Newsnesia.id
  • Home
  • TrendingHot
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kilas Baliknew
No Result
View All Result
  • Home
  • TrendingHot
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kilas Baliknew
No Result
View All Result
Newsnesia.id
No Result
View All Result
Home Opini

Pos Polisi Dirusak Orang Tidak Dikenal, Kalangan Muballigh Makassar Ikut Angkat Bicara

by NN Indonesia
21 Februari 2022
in Opini
Reading Time: 2 mins read

Oleh: Dr. H. Abdul Wahid, MA-(Muballigh & Akademisi Makassar)

Secara kultural masyarakat Indonesia dikenal sebagai masyarakat yang ramah terhadap orang lain terutama tamu, keramahan ini kemudian menggambarkan pola komunikasi yang terjalin di tengah masyarakat begitu baik dan dinamis, budaya musyawarah adalah salah satu solusi yang kerap diterapkan dalam menyelesaikan semua problematika kehidupannya.

Namun dalam perjalanannya semua budaya yang begitu baik dan positif tersebut di atas kini sudah mulai pudar bahkan perlahan menghilang dari kehidupan masyarakat kita. Budaya musyawarah kemudian tergantikan dengan amarah yang tidak terkendali. Masyarakat kita bagaikan daun kering di musim kemarau yang begitu mudah terbakar disulut api amarah.

Semua ini terjadi sebagai akibat dari serangan globalisasi yang telah berhasil membentuk karakter dan budaya masyarakat kita dari yang positif menjadi negatif. Walau dipahami bahwa hadirnya globalisasi juga membawa banyak dampak yang positif, namun tidak berarti dampak negatif di tengah masyarakat bisa kita pungkiri.

Globalisasi dapat diibaratkan seperti “pandemi” yang menyerang seluruh negara di dunia sehingga hampir tidak ada satupun negara di dunia saat ini bisa menghindarinya termasuk Indonesia.

Apa yang terjadi di Kabupaten Sinjai kemarin di mana sekelompok orang yang tidak dikenal terlihat lewat rekaman kamera beramai-ramai dengan penuh amarah merusak salah satu Pos lalu lintas yang berada di Kompleks Pasar Sentral di Kabupaten Sinjai, pada Minggu 20/2) sekitar pukul 14.05 WITA

Insiden ini menggambarkan salah satu sikap yang sangat tidak terpuji dan sangat disayangkan, karena apa pun namanya fasiltas umum (fasum) seperti pos polisi, rumah ibadah, sekolah dan lain sebagainya hakikatnya adalah milik rakyat, karena semua itu dibangun dari uang rakyat, oleh karena itu seharusnya semua masyarakat ikut bertanggungjawab untuk menjaga dan melindungi semua fasilitas umum bukan malah sebaliknya dirusak.

Bukankah benda mati seperti pos polisi tidak punya salah apa pun, jika ada hal yang mau diklarifikasi atau ditanyakan kepada pihak kepolisian setempat, saya kira ruang komunikasi itu sangat terbuka lebar, sehingga tidak terjadi hal-hal yang kita tidak inginkan atau melanggar hukum.

Perusakan pos polisi atau fasum tidak hanya salah satu perbuatan yang dapat dikategorikan melanggar hukum negara, namun lebih dari itu kontra produktif dengan ajaran agama. Dalam catatan sejarah Islam banyak contoh agar setiap umat Islam menghindari perbuatan merusak fasilitas umum seperti rumah ibadah dan lain sebagainya.

Sebut saja misalnya ketika Umar bin Khatab merebut Yerussalem, ia menjamin hak beribadah Kaum Nasrani dan berjanji tidak akan merusak gereja mereka. Semua ini adalah secuil bukti bahwa Islam menolak berbagai bentuk perusakan terhadap tempat ibadah dan fasilitas umum lainnya.

Untuk itu meminta aparat yang berwajib agar mengusut dan menegakkan hukum kepada para pelaku perusakan secara adil dan proporsional, agar ke depan tidak terulang lagi baik di Kabupaten Sinjai maupun di daerah lainnya di tanah air. (*)

Tags: Dr. H. Abdul WahidPos Polisi
ShareSendTweetShare

Berita Terkait

Aiman Syakil
Ekonomi

Membuka Akses Pasar bagi Produk Pertanian Lokal

25 Juni 2026
Opini

Sherly Sang Predator?

