
NEWSNESIA.ID (GORONTALO) – Tampil dengan tegas, namun berwibawa. Itulah potret sosok Dr. Hasyim Mahmud Wantu saat memaparkan visi, misi, dan program Calon Rektor IAIN Gorontalo, pada rapat senat diperluas, berlangsug di aula kampus IAIN, Rabu (23/07/2025).
Di hadapan ketua dan anggota senat, civitas akademik serta pimpinan organisasi kampus dan mahasiswa, Dr. Hasyim Mahmud Wantu mengawali pemaparan profil lengkapnya. Selanjutnya disusul penyampaian visi sebagai kandidat Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo masa bhakti 2025-2029.
Adapun Visi yang dibawa Dr. Hasyim yakni ‘Mewujudkan IAIN Sultan Amai Gorontalo sebagai Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri yang Unggul, Moderat, dan Berdaya Saing Global berbasis Mutu, Integritas, dan Kearifan Lokal’.
Sementara Misi yang dibawah Dr. Hasyim terdiri atas 5 poin, yakni;
1). Meneguhkan tata kelola perguruan tinggi yang akuntabel, partisipatif, dan berbasis mutu.
2). Memperkuat identitas keislaman yang moderat dan toleran (wasathiyah) di lingkungan kampus.
3). Meningkatkan kualitas tridharma perguruan tinggi yang relevan dengan kebutuhan zaman.
4). Membangun kerjasama strategis dalam dan luar negeri untuk pengembangan kelembagaan.
5). Menanamkan budaya integritas, kejujuran ilmiah, dan etika akademik di semua lini.
Sedangkan untuk pemaparan Program, Dr. Hasyim menjabarkan dalam 6 segmen.
Program pertama, fokus pada Transformasi Kelembagaan Menuju UIN (Universitas Islam Negeri) yang meliputi (1), Penyusunan roadmap transformasi IAIN menjadi UIN secara bertahap dan sistematis. (2), Penguatan akreditasi institusi dan pembukaan prodi-prodi interdisipliner.
Kedua, fokus pada Revitalisasi Budaya Mutu Akademik meliputi (1), Penguatan LPM dan
audit mutu internal secara periodik. (2), Pemberian insentif dan pembinaan khusus untuk prodi unggul dan peningkatan akreditasi.
Ketiga fokus pada Digitalisasi Tata Kelola Akademik meliputi (1), Pengembangan Academic Smart System terintegrasi. (2), Modernisasi sistem pelayanan mahasiswa
dan dosen secara digital.
Keempat fokus pada Penguatan Moderasi Beragama dan Islam Rahmatan lil ‘Alamin melalui (1), Penguatan kurikulum moderasi beragama. (2), Pusat pelatihan dan riset moderasi berbasis lokalitas dan multikulturalisme.
Kelima fokus menjadikan Kampus Kolaboratif dan Terbuka meliputi (1), Membangun budaya partisipatif dalam kebijakan akademik dan administratif. (2), Transparansi pengelolaan anggaran dan pelibatan semua sivitas akademik.
Keenam fokus pada Penguatan Pascasarjana dan Riset Kolaboratif meliputi (1), Pengembangan riset unggulan dan program kolaborasi nasional – internasional. (2), Peningkatan kapasitas publikasi dan daya saing lulusan pascasarjana.(nn)






















