
newsnesia.id, GORONTALO– Ketua Harian Ikatan Keluarga Alumni Fakultas Hukum Unisan Gorontalo (IKAFAH Unisan) Fanly Katili, S.Pd., S.H., M.H., memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan yang telah bersikap tegas dan cepat menindaklanjuti kasus viral anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Wahyudin Moridu buntut video yang beredar, ia dengan enteng menyebut akan merampok uang negara.
Keputusan PDIP untuk segera memecat yang bersangkutan adalah langkah politik yang cerdas sekaligus tepat. Ini bukan hanya soal menjaga nama baik partai, melainkan juga menjadi pembelajaran berharga bagi seluruh anggota DPRD maupun pejabat publik.
“Pesannya jelas: jangan pernah mempermainkan amanah rakyat,” ujae Fanka.
Di tengah krisis kepercayaan moral masyarakat terhadap wakil rakyat, kata Fanly Katili, tindakan ini membuktikan bahwa partai politik masih mampu berdiri di garis depan menjaga integritas. Politik sejati bukan ruang untuk memperkaya diri, tetapi ruang pengabdian. Dan PDIP hari ini telah menunjukkan keberanian moral untuk menegakkannya.
“Saya mendorong seluruh partai politik di Indonesia untuk meniru langkah ini. Karena hanya dengan ketegasan seperti inilah kepercayaan rakyat bisa dipulihkan, dan demokrasi kita tetap terjaga dengan marwah dan kehormatan,” tambah dia.
“Politik yang beradab lahir dari ketegasan moral. PDIP telah memberi contoh nyata dan tegas,” pungkas Fanly, sembari berharap agar tidak ada lagi kasus serupa dimasa mendatang.(rls/NN)






