23 Juni 2026
Ist
Opini

Rakyat Menuntut Hak, Negara Hadir dengan Borgol: Pelajaran Pahit dari Popayato

24 Mei 2026
Next Post
Aleg DPRD Gorut Gustam Ismail (f.ist)

DPRD Gorut Minta Pemda Cari Solusi Kongkrit Atasi Kelangkaan Minyak Goreng

Bupati Gorut Indra Yasin bersama Organisasi Perangkat Daerah saat melakukan foto bersama Kepala BPOM Gorontalo (hms/kominfo)

Peredaran Pangan Berbahaya Di Sosialisasikan

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

Trending

Pos Polisi Dirusak Orang Tidak Dikenal, Kalangan Muballigh Makassar Ikut Angkat Bicara

4 tahun ago
Ilustrasi Magang Dalam Negeri

Magang Nasional Kemnaker RI Gelombang 2 Batch 1 Dibuka, Lulusan D3 hingga S1 Berkesempatan Magang di BUMN dan Swasta

15 jam ago

Besok Akad Nikah, Calon Pengantin Wanita di Gorontalo Utara Meninggal Dunia 

4 hari ago
PGP saat menggelar kelas inspirasi untuk 262 siswa di Kabupaten Pohuwato

PGM Gelar Kelas Inspirasi untuk 262 Siswa di Pohuwato, Kenalkan Dunia Kerja Sejak Dini

1 minggu ago
f.ist

HAN, Wagub Gorontalo Kenalkan Kuliner Khas ke Generasi Muda

1 hari ago

Dukungan Unsur Pemerintahan & Masyarakat, Pastikan Hak Asasi Anak Tolitoli Terlindungi

7 tahun ago

16 Pengacara Besar di Gorontalo Bersama Kadek Sugiarta 

8 bulan ago
f.hms

Gusnar Ismail Berhasil Jadikan Gorontalo Primadona Nasional

1 bulan ago
f.hms

Pemerintah Jamin Ketersediaan BBM Selama PENAS

1 bulan ago

Terbaru

f.hms
Ekonomi

Ini Penyebab Harga Beras dan Minyak di Gorontalo Melambung

by NN Indonesia
24 Juli 2026
0

f.hms NN, GORONTALO- Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian, dan Perdagangan (Kumperindag) Provinsi Gorontalo Fayzal Lamakaraka mengungkap penyebab...

F.hms

Pemprov Gorontalo Hormati Proses Hukum Mantan Kadis Kominfotik

24 Juli 2026
Ilustrasi Magang Dalam Negeri

Magang Nasional Kemnaker RI Gelombang 2 Batch 1 Dibuka, Lulusan D3 hingga S1 Berkesempatan Magang di BUMN dan Swasta

23 Juli 2026
f.ist

HAN, Wagub Gorontalo Kenalkan Kuliner Khas ke Generasi Muda

23 Juli 2026
ARB -f.ist

Soal Siaran Piala Dunia, KPID Kritisi TVRI Gorontalo

21 Juli 2026
Foto bersama para siswa dan personil kodim 1313 Pohuwato usai kegiatan sosialisasi

Tak Hanya Fokus Pembangunan, Program TMMD ke-129 Kodim 1313 Pohuwato juga Sasar Generasi Muda, Tanamkan Nilai-nilai Kebangsaan

21 Juli 2026
Pelantikan Bakorda HIPMI PT Gorontalo.

Daffa Doda Siap Tularkan Semangat Kewirausahaan ke Seluruh Kampus di Gorontalo

21 Juli 2026
Pelantikan Bakorda HIPMI PT Gorontalo. (foto : Anq)

Pengurus HIPMI PT Gorontalo Dilantik, Ini Pesan Ketum Ulie Anwar

21 Juli 2026

Besok Akad Nikah, Calon Pengantin Wanita di Gorontalo Utara Meninggal Dunia 

20 Juli 2026

Pengurus APWNU Gorontalo Resmi Dilantik, Siap Kawal Legalitas dan Keberlanjutan Pertambangan Rakyat

20 Juli 2026
  • Tentang
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman & Kode Etik

© 2025 Newsnesia.id - Mewarnai Nusantara.

No Result
View All Result
  • Home
  • Trending
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kilas Balik

© 2025 Newsnesia.id - Mewarnai Nusantara.