganggur dan Underutilized/Kurang di Manfaatkan dari Jakarta ke Ibu Kota Negara baru.

Tentu perlu dilihat ekosistem manajemen aset ketika kita melihat anatomi pengelolaan aset yakni Aset Portofolio, Aset Manajemen Sistem, Aset Manajemen, Mengelola Organisasi.

Sehingga, melalui Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2010 telah tertuang arah dari Sumber Ekonomi yang tercatat dan dapat dimanfaatkan sebaik mungkin dalam keberlangsungan kehidupan masyarakat atas kesadaran kolektif terhadap pencatatan yang ada.

Sebuah Visi dari pengelolaan Barang Milik Negara yang produktif dapat secara optimal dimanfaatkan sebesar-besarnya secara berkelanjutan.

Sementara, sistem manajemen aset secara teori menggambarkan rangkaian aktivitas untuk melaksanakan manajemen aset sesuai dengan aturan dan kebijakan serta merumuskan proses yang sesuai untuk mencapai objektifitas manajemen aset dan organisasi.

Oleh karena itu, aset harus dikelola secara strategis, dan pendekatan terintegrasi dengan melibatkan seluruh stakeholder untuk dapat memaksimalkan manfaat, mengurangi resiko, dan mampu mendukung pemberian layanan masyarakat secara berkelanjutan.

Maka dampak dari pemindahan Ibu Kota Negara tentu akan sangat berpengaruh terhadap pengelolaan Barang Milik Negara yang berada di wilayah Jakarta dan pengelola Barang Milik Negara di wilayah Ibu kota baru.

Barang Milik Negara yang berada di Jakarta harus mampu dikelola sehingga memberikan dampak yang signifikan bagi negara. Tentu pengelolaan Barang Milik Negara ini senantiasa berpedoman pada Undang-Undang No. 17 Tahun 2003 tentang Pengelolaan Keuangan Negara dan Undang-Undang No. 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara dimana Menteri Keuangan mengatur pengelolaan Barang Milik Negara.

Sehingga, pengelola barang dan pengguna barang berperan penting dalam rangka implementasi manajemen aset yang berkelanjutan khususnya dalam konteks pembangunan di Ibu Kota baru dan dapat membentuk suatu ekosistem dengan mengoptimalkan kolaborasi pengelolaan Barang Milik Negara antar Kementerian/Lembaga yang ada.

Ekosistem manajemen aset tersebut akan meminimalisir atau bahkan menghilangkan sekat-sekat penguasaan dan peng“aku”an suatu aset dari masing-masing Kementerian/Lembaga sebab hal ini sangat urgensi ketika Barang Milik Negara masih melandai dengan pengakuan pribadi dan akan berdampak terhadap efektivitas dan efisiensi pengelolaan keuangan baru di Ibu Kota Negara.

Bermuara pada hal ini setelah HMMI melakukan seminar nasional dan kajian strategis terhadap dampak pemindahan Ibu Kota Negara tentu akan benturan pada manajemen aset dari Jakarta ke Kalimantan Timur sehingga dengan upaya yang ada HMMI berharap pemerintah konsentrasi pada posisi manajemen aset yang efektif dan efisien dengan pemanfaatan dan pengelolaan yang optimal untuk keberlanjutan dimasa mendatang.

Penulis : Dzulkifli Kalla Halang
Ketua Umum PB HMMI 2021-2023

Tags: HMMI
ShareSendTweetShare

Berita Terkait

Opini

Sherly Sang Predator?

23 Juni 2026
Ist
Opini

Rakyat Menuntut Hak, Negara Hadir dengan Borgol: Pelajaran Pahit dari Popayato

24 Mei 2026
Foto : Prof. Dr. Muhammad Amir Arham, M.E.
Daerah

Benar Orang Desa Tidak Pakai Dollar…….

18 Mei 2026
Next Post
Anggota DPRD Gorut Lukman Botutihe

Pupuk Kembali Langka

Hamzah Sidik Djibran

Support Pembangunan Bakamla Gorut, Hamzah: Sangat Dibutuhkan

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

Trending

Sherly Sang Predator?

