
NEWSNESIA.ID, GORONTALO – Perjuangan sejumlah masyarakat di Gorontalo mewujudkan wilayahnya menjadi Daerah Otonom Baru (DOB), menimbulkan banyak tanya soal kemana tokoh-tokoh Gorontalo lainnya yang punya pengaruh signifikan, dalam merespon aspirasi pemekaran.
Progres perjuangan DOB masing-masing, calon Kabupaten Boliyohuto, Panipi, Kota Telaga dan Bone Pesisir sudah berada ditataran politis. Proposal pemekaran telah diterima DPR RI.
Belum lama ini, Komisi II DPR RI mengunjungi secara khusus ke lima calon DOB tersebut sebagai wujud nyata respon aspirasi masyarakat.
Meski begitu, sejauh ini yang menonjol hanya sosok Gubernur Gorontalo Rusli Habibie (RH), kepala daerah masing-masing calon DOB dan beberapa tokoh politik lokal saja yang pasang badan memperjuangkan DOB. Sedikit sekali.
RH terlihat sangat antusias, dengan segala kemampuannya memperjuangkan aspirasi rakyat tersebut.
Seperti dalam perjuangan pembentukan Kabupaten Bone Pesisir. Menurut Rosihan Kaluku, tokoh pemuda Bone Pesisir ini mengungakapkan, hanya sedikit sekali tokoh-tokoh politik Gorontalo yang punya power kuat hingga ke pemerintah pusat yang konsen soal perjuangan DOB Bone Pesisir.
“Yang terlihat hanya Pak Rusli Habibie, Idris Rahim, Paris Jusuf, Kris Wartabone, Ridwan Tohopi, Edwart Wolok, Arjun Mogulaingo, Harmain Amili,” jelas tokoh pemuda Bonpes Rosihan Kaluku, S.Kom, yang juga salah satu tokoh perjuangan DOB Bone Pesisir ini.
Lantas dimana tokoh-tokoh Gorontalo lainnya?. Padahal gerakan politik dari tokoh-tokoh politik lain amat diharapkan ikut mendorong terwujudnya keinginan masyarakat soal DOB.
Meskipun, masih moratorium pemekaran daerah, namun aspirasi rakyat tersebut patut direspon secara konkrit. Semua harus bersatu memperjuangkan DOB.
“Sejauh ini hanya RH yang menonjol dalam memperjuangkan DOB. Bukan hanya sekedar menyatakan dukungan, kami butuh upaya konkrit,” tambah warga lainnya.(NN)




















