
NEWSNESIA.ID – Anggota DPRD Kabupaten Gorontalo Utara, Lukum Diko, melaksanakan reses masa sidang ketiga tahun sidang pertama tahun 2024-2025 di Dusun Bainaale Desa Helumo Kecamatan Anggrek, Kamis (28/8/2025).
Sebagai sarana untuk menampung aspirasi masyarakat, Lukum Diko, ikut mengenang perjuangan mengawal pembangunan jalan dan listrik menuju Dusun yang masuk dalam kawasan hutan itu dalam reses tersebut.
“Perjuangan meloloskan jalan dan listrik di Bainaale, saya masih ingat, luar biasa sekali, Ini bukan hanya perjuangan saya, tapi perjuangan bapak dan ibu semua yang telah memberikan amanah melalui TPS kepada saya,” kenang Lukum, dihadapan masyarakat Dusun Baina’ale.
Lukum, mengatakan jika bukan masyarakat Baina’ale, dirinya belum tentu duduk kembali menjadi anggota DPRD dan bisa memperjuangkan pembangunan jalan dan listrik di Dusun tersebut.
Diaku Lukum, pembangunan jalan tersebut masih belum paripurna atau selesai keseluruhan sampai di Dusun Oluhuta dan itu kata Lukum, masih merupakan hutang baginya untuk masyarakat Desa Helumo, terutama Dusun Baina’ale dan Oluhuta.
Pentingnya akses jalan di dua Dusun itu kata Lukum, karena di dua Dusun itu merupakan pusat pertanian di Desa Helumo.
“Alhamdulillah kemarin jalan sudah jadi meski belum keseluruhan, tapi InsyaAllah sudah bisa mengurangi beban transportasi yang sulit untuk memuat hasil pertanian masyarakat,” imbuh Lukum.
Dalam reses kali ini, Lukum Diko, kembali menerima aspirasi dari masyarakat Desa Helumo, diantaranya terkait dengan normalisasi sungai, pembangunan MCK, Permohonan Sertifikat Lahan masyarakat yang ada di dalam kawasan, Pembangunan Sarana Prasarana Kesehatan, Bantuan Pertanian, Hingga lanjutan pembangunan jalan yang ada di Dusun Baina’ale tersebut.
Lukum, berharap melalui Kepala Dinas PUPR beserta jajaran yang ikut bersama-sama dalam reses tersebut, seluruh persoalan masyarakat Desa Helumo khusus Dusun Baina’ale dan Oluhuta dapat teratasi dan bisa segera diselesaikan.
Lukum, berharap momentum kemerdekaan Indonesia yang Ke 80 ini tidak hanya dirasakan oleh masyarakat di Ibu Kota Kabupaten maupun Kecamatan, lebih dari itu Lukum, berharap agar kemerdekaan itu dirasakan juga oleh masyarakat yang ada di pelosok-pelosok desa.
“Besar harapan saya, mewakili masyarakat Bainaale, saya berharap ini dapat disahuti dan persoalan masyarakat dapat diselesaikan. Saya tahu persis apa yang ada di hati dan pikiran mereka,” tutur Lukum. (Prin)
























