
newsnesia.id, GORONTALO- Komitmen untuk terus mendorong perekonomian rakyat terus ditunjukan pemerintahan Gusnar Ismail dan Idah Syahidah. Disektor peternakan, pemerintah akan menggulirkan bantuan ternak sapi kepada masyarakat sebanyak 1.000 ekor pada bulan Juni-Juli 2025 nanti.
Hal itu dikatakan Gubernur Gusnar Ismail saat Festival Ketupat 2025, yang dirangkaikan dengan kontes ternak sapi dan lomba karapan roda sapi dan kuda gerobak di arena pacuan kuda Desa Yosonegoro, Kecamatan Limboto Barat, Kabupaten Gorontalo, Senin (7/4/2025).
“Kontes ternak ini sengaja dibikin untuk menunjukkan dan memperlihatkan kepada masyarakat bahwa ini adalah salah satu program unggulan pak Gusnar dan ibu Idah. Kita ingin memberi motivasi kepada petani peternak untuk memelihara sapinya dengan sebaik-baiknya,” kata Gubernur Gusnar Ismail.
Gusnar menjelaskan, Pemerintah Provinsi Gorontalo melalui program unggulan di bidang agro maritim akan mengembangkan dan memajukan sektor peternakan sapi. Sebagai langkah strategis untuk mewujudkan program unggulan itu, direncanakan pada bulan Juni – Juli mendatang Pemprov Gorontalo akan membagikan 1.000 ekor sapi kepada masyarakat untuk dipelihara.
“Catat baik-baik ini, seribu ekor sapi akan kita bagikan ke masyarakat untuk dipelihara dengan baik agar hasilnya seperti sapi-sapi yang ada di kontes ini. Kita punya pasar sapi di Tarakan, Balikpapan, bahkan mungkin Surabaya dan keluar negeri, yang penting kita perbanyak populasi agar tercipta lapangan pekerjaan bagi masyarakat,” jelas Gusnar.
Kontes ternak dibagi dalam dua kategori, yaitu sapi bali lokal dan sapi impor. Kategori sapi bali lokal diikuti oleh enam ekor sapi, sedangkan untuk kategori impor pesertanya sebanyak 13 ekor sapi berbagai jenis.
Juara pertama kontes untuk sapi bali lokal diraih oleh sapi bernama Ello dengan bobot 568 kilogram yang berasal dari Desa Cisadane, Kecamatan Kwandang, Kabupaten Gorontalo Utara. Sementara pada kategori impor, juara pertama diraih oleh sapi bernama Bomber jenis Limosin dengan bobot 1.042 kilogram berasal dari Desa Mongolato, Kecamatan Telaga Jaya, Kabupaten Gorontalo.(adv/rls)























