
NEWSNESIA.ID, GORUT- Bertempat di Kantor Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut), Bupati Gorut Indra Yasin menyerahkan bantuan sarana prasarana perangkat Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) kepada 10 Balai Penyuluhan Pertanian, Kamis (11/11/2021) kemarin.
“Tadi saya menyerahkan perangkat TIK untuk untuk para Penyuluh Pertanian atau Kepala BPP yang yang ada di Kecamatan Se-Gorut,” Ungkapnya.
Bupati menjelaskan, penyerahan perangkat tersebut dimaksudkan bahwa nantinya kepala-kepala BPP bisa mengikuti perkembangan dibidang pertanian setiap saat. Hal yang berkembang yang ada kaitannya dengan pertanian, baik informasi dari pusat dan maupun diberbagai daerah lainnya.
“Sehingga BPP boleh diikuti atau merekam, baik itu dari pusat maupun bisa juga berhubungan dengan daerah-daerah lain. Nah, tentu TIK yang bisa bekerja di situ,” tuturnya.
Olehnya, Ia berharap, nanti kemampuan TIK kepala BPP serta stafnya perlu ditingkatkan.
“Karena jangan sampai alat itu juga tidak boleh mereka manfaatkan. Tentu perlu ada bimbingan teknis, bimbingan khusus untuk pemanfaatan IT tersebut,” kata Indra Yasin.
“Sehingga mereka benar-benar bermanfaat bagi pengembangan peningkatan pertanian di Gorontalo Utara melalui informasi-informasi dari kementerian terkait dengan pertanian,” ujarnya.
Ia juga berharap, untuk peralatan-peralatan pertanian, seperti tracktor di wilayah yang ada brigade, harus dibawah pengawasan kepala BPP.
“Sehingga peralatan-peralatan di sana tidak dibisniskan. Tapi benar-benar diperuntukkan untuk pengelolaan areal pertanian bagi para petani.
“Mungkin di sana belum ada yang termasuk pada kelompok, itu tugasnya kepala BPP untuk melakukan pendataan itu kembali,” beber Indra Yasin.
“Sehingga saya berharap nantinya tidak ada areal lahan di wilayah masing-masing BPP yang tidak terkelola. karena peralatan-peralatan yang di bidang pertanian sesudah dari waktu ke waktu semakin banyak,” kata Indra.
Harapannya engan peralatan pertanian ini, akan terjadi peningkatan produksi di masing-masing wilayah dan dengan peralatan peralatan mekanik atau mekanisasi pertanian.
“Mudah-mudahan akan membawa dampak positif, kalau mungkin sebelumnya kurang berproduksi, tapi dengan intensifikasi saya berharap berlipat ganda penghasilannya. Dan intensifikasi itu tentu didukung lewat peralatan-peralatan mekanik. Oleh sebab itu, peralatan yang sudah diserahkan ke wilayah itu dijaga dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya,” tegas Indra Yasin. (Adv/Rol)





















