
NEWSNESIA.ID, GORONTALO – Upaya pencegahan stunting terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor. Alfamart bersama PT Darya-Varia Laboratoria Tbk (Darya-Varia) menghadirkan program Alfamart Sahabat Posyandu yang berlangsung sepanjang April 2026 dan menjangkau 28 kota di Indonesia.
Program ini menyasar 2.800 ibu dan anak sebagai penerima manfaat langsung melalui layanan posyandu yang digelar di 28 titik. Berbagai layanan diberikan, mulai dari imunisasi, pemeriksaan tumbuh kembang anak, edukasi gizi, hingga Pemberian Makanan Tambahan (PMT).
Seluruh kegiatan dilaksanakan oleh kader posyandu bekerja sama dengan dinas kesehatan setempat guna memastikan layanan berjalan optimal dan tepat sasaran.
Di Gorontalo, program ini mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Para ibu yang hadir mengaku terbantu dengan akses layanan kesehatan yang lebih dekat.
Salah satu warga, Shinta (24), mengaku senang dengan kehadiran program tersebut.
“Programnya bagus, sama seperti posyandu pada umumnya, tapi ada banyak hal menarik yang didapat di sini. Apalagi lokasinya dekat dengan rumah,” ujarnya.
Hal serupa disampaikan Rima (27), yang berharap program seperti ini dapat terus diperluas.
“Sangat baik. Program seperti ini harus lebih banyak lagi dan bisa menjadi contoh agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya,” katanya saat ditemui di lokasi kegiatan di halaman gerai Alfamart Taluditi, Kabupaten Pohuwato, Selasa (14/4/2026).
Posyandu Dinilai Efektif Cegah Stunting
Program Alfamart Sahabat Posyandu sendiri telah digagas sejak 2023 sebagai bentuk kepedulian terhadap isu tumbuh kembang anak.
General Manager Corporate Communications Alfamart, Rani Wijaya, mengatakan bahwa kehadiran Alfamart yang dekat dengan masyarakat menjadi alasan kuat untuk menghadirkan program berbasis posyandu.
“Alfamart ingin memberikan dampak sosial yang juga dekat dengan kebutuhan masyarakat, khususnya kekhawatiran para ibu terhadap tumbuh kembang anak. Posyandu menjadi langkah yang tepat melalui kolaborasi dengan berbagai pihak,” jelasnya.
Ia menambahkan, keterlibatan sektor swasta diharapkan mampu memperkuat upaya pemerintah dalam menekan angka stunting secara lebih luas.
Sementara itu, Corporate Secretary Darya-Varia, Widya Tobing, menegaskan bahwa partisipasi perusahaan merupakan bagian dari komitmen jangka panjang di bidang kesehatan masyarakat.
“Kolaborasi ini juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan 50 tahun Darya-Varia. Sejak 2019 kami telah menjalankan program serupa di Bogor, dan pengalaman tersebut menjadi landasan untuk memperluas manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Apresiasi juga datang dari Kepala Desa Panca Karsa 1, Zanuri Mustopa, yang menilai program ini memberikan dampak nyata.
“Program ini sangat membantu para ibu dalam memantau tumbuh kembang anak. Harapannya kegiatan seperti ini bisa terus diperbanyak,” tandasnya.






















