
NEWSNESIA.ID (SAMARINDA) – Bupati Boalemo, Drs. Rum Pagau terus mengepakkan sayapnya untuk bersinergi dan berkolaborasi membangun daerah.
Didampingi Ketua TP PKK Boalemo, Ny. Hj. Hartati Moha Pagau bersama rombongan memanfaatkan waktu pertemuan yang dikemas dalam acara sharing best practices tata kelola administrasi PKK, dan sharing best practices model pembrdayaan perempuan yang berkontribusi sebagai penggerak organisasi perempuan di daerah, Senin (07/07/2025).
“Atas nama Pemerintah Kota Samarinda, saya mengucapkan selamat datang kepada Bapak Bupati Rum Pagau dan Ibu serta seluruh rombongan, kunjungan ini merupakan sebuah penghormatan dan kebanggan bagi kami,” Saefuddin.
Menurutnya, kunjungan tersebut menjadi momen mempererat silaturahmi sekaligus wadah saling berbagi ilmu serta pengalaman dalam pengelolaan dan peran PKK yang berdampak langsung kepada masyarakat.
Wawali Saefuddin berharap, kiranya silaturahmi ini akan terus berlanjut menuju arah pembangunan daerah dan tata kelola pemerintahan yang baik.
“Semoga hal baik yang bapak dan ibu dapatkan di Samarinda ini, bisa diterapkan di Boalemo, dan yang cocok bisa disampaikan kepada masyarakat di Boalemo,” ungkap Saefuddin.

Sementara itu, Bupati Rum Pagau menyampaikan ungkapan terima kasih kepada Pemerintah Kota Samarinda, yang telah menerima kunjungan bersama Tim Penggerak PKK Kabupaten Boalemo.
“Tim Penggerak PKK Kabupaten Boalemo ini akan melaksanakan studinya di sini (Samarinda). Bagaimana Tim PKK di sini mengelola pemberdayaan perempuan yang telah menjadi kekuatan sosial dan ekonomi masyarakat, serta berkontribusi besar dalam memberdayakan organisasi perempuan di daerah,” kata Rum Pagau.
Selain itu, kehadiran TP PKK Boalemo juga untuk melihat bagaimana langkah strategis pengembangan UKM melalui Rumah Dilan yang ada di Kota Samarinda.
“Ini dimaksudkan agar ibu-ibu PKK Kabupaten Boalemo bisa meniru sekaligus mempraktekkannya di daerah demi kemajuan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat Boalemo,” tutur Bupati Rum Pagau.
Untuk itu, Bupati Rum Pagau berharap, kiranya studi tiru ini benar-benar diikuti semua peserta, agar langkah-langkah strategis yang baik dapat diimplementasikan di daerah. Terutama upaya mengentaskan kemiskinan ekstrem, membangun ketahanan keluarga, hingga transformasi digital di Kabupaten Boalemo.

“Studi tiru ini harus benar-benar dilihat, dan dimasukkan di dalam hati serta dibarangi niat tulus untuk di praktekkan di Boalemo. Amati Tiru dan Modifikasi (ATM) supaya ada manfaat dari kunjungan kita di Kota Samarinda,” tegas Bupati Rum Pagau.
Adapun hajatan Rakernas X dan HKG PKK ke-53 di Kota Samarinda tahun 2025 ini diikuti seluruh daerah se Indonesia.(nn)






