1 hari ago
Foto : Nenek Farida (74) korban PHK Sepihak oleh Ko Lay.

Miris! Ditengah Riuh Puncak Penas Ke XVII, Ada Nenek Petani 74 Tahun Di PHK Sepihak Tanpa Pesangon

2 jam ago
Kepala Badan Penghubung Provinsi Gorontalo Mohamad Iqbal Lasabang saat menyambut kedatangan peserta PENAS XVII asal Kab. Karimun Provinsi Kepulauan Riau fi Bandara Djalaluddin Gorontalo. (F. Istimewa)

Dari Jakarta hingga Gorontalo, Peserta Asal Kepri Terpukau dengan Pelayanan Tuan Rumah PENAS XVII

5 hari ago
HMM

PB HMMI Soroti Manajemen Aset Ibu Kota Negara Kalimantan Timur

5 tahun ago
Foto : Sherly Tjoanda/Wisata Gorontalo (Ai)

Momen Penas 2026! Warga Gorontalo Antusias Nantikan Pertemuan Dua Sherly  

2 hari ago
f.ist

Presiden Prabowo Boyong Para Menteri ke Gorontalo

21 jam ago
f.hms

PENAS, Geliat Ekonomi Gorontalo Meningkat

1 hari ago
Lomba menggambar dan mewarnai yang digelar Alfamart-SGM fi Gorontalo

Lomba Mewarnai dan Menggambar Alfamart-SGM Eksplor di Gorontalo, Fathiya Senang Ikut Lomba, Yakin Bisa Jadi Juara

1 hari ago
F. Istimewa

Menteri Transmigrasi Sesuaikan Agenda di Gorontalo, Pastikan Silaturahmi ke Boalemo Tetap Berlanjut

2 jam ago

Terbaru

Foto : Nenek Farida (74) korban PHK Sepihak oleh Ko Lay.
Daerah

Miris! Ditengah Riuh Puncak Penas Ke XVII, Ada Nenek Petani 74 Tahun Di PHK Sepihak Tanpa Pesangon

by NN Indonesia
24 Juni 2026
0

Foto : Nenek Farida (74) korban PHK Sepihak oleh Ko Lay. Newsnesia.id - Ditengah kemeriahan puncak Pekan...

F. Istimewa

Menteri Transmigrasi Sesuaikan Agenda di Gorontalo, Pastikan Silaturahmi ke Boalemo Tetap Berlanjut

24 Juni 2026
f.ist

Presiden Prabowo Boyong Para Menteri ke Gorontalo

23 Juni 2026
Lomba menggambar dan mewarnai yang digelar Alfamart-SGM fi Gorontalo

Lomba Mewarnai dan Menggambar Alfamart-SGM Eksplor di Gorontalo, Fathiya Senang Ikut Lomba, Yakin Bisa Jadi Juara

23 Juni 2026

Sherly Sang Predator?

23 Juni 2026
Mantan Wabup Pohuwato Suharsi Igirisa

Mantan Wabup Pohuwato: Sertifikasi Lahan Terdampak Jalan Perusahaan Menunjukkan Kemajuan Signifikan

23 Juni 2026
f.hms

PENAS, Geliat Ekonomi Gorontalo Meningkat

23 Juni 2026
Foto : Sherly Tjoanda/Wisata Gorontalo (Ai)

Momen Penas 2026! Warga Gorontalo Antusias Nantikan Pertemuan Dua Sherly  

22 Juni 2026
Bupati dan Wabup Pohuwato saat menghadiri pembukaan PENAS

Bupati dan Wabup Pohuwato Hadiri Pembukaan PENAS: Momentum Petani Perluas Wawasan

21 Juni 2026
Kondisi area di Pohuwato persawahan yang kering

Petani Pohuwato Datang ke PENAS Mau Ngadu ke Pemerintah Pusat, Sedimentasi Masih Jadi Masalah Utama Pertanian

21 Juni 2026
  • Tentang
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman & Kode Etik

© 2025 Newsnesia.id - Mewarnai Nusantara.

No Result
View All Result
  • Home
  • Trending
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kilas Balik

© 2025 Newsnesia.id - Mewarnai Nusantara.