Newsnesia.id
  • Home
  • TrendingHot
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kilas Baliknew
No Result
View All Result
  • Home
  • TrendingHot
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kilas Baliknew
No Result
View All Result
Newsnesia.id
No Result
View All Result
Home Opini

Pentingnya Rekonsiliasi Politik Pasca Pilkada

by NN Indonesia
4 Februari 2021
in Opini
Reading Time: 2 mins read
Dr.H.Abdul Wahid,MA

Oleh: Dr. H. Abdul Wahid, M.A-(Muballigh dan Akademisi Makassar)

Pelaksanaan Pilkada serentak telah berlangsung di bulan Desember 2020 yang lalu, namun tampaknya hingga saat ini belum seutuhnya selesai. Hal ini terlihat dari masih ada pihak yang sepertinya belum muve on dengan hasil Pilkada tersebut.

Bangsa Indonesia telah sepakat dimana demokrasi sebagai sarana untuk merotasi kepemimpinan daerah dan nasional melalui proses Pemilu. Akan tetapi yang tidak kalah pentingnya dari proses demokrasi tersebut sejatinya semua elit politik baik di tingkat pusat maupun daerah dapat memberi pendidikan politik dan contoh kepada masyarakat akan pentingnya melakukan rekonsiliasi pasca Pilkada.

Bukankah diantara esensi dari demokrasi ialah dimana masyarakat sebagai pemilik suara sah diberi kebebasan untuk menentukan pemimpinnya tanpa ada tekanan dan intervensi dari pihak mana pun. Selanjutnya bagi para kontestan setelah ia resmi maju menjadi pasangan calon, mulai saat itu harus terpatri di dalam hatinya untuk siap kalah dan siap menang.

Kesiapan para kontestan untuk menerima kekalahan dan kemenangan akan sangat mempengaruhi situasi kamtibmas di tengah masyarakat yang selama ini terus diserukan oleh pemerintah khususnya Polri. Karena tanpa adanya situasi kamtibmas yang baik, maka semua tatanan kehidupan bangsa akan turut terdampak.

Pilkada memang seperti sebuah kompetisi dan pertarungan, namun pertarungan di sini bukanlah fisik tetapi pertarungan strategi dan gagasan untuk meyakinkan masyarakat. Maka dari itu, demokrasi tidak menghendaki adanya saling membenci karena adanya “dendam politik” sesama anak bangsa.

Dalam Pilwalkot Makassar khususnya dan Pilkada di daerah lain di Indonesia pada umumnya seluruh masyarakat sangat berharap agar pasangan yang menang tidak terkesan memiliki “dendam” kepada mereka yang disinyalir tidak memilihnya pada Pilkada lalu dan bagi pasangan calon yang kalah tidak melempar narasi yang berpotensi membuat situasi kamtibmas terusik.

Rekonsiliasi yang didasari dengan spirit saling memaafkan adalah langkah yang paling bijak dan tepat pasca Pilkada, karena hal ini merupakan bagian dari kebutuhan mendasar bagi kita sebagai bangsa. Apalagi sekarang bangsa kita masih dalam suasana duka akibat pandemi Covid-19 dan musibah terjadi di sejumlah daerah.

Belajar dari sejarah Islam, bahwa Nabi Muhammad SAW. banyak melakukan berbagai kesepakatan dengan berbagai pihak dalam menyikapi konflik, di antaranya dengan kaum kafir Quraisy di Kota Makkah.

Hal ini beliau lakukan sebagai upaya mencegah dan memulihkan konflik sehingga lahirlah rekonsiliasi untuk kepentingan kaum Muslimin secara luas dan kehidupan masyarakat jangka panjang.

Semoga hal yang demikian ini bisa dilakukan oleh semua anak bangsa terutama para kontestan yang ikut dalam perhelatan Pilkada serentak tahun lalu, demi menjaga suasana yang aman dan damai di tengah masyarakat Makassar khususnya dan Indonesia pada umumnya.(*)

Tags: Pilkada 2020Rekonsiliasi
ShareSendTweetShare

Berita Terkait

Opini

Sherly Sang Predator?

23 Juni 2026
Ist
Opini

Rakyat Menuntut Hak, Negara Hadir dengan Borgol: Pelajaran Pahit dari Popayato

24 Mei 2026
Foto : Prof. Dr. Muhammad Amir Arham, M.E.
Daerah

Benar Orang Desa Tidak Pakai Dollar…….

