
NEWSNESIA.ID, GORONTALO – Wali Kota Gorontalo, Marten Taha membuka kegiatan Rapat Koordinasi dan Evaluasi (Rakorev) Penyerapan Anggaran pada Triwulan III, Senin (11/10/2021).
Wali Kota Marten yang tengah berada di Jakarat mengawali sambutannya dengan menyebur Rakorev kali ini akan mengevaluasi juga berbagai program atau kegiatan yang telah dilaksankan oleh seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Gorontalo mulai dari Triwulan I, II, dan III.
“Rakorev kali ini akan kita evaluasi apa saja yang sudah kita jalankan, apakah selama Triwulan I, II, dan II penyerapan anggaran kita sudah maksimal atau belum,,” ungkap Marten.
Berdasarkan laporan Kepala Bagian Administrasi Pembangunan, Wali Kota Marten menjelaskan masih ada kontraksi berupa penurunan penyerapan anggaran dibandingkan tahun 2020 lalu.
“Hingga akhir September relasi fisik kita 55,49 % dari target 82,52%, sedangkan relasi keuangan kita juga masih 44,65% dari target 81,02%, saya harap hal ini betul-betul kita evaluasi,” jelasnya.
Untuk Wali Kota Marten menekankan selurub OPD disisa waktu 2 bulan kedepan agar memacu pelaksanaan Program dan kegiatan. Ia tidak ingin Kota Gorontalo paling rendah penyerapan anggarannya se-Provinsi.
“Ingat kita masih dalam situasi sulit, rakyat butuh kepastian segera realisasikan program dan kegiatan biar penyerapan anggaran maksimal, kita masih yang terendah se-Provinsi jadi selama dua bulan ini ada waktu untuk memperbaikinya,” tegas Wali Kota Marten.
Terakhir, ia juga menenkankan OPD penerima dana DAK, DID, dan PEN agar segera memacu program dan kegiatannya. Sebab hal itu banyak bersentuhan langsung dengan masyarakat.
“OPD harus lebih peka, segera pacu itu Programnya terlebih ini sesuai perintah Peraturan Menteri Keuangan, sehingga saya tidak bosan-bosan mengingatkan hal ini ke setiap OPD,” tutupnya. (Anq/nn)






















