Newsnesia.id
  • Home
  • TrendingHot
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kilas Baliknew
No Result
View All Result
  • Home
  • TrendingHot
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kilas Baliknew
No Result
View All Result
Newsnesia.id
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Tolak Pemateri Militer di PKKMB, BEM FH UNIGO Layangkan 4 Tuntutan ke Rektorat dan Panitia

by Mustafa Dako
21 Agustus 2025
in Pendidikan
Reading Time: 2 mins read

Ketua BEM FH Unigo, Riki Apriyanto Daud

GORONTALO-NN– Penyelenggaraan Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) angkatan 2025 di Universitas Gorontalo hingga kini masih menjadi polemik serius.

Bagaimana tidak, lembaga yang dasarnya mencerdaskan kehidupan bangsa lewat jalur akademik, kini kemurniannya dinodai dengan rencana panitia menghadirkan institusi militer sebagai pemateri dalam materinya.

Hal tersebut sebagaimana disampaikan oleh Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Hukum, Riki Apriyanto Daud. Menurutnya, kampus sebagai ruang akademik, seharusnya menjunjung tinggi independensi, kebebasan mimbar, dan prinsip civitas academica yang bersandar pada nilai-nilai demokratis, bukan pada pendekatan militeristik.

“Universitas adalah ruang lahirnya gagasan kritis, bukan arena indoktrinasi. Kami menolak pemateri dari institusi militer dalam PKKMB karena dapat mencederai nilai independensi kampus perjuangan,” tegas Riki.

“Kehidupan berbangsa dan bernegara harus dibahas dari perspektif akademik, ilmiah, dan konstitusional, bukan dari doktrin bersenjata,” tukasnya.

Sejak era orde baru jelas Riki, dunia kampus di Indonesia tidak jarang menjadi sasaran penetrasi kekuasaan militer. Pada masa itu, kegiatan pengenalan mahasiswa baru cenderung diarahkan pada pembinaan disiplin dan indoktrinasi politik tertentu, dengan mengedepankan narasi stabilitas nasional.

Namun, reformasi 1998 menandai perubahan besar. Kampus didorong untuk kembali pada khitahnya sebagai ruang ilmiah yang bebas dari intervensi kekuatan bersenjata.

Regulasi Kemendikbudristek tentang PKKMB menekankan pentingnya pengenalan nilai akademik, etika, kebhinekaan, dan wawasan kebangsaan berbasis konstitusi, bukan indoktrinasi militer.

Nah, Universitas Gorontalo yang dikenal dengan sebutan kampus perjuangan ungkapnya, memiliki sejarah panjang dalam mengawal aspirasi rakyat.

Mahasiswa di kampus ini ucapnya, kerap terlibat dalam isu-isu demokrasi, keadilan sosial, dan perlawanan terhadap kebijakan yang tidak pro-rakyat. Sejarah itu yang kini menjadi dasar kuat untuk menolak segala bentuk upaya militerisasi ruang akademik.

“Bela negara harus dimaknai sebagai menjaga konstitusi, menegakkan hukum, serta membela rakyat dari ketidakadilan. Itulah hakikat perjuangan mahasiswa Universitas Gorontalo sebagai kampus perjuangan,” imbuhnya.

Untuk diketahui bahwa:
1. Teori Demokrasi dan Kampus Merdeka
Dalam teori demokrasi modern, kampus adalah institusi sipil yang berfungsi sebagai center of excellence untuk kebebasan berpikir. Kehadiran militer sebagai pemateri berpotensi menggeser peran kampus menjadi corong indoktrinasi negara.

2. UUD 1945
Pasal 28E ayat (3) UUD 1945 menegaskan bahwa setiap orang berhak atas kebebasan berserikat, berkumpul, dan mengeluarkan pendapat. Mahasiswa berhak mendapatkan pendidikan yang bebas dari tekanan, ancaman, maupun doktrin kekuasaan.

3. Undang-Undang No. 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi
Pasal 8 menegaskan bahwa pendidikan tinggi diselenggarakan berdasarkan asas kebebasan akademik, kebebasan mimbar akademik, dan otonomi keilmuan. Kehadiran institusi militer dalam ruang akademik, khususnya dalam forum pembelajaran, dapat bertentangan dengan asas tersebut.

4. UU TNI No. 34 Tahun 2004
Undang-undang ini membatasi peran TNI agar fokus pada pertahanan negara. Sementara urusan pendidikan tinggi merupakan ranah sipil. Dengan demikian, tidak ada kewajiban hukum yang mengharuskan TNI masuk ke dalam PKKMB.

Atas dasar tersebut, BEM Fakultas Hukum Universitas Gorontalo melalui Riki Apriyanto Daud menyampaikan beberapa tuntutan:
1. Menolak kehadiran institusi militer sebagai pemateri PKKMB 2025.

2. Menuntut Rektor dan Panitia PKKMB untuk menjunjung asas kebebasan akademik.

3. Meminta agar materi tentang kehidupan berbangsa dan bernegara diberikan oleh akademisi, praktisi hukum, tokoh masyarakat, atau lembaga sipil yang berkompeten.

