
NEWSNESIA.ID, KOTAMOBAGU – Wali Kota Kotamobagu, Weny Gaib, hadiri Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2025 – 2029, provinsi Sulawesi Utara.
Kegiatan ini di buka oleh wakil Gubernur Victor Mailangkay, diikuti oleh seluruh kepala daerah se sulut berlokasi di Hotel The Sentra Manado, Kabupaten Minahasa Utara.
Musrenbang RPJMD ini dilaksanakan dalam rangka mewujudkan tujuan Pembangunan Daerah sesuai dengan amanat Undang – undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah dan untuk menyelaraskan Visi, Misi dan Program Kepala Daerah terpilih dengan Arah kebijakan dan Prioritas Pembangunan Nasional sesuai dengan kewenangan masing – masing, serta untuk mempertajam Indikator Target Rencana Pembangunan.
Mewakili Wali kota Weny, Kepala Bappelitbangda Kota Kotamobagu, Chelsia Paputungan, menyebut bahwa Pemerintah Kota Kotamobagu menyatakan kesiapan penuh mendukung terwujudnya Sulut yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan, melalui semangat Kotamobagu Bersahabat, yakni Berkemajuan, Sejahtera, Berbudaya, dan Inovatif.
Kata dia, forum RPJMD ini merupakan Forum yang sangat strategis dalam menyelaraskan arah kebijakan pembangunan daerah dengan kebijakan nasional, sebagaimana tertuang dalam Visi RPJMD Sulawesi Utara Tahun 2025–2029, yaitu, Menuju Sulawesi Utara yang Maju, Sejahtera, dan Berkelanjutan.
“Dalam arahannya, Wakil Gubernur menyampaikan Tema RKPD Sulawesi Utara Tahun 2026 adalah Penguatan SDM, Agrobisnis, dan Pariwisata yang didukung oleh Regulasi dan Inovasi,” ungkap Chelsia
Lanjut dirinya menambahkan Tema tersebut akan diwujudkan melalui program-program prioritas yang membutuhkan kerja sama dan komitmen kuat dari seluruh pemangku kepentingan.
“Oleh karena itu, Sinergi dan Kolaborasi yang selaras antara Pemerintah Provinsi dan seluruh Pemerintah Kabupaten Kota termasuk Kota Kotamobagu, terutama dalam bidang Pendidikan, Kesehatan, Infrastruktur, dan Ekonomi masyarakat, agar pembangunan dapat berjalan secara terarah, saling memperkuat untuk mencapai tujuan secara optimal dan berkelanjutan,” pungkasnya. (rls)






















