
NEWSNESIA.ID, GORONTALO – Sesuai data Dinas Kesehatan Kota Gorontalo, dari 223.0703 warga, 140.000 orang dinyatakan layak untuk divaksin Covid-19.
Pemerintah Kota Gorontalo sendiri menyiapkan skenario vaksinasi dalam tiga tahap. Tahap pertama adalah tenaga kesehatan (Nakes) yang jumlahnya sebanyak 2.867 jiwa yang tersebar di 19 unit, RS Umum, RS Swasta dan Puskesmas se-Kota Gorontalo.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kota Gorontalo, Muhammad Kasim menjelaskan, jumlah penduduk Kota Gorontalo bedasarkan data, sebanyak 223.0703 Jiwa.
“Berdasarkan ketentuan usia vaksinasi (18-59 tahun), diperoleh 140.000 jiwa,” urai Kasim.
Tahapan kedua kata Kasim, nantinya akan dilakukan vaksinasi pada Petugas / Aparat Pelayanan Publik, TNI Polri, PNS, tenaga pemerintah termaksud guru-guru dan seluruh tenaga pengajar.
“Terakhir akan dilakukan vaksinasi pada masyarakat umum dengan mengacu pada ketentuan dan berdasarkan hasil screaning,” papar Kasim.
Meski begitu lanjut Kasim, dalam proses vaksinasi perlu memperhatikan kondisi kesehatan orang yang divaksin, dimana tidak memiliki penyakit komorbid & alergi serta belum pernah positif Covi- 19.
“Setiap orang yang akan divaksin akan menerima 2 dosis vaksin dalam bentuk suntikan dengan interval waktu 14 hari,” tambahnya.
“Misalnya tanggal 10 disuntik pertama kali, nanti tanggal 24 yang kedua kali,” urainya Muhammad Kasim.
Agenda vaksinasi telah dipersiapkan oleh Pemerintah Kota Gorontalo baik fasilitas maupun SDM.
“Sudah ada vaksinator terlatih, vaksinator kita itu ada 19 orang yang tersebar diseluruh Puskesmas dan Rumah Sakit,” pungkasnya.(mg-01/jian)






















