
NEWSNESIA.ID, GORUT – Fraksi PDIP mempertanyakan capaian janji politik Bupati Thariq Modanggu dalam Rapat Paripurna Pembicaraan Tingkat 1 terhadap Pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Gorontalo Utara tahun 2022.
Dalam pandangan fraksi yang disampaikan oleh Daud Syarif, Fraksi PDIP mengatakan bahwa dalam dokumen LKPJ mengenai hasil pelaksanaan misi, tujuan, dan sasaran RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) tidak terbaca apa yang sudah dicapai.
“Misi RPJMD tidak terbaca apa yang sudah dicapai dan yang belum tercapai oleh pemerintah daerah. Olehnya kami meminta penjelasanya,” ujar Daud saat membacakan pandangan Fraksi pada paripurna yang digelar di Ruang Sidang DPRD Gorut, Senin (3/4/2023).
Fraksi PDIP juga mempertanyakan terkait bantuan modal untuk keluarga miskin, tunjangan masa tunggu untuk para petani, pembangunan sarana air bersih yang merupakan bagian dari program kegiatan yang masuk dalam 127 janji politik program ceria.
“Dan wajib dilaksanakan. Akan tetapi sampai hari ini tidak juga dijelaskan capaiannya. Seharusnya setiap kegiatan harus dijabarkan dengan terukur sehingga akan tampak keberhasilan pembangunan di Gorontalo Utara melalui program 127 janji politik,” tegasnya.
Menurut Daud, fraksinya meminta penjelasan tentang apa yang menjadi pandangan fraksinya tersebut, seperti untuk tunjangan masa tunggu untuk petani. Ia meminta untuk menjabarkan berapa petani yang sudah mendapatkan tunjangan dan yang belum beserta alasannya.
“Terkait dengan santunan duka, banyak masyarakat yang mengeluhkan proses pelaksanaannya yang terkendala dengan persyaratan tertentu yang sulit dipenuhi oleh sebagian masyarakat,” tutup Daud. (Rol)
