4. Mendorong transparansi panitia dalam penyusunan agenda PKKMB.(Rls)

Tags: BEM Fakultas HukumBEM Universitas GorontaloTolak Pemateri Militer di PKKMB
ShareSendTweetShare

Berita Terkait

f.ist
Headline

Mahasiswa KKNT II UNG Desa Huangobotu Sosialisasi Anti Bullying di SDN 01 Kabila Bone

15 September 2026
f.ist
Headline

Menag RI Lantik Rektor UIN Gorontalo

15 September 2026
f.ist
Headline

Mahasiswa KKN Tematik UNG Desa Huangobotu Edukasi Tanggap Darurat Bencana kepada Siswa SDN 01 Kabila Bone

13 September 2026
Next Post
Suasana pembahasan KUA-PPAS APBD Perubahan 2025 antara Banggar dan TAPD.(f.newsnesia)

Banggar Bersama TAPD Pacu Pembahasan KUA-PPAS APBD Perubahan 2025

Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Soeharto atau akrab disapa Mba Titiek Soeharto merespon positif usulan program sektor pertanian Bupati Boalemo, Drs. Rum Pagau.(f.istimewa)

Mba Titiek Soeharto Titip Kebijakan untuk Kemaslahatan Petani ke Bupati Rum Pagau

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

Trending

Ketua BEM FH Unigo, Riki Apriyanto Daud

Tolak Pemateri Militer di PKKMB, BEM FH UNIGO Layangkan 4 Tuntutan ke Rektorat dan Panitia

1 tahun ago
Aris Setiawan

Bubarkan Saja KADIN Gorontalo

2 hari ago
f.antara

Karhutla Meluas, Korban Berjatuhan: Akumulasi Kejahatan Negara-Korporasi?

19 jam ago
f.hms

Kembali Terima Penghargaan Kemendagri, Gusnar Ismail: Ini Hasil Kerja Kolaboratif

1 hari ago
Bupati Boalemo, Rum Pagau memberikan sambutan pada sidang paripurna persetujuan rancangan APBD Perubahan tahun anggaran 2026.(f.dok.pimpinan)

Bupati Rum Pagau Salut Kinerja DPRD, Tuntas Bahas Rancangan APBD-P 2026

1 hari ago
Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar Komisi I DPRD Kabupaten Gorontalo.

Komisi I DPRD Kabgor Dalami Dugaan Mafia Tanah di Balik Transaksi PT Tulus Group

5 hari ago

Era Baru IAIN Gorontalo

9 bulan ago
logo Partai Gerakan Perubahan

Putra Gorontalo Sukses Dirikan Partai Politik

11 bulan ago
Bupati Boalemo, Rum Pagau mengambil sumpah kepada 2 Penjabat Kades di wilayah Kecamatan Paguyaman.(f.dok.pimpinan)

Bupati Rum Lantik 2 Penjabat Kades di Paguyaman

2 bulan ago
Bupati Boalemo, Rum Pagau didampingi Sekda Boalemo Nurdin Baderan mengadakan pertemuan bersama BPKP Perwakilan Provinsi Gorontalo.(f.dok.pimpinan)

Pemkab Boalemo dan BPKP Bedah Kemudahan Perizinan Hingga Potensi Investasi

2 bulan ago

Terbaru

f.antara
Opini

Karhutla Meluas, Korban Berjatuhan: Akumulasi Kejahatan Negara-Korporasi?

by NN Indonesia
19 September 2026
0

f.antara Oleh : Ela Taruna, S.Pd Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menjadi persoalan serius. Api yang...

f.hms

Kembali Terima Penghargaan Kemendagri, Gusnar Ismail: Ini Hasil Kerja Kolaboratif

19 September 2026
f.hms

Pemprov Gorontalo Terbaik I se Sulawesi Kualitas Layanan Kesehatan

18 September 2026
Bupati Boalemo, Rum Pagau memberikan supor dan semangat bagi para anggota BPD yang baru saja dilantik.(f.dok.pimpinan)

363 Anggota BPD di 62 Desa Resmi Dikukuhkan

18 September 2026
Bupati Boalemo, Rum Pagau memberikan sambutan pada sidang paripurna persetujuan rancangan APBD Perubahan tahun anggaran 2026.(f.dok.pimpinan)

Bupati Rum Pagau Salut Kinerja DPRD, Tuntas Bahas Rancangan APBD-P 2026

18 September 2026
Aris Setiawan

Bubarkan Saja KADIN Gorontalo

18 September 2026
Kapolsek Mananggu, IPTU Rivo Mandagi menyerahkan paket bantuan beras sebagai amanah dari Kapolres Boalemo, AKBP Firman Taufik, SIK.

Ditengah Kesulitan Warga, Kapolres Boalemo Bagikan Bantuan 32 Paket Beras di Kecamatan Mananggu

18 September 2026
f.ist

Terminal Limboto Kini Lebih Keren

17 September 2026
Bupati Boalemo, Rum Pagau memberikan sambutan pada kegaitan High Level Meeting dan Capacity Building Neraca Pangan.(f,dok,pimpinan)

Gandeng BI, Pemkab Boalemo Gelar High Level Meeting dan Capacity Building Neraca Pangan

17 September 2026
Sidanh Isbat

Tahap II Isbat Wakaf Digelar, BPN dan Lintas Instansi Perkuat Perlindungan Aset Umat di Kota Gorontalo

17 September 2026
  • Tentang
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman & Kode Etik

© 2025 Newsnesia.id - Mewarnai Nusantara.

No Result
View All Result
  • Home
  • Trending
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kilas Balik

© 2025 Newsnesia.id - Mewarnai Nusantara.