18 Mei 2026
Next Post
Kepala Dinas Pendidikan Sulbar, Gufran Darma Dirawan mengecam adanya pihak tak bertanggung jawab meminta bantuan dengan mencatut namanya. (f. istimewa)

Waspada! Ada Penipu Minta Bantuan Gempa Jual Nama Kadisdik Sulbar

Kapolda Gorontalo, Irjen Pol. Akhmad Wiyagus saat memimpin Rakor Optimalisasi Program Kampung Tangguh bersama Sekda Gorontalo dan Danrem 133 Nani Wartabone Gorontalo di Aula Tinepo, Mabes Polda Gorontalo. (f. istimewa)

Polda Gorontalo Kolaborasi Pemda Optimalkan Kampung Tangguh

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

Trending

Sherly Sang Predator?

2 hari ago
Foto : Nenek Farida (74) korban PHK Sepihak oleh Ko Lay.

Miris! Ditengah Riuh Puncak Penas Ke XVII, Ada Nenek Petani 74 Tahun Di PHK Sepihak Tanpa Pesangon

14 jam ago
Prof.Dr.Ahmad Faisal, M.Ag

Penuh Khidmat, Rektor IAIN Gorontalo Bawakan Do’a Dihadapan Presiden RI pada Puncak PENAS 2026

12 jam ago
Dr.H.Abdul Wahid,MA

Pentingnya Rekonsiliasi Politik Pasca Pilkada

5 tahun ago
Kepala Badan Penghubung Provinsi Gorontalo Mohamad Iqbal Lasabang saat menyambut kedatangan peserta PENAS XVII asal Kab. Karimun Provinsi Kepulauan Riau fi Bandara Djalaluddin Gorontalo. (F. Istimewa)

Dari Jakarta hingga Gorontalo, Peserta Asal Kepri Terpukau dengan Pelayanan Tuan Rumah PENAS XVII

6 hari ago
Foto : Sherly Tjoanda/Wisata Gorontalo (Ai)

Momen Penas 2026! Warga Gorontalo Antusias Nantikan Pertemuan Dua Sherly  

3 hari ago
f.hms

PENAS, Geliat Ekonomi Gorontalo Meningkat

2 hari ago
f.ist

Presiden Prabowo Boyong Para Menteri ke Gorontalo

1 hari ago
F. Istimewa

Menteri Transmigrasi Sesuaikan Agenda di Gorontalo, Pastikan Silaturahmi ke Boalemo Tetap Berlanjut

14 jam ago

Terbaru

Momen Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda dan Wagub Gorontalo, Idah Syahidah Ruslie Habibie saat menyapa masyarakat Gorontalo dan ribuan peserta PENAS XVII. (sumber Foto : Kominfo)
Daerah

Dua Perempuan Inspiratif Jadi Daya Tarik di PENAS XVII

by NN Indonesia
24 Juni 2026
0

Momen Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda dan Wagub Gorontalo, Idah Syahidah Ruslie Habibie saat menyapa masyarakat Gorontalo...

Presiden RI, Prabowo Subianto Hadiri Puncak PENAS XVII di Gorontalo. (Sumber Foto : Kominfo)

Hadiri Puncak Penas XVII di Gorontalo, Presiden Prabowo Optimis Indonesia Bisa Jadi Lumbung Pangan Dunia

24 Juni 2026
Prof.Dr.Ahmad Faisal, M.Ag

Penuh Khidmat, Rektor IAIN Gorontalo Bawakan Do’a Dihadapan Presiden RI pada Puncak PENAS 2026

24 Juni 2026
f.hms

Presiden Prabowo Kenakan Upia Karanji Dipenutupan PENAS

24 Juni 2026
Foto : Nenek Farida (74) korban PHK Sepihak oleh Ko Lay.

Miris! Ditengah Riuh Puncak Penas Ke XVII, Ada Nenek Petani 74 Tahun Di PHK Sepihak Tanpa Pesangon

24 Juni 2026
F. Istimewa

Menteri Transmigrasi Sesuaikan Agenda di Gorontalo, Pastikan Silaturahmi ke Boalemo Tetap Berlanjut

24 Juni 2026
f.ist

Presiden Prabowo Boyong Para Menteri ke Gorontalo

23 Juni 2026
Lomba menggambar dan mewarnai yang digelar Alfamart-SGM fi Gorontalo

Lomba Mewarnai dan Menggambar Alfamart-SGM Eksplor di Gorontalo, Fathiya Senang Ikut Lomba, Yakin Bisa Jadi Juara

23 Juni 2026

Sherly Sang Predator?

23 Juni 2026
Mantan Wabup Pohuwato Suharsi Igirisa

Mantan Wabup Pohuwato: Sertifikasi Lahan Terdampak Jalan Perusahaan Menunjukkan Kemajuan Signifikan

23 Juni 2026
  • Tentang
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman & Kode Etik

© 2025 Newsnesia.id - Mewarnai Nusantara.

No Result
View All Result
  • Home
  • Trending
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kilas Balik

© 2025 Newsnesia.id - Mewarnai Nusantara.