
NEWSNESIA.ID, KOTAMOBAGU – Kepemimpinan Weny Gaib – Rendy Virgiawan Mangkat Kini telah Genap setahun pasca dilantik presiden Prabowo Subianto sebagai wali kota dan wakil wali kota Kotamobagu.
Setahun ini menjadi ruang refleksi atas dinamika pemerintahan yang dijalankan di tengah situasi efisiensi dan penyesuaian anggaran.
Kondisi fiskal yang menuntut kehati-hatian dalam belanja daerah menjadi tantangan nyata bagi pemerintah untuk tetap menjaga kesinambungan pembangunan tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Dikatakan Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Kota Kotamobagu, Sahaya Mokoginta, dengan kondisi saat ini Pemerintah Kota Kotamobagu telah melakukan langkah-langkah strategis melalui penajaman skala prioritas, rasionalisasi belanja yang kurang produktif, serta penguatan perencanaan berbasis kebutuhan riil masyarakat.
“Setiap program diseleksi secara ketat guna memastikan efektivitas, efisiensi, dan dampaknya terhadap kesejahteraan masyarakat,” katanya
Ia mengungkapkan bahwa tantangan terbesar pemerintah saat ini adalah bagaimana tetap melaksanakan program-program prioritas di tengah keterbatasan fiskal.
Peningkatan kualitas pelayanan publik, pemenuhan infrastruktur dasar, penguatan ekonomi kerakyatan dan UMKM, pengendalian inflasi daerah, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia harus tetap menjadi fokus utama yang tidak boleh terhenti.
“Efisiensi anggaran bukan berarti mengurangi komitmen pelayanan, melainkan mendorong tata kelola yang lebih cermat, transparan, dan akuntabel. Pemerintah memastikan bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan harus memberikan manfaat nyata dan terukur bagi masyarakat,” ungkap Sahaya
Selain itu, penguatan reformasi birokrasi terus dilakukan agar aparatur semakin adaptif, inovatif, dan mampu bekerja dengan pendekatan solusi. Kolaborasi dengan DPRD, Forkopimda, dunia usaha, serta partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci dalam menjaga stabilitas dan keberlanjutan pembangunan.
“Satu tahun perjalanan ini bukanlah akhir dari proses, melainkan tahap awal untuk memperkuat fondasi pembangunan jangka menengah,” tutur Sahaya
Ia menambahkan, Pemerintah Kota Kotamobagu menyadari bahwa masih banyak pekerjaan besar ke depan, namun dengan komitmen, integritas dan kerja bersama, tantangan tersebut diyakini dapat dihadapi secara bertahap dan terukur. (rls)





















