
NEWSNESIA.ID, Jakarta – Pemerintah Provinsi Gorontalo terus berupaya menekan angka pengangguran dan membuka peluang kerja seluas-luasnya bagi masyarakat, khususnya bagi mereka yang berminat menjadi pekerja migran ke luar negeri.
Sebagai langkah awal, Pemprov Gorontalo melalui Balai Latihan Kerja (BLK) akan melaksanakan program pelatihan keterampilan dan bahasa asing bagi calon pekerja migran, dengan fokus pada negara tujuan seperti Jepang, Korea, Jerman, dan sejumlah negara potensial lainnya.
Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail menyampaikan hal tersebut kepada Wakil Menteri Ketenagakerjaan RI, dalam pertemuan yang berlangsung di Kantor Kementerian Ketenagakerjaan RI, Jakarta, Jumat (10/10/2025).
“Strategi ini bukan hanya untuk meningkatkan kualitas tenaga kerja Gorontalo, tetapi juga akan berdampak positif bagi perekonomian daerah. Pekerja migran yang bekerja di luar negeri akan mengirimkan sebagian pendapatannya kepada keluarga di tanah air, dan itu akan memperkuat kondisi fiskal daerah,” ujar Gubernur Gusnar.
Program tahap pertama akan menyasar 200 calon pekerja migran asal Gorontalo yang akan difasilitasi pelatihan keterampilan (skill) dan bahasa, hingga proses penempatan kerja di negara tujuan.
Peserta akan diprioritaskan dari lulusan SMK dan Politeknik yang memiliki keahlian di bidang-bidang yang saat ini sangat dibutuhkan, seperti kesehatan, pariwisata, dan teknik. Hal ini sejalan dengan tingginya kebutuhan tenaga terampil di Jepang, Korea, dan Jerman.
Selain penguasaan bahasa asing, para calon pekerja migran juga akan disiapkan secara optimal untuk memenuhi standar dan kriteria negara tujuan, termasuk kemampuan dasar teknis dan kesehatan jasmani.
Gubernur berharap, melalui program ini para pekerja migran Gorontalo dapat memperoleh pengalaman global, meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga, serta menjadi penyumbang devisa daerah, baik selama bekerja di luar negeri maupun setelah kembali ke Gorontalo.
“Kita ingin agar pekerja migran Gorontalo tidak hanya mampu bersaing, tetapi juga membawa manfaat ekonomi nyata bagi daerah,” pungkas Gubernur Gusnar.





















