
NEWSNESIA.ID, KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota Kotamobagu berkomitmen memperkuat konsolidasi birokrasi melalui penataan jabatan aparatur sipil negara (ASN).
Hal itu terlihat pada saat dilantiknya 174 pejabat administrator dan pengawas oleh Wali kota Weny Gaib. Ratusan pejabat yang ditunjuk untuk mengisi jabatan itu diantaranya posisi struktural di dinas, badan, serta jabatan kewilayahan.
Menurut Asisten I Bidang Pemerintahan Pemerintah Kota Kotamobagu, Sahaya S. Mokoginta dalam kerangka manajemen birokrasi modern, penempatan aparatur pada jabatan tertentu tidak dapat dimaknai sebagai bentuk penghargaan maupun hukuman.
Ia menjelaskan Penempatan dilakukan berdasarkan kebutuhan organisasi, kesesuaian kompetensi ASN, dan upaya memperkuat efektivitas kinerja perangkat daerah.
“Seluruh penempatan dijalankan melalui sistem I-MUT yang dikelola Kementerian PANRB, dengan prinsip kehati-hatian dan kepatuhan normatif,” ujarnya. Senin, 16 Maret 2026
Selain itu, ditegaskan Sahaya, setiap jabatan memiliki nilai strategis dan penting, baik di perangkat daerah maupun kewilayahan, karena semua peran saling melengkapi dalam mendukung jalannya pemerintahan.
“Keberhasilan organisasi tidak bergantung pada satu jabatan tertentu, melainkan pada sinergi seluruh unit kerja, kemampuan koordinasi antar jabatan, serta profesionalisme aparatur dalam menjalankan fungsi dan tanggung jawab masing-masing secara optimal,” tandasnya
“Setiap penempatan dilakukan berdasarkan kebutuhan organisasi, kesesuaian kompetensi ASN, dan upaya memperkuat efektivitas kinerja perangkat daerah,” sambung Sahaya
Sahaya juga menambahkan, mutasi yang dilakukan sebagian besar bertujuan mengisi kekosongan jabatan serta melakukan penyegaran birokrasi agar dinamika organisasi tetap berjalan, pengalaman ASN semakin berkembang, dan kinerja perangkat daerah tetap terjaga. (rls)



















