
NEWSNESIA.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Gorontalo melaksanakan pelatihan berbasis kompetensi untuk masyarakat pencari kerja.
Pengembangan kompetensi itu diharapkan menjadi strategi yang paling efektif dalam mengurangi angka pengangguran masyarakat, khususnya di Kota Gorontalo.
Walikota Gorontalo, Marten Taha, dalam sambutannya mengatakan bahwa tuntutan keahlian dalam memenuhi standar suatu perusahaan menjadi target pelatihan tersebut.
Tak jarang kata Marten, para tenaga kerja dalam naungan suatu perusahaan, belum memenuhi suatu kualifikasi perusahaan tersebut meski dilatarbelakangi pendidikan jurusan yang sesuai.
Melalui urgensi tersebut, Walikota dua periode itu, terus menggencarkan program pelatihan berbasis kompetensi yang dilaksanakan dalam satu tahun sekali.
“Makanya dilakukanlah pelatihan berbasis kompetensi seperti ini, yang kira-kira sudah seminggu berlangsung dan ini akan berlangsung selama 33 hari,” ungkapnya.
Pelatihan kali ini sedikitnya terdapat 6 jenis pelatihan, baik pelatihan berbasis digital maupun manual seperti desain grafis, service sepeda motor, penjahitan pakaian dengan mesin, pemasangan instalasi listrik bangunan, las listrik, hingga pembuatan roti dan kue.
“Kalau ini ada enam, desain grafis, service sepeda motor, penjahitan pakaian dengan mesin, pemasangan instalasi listrik bangunan, las listrik, dan pembuatan roti dan kue,” jelas Walikota Marten saat pembukaan pelatihan, Jumat (26/04/2024).
Marten, berharap seluruh peserta pelatihan dapat mengimplementasikan keahlian yang diperoleh dalam dunia usaha. (Selfia)






















