
NEWSNESIA.ID– Dinamika pasca Musyawarah Nasional (Munas) Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) ke XI di Palu Provinsi Sulawesi Tengah adalah hal wajar dalam setiap kontestasi. Meski demikian penting pula disikapi untuk menjadi bahan evaluasi konsolidasi internal.
Hal ini dikemukakan salah satu pengurus KAHMI Wilayah Provinsi Gorontalo, Dr.Sahmin,Madina, M.Si. Sahmin mengatakan, setiap momemtum dalam kontestan ada yang beruntung dan ada pula yang belum beruntung.
“Dua hal ini adalah hal yang lazim setiap Munas,kongres ,muktamar. Termasuk dalam Munash KAHMI ke XI di Palu yang menghasilkan 9 Presidium KAHMI yang pada prinsipnya telah berjalan secara demokratis lancar dan damai,” jelas Dr.Sahmin Madina.
Terkait adanya dinamika berupa kekecewaan sejumlah para tokoh/ senior KAHMI kata Sahmin Madina, memang penting diskapi menjadi bahan evaluasi konsololidasi untuk para kandindat – kandidat presidium di Munas KAHMI ke XII yang akan datang.
“Tapi tentunya juga tidak serta merta pula harus menyoroti kader hijau hitam yang profesi politsi atau pengusaha dan saat ini terpilih secara demokrasi dalam 9 presidium KAHMI hasil Munas ke XI di Kota Palu.
Saya kira para politisi yang terpilih dipresidium diantaranya Doly Kurnia Tanjung dan Saan Mustopa dan yang lainnya, telah melakukan konsolidasi dan memberi ruang serta banyak membatu rekan-rekan Akademisi untuk sama-sama bersosialisasi bahkan dibantu sampai ke MD kabupaten/kota serta MW,” papar Sahmin Madina.
Munas Kahmi XI dikota Palu, kata Sahmin Madina sudah luar biasa.Pemerintah Sulawesi Tengah,panitia nasional dan panitia lokal sudah bekerja keras dan maksimal untuk mensukseskan Munas Kahmi XI
dengan menghasilkan komposisi presidium