
NN, GORONTALO- Kerja cerdas Gusnar Ismail melobi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk perbaikan dan pembangunan infrastruktur terdampak bencana di Gorontalo membuahkan hasil konkrit.
Kepala BNPB Suharyanto memastikan anggaran Rp 97 miliar bakal mengucur ke Gorontalo. Kepastian itu diperoleh saat Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail dan Bupati Boalemo Rum Pagau beraudiensi dengan Suharyanto di ruang kerjanya, Jakarta Timur, Senin (10/8/2026).
Dalam pertemuan itu pihak BNPB menjelaskan bahwa pada bulan Agustus ini sudah dilakukan perencanaan keuangan terhadap usulan Pemerintah Provinsi Gorontalo. Dipastikan akhir bulan ini akan keluar.
“Pertemuan tadi mengonfirmasi kembali usulan yang pernah kami ajukan ke BNPB terkait dengan kejadian bencana di Provinsi Gorontalo. Sudah ada konfirmasi dari kepala BNPB untuk segera dilaksanakan hingga ada beberapa adminstrasi yang berkaitan dengan keuangan harus selesaikan. Direncanakan Agustus akhir sudah bisa kita laksanakan,” jelas Gubernur Gusnar usai pertemuan itu.
Lebih lanjut kata Gusnar, proyek yang didanai merupakan lokasi bencana yang terjadi tahun 2025 lalu. Salah satunya di Desa Harapan, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Boalemo. Lokasi tersebut sudah ditinjau Gusnar beberapa hari lalu.
Selain yang ada di Boalemo, Pemprov Gorontalo juga mengusulkan pembangunan dua jembatan, dua talud, dan dua tanggul yang berada di Kabupaten Bone Bolango, Kabupaten Gorontalo, dan Kota Gorontalo.
Pada pertemuan itu Gubernur Gusnar turut didampingi Kepala BPBD Provinsi Gorontalo Rusli W. Nusi, dan Kepala BPBD Boalemo Roslina Karim. Dari pihak BNPB turut dihadiri Sekretaris Utama Rustian serta sejumlaj pejabat eselon I.(rls/nn)




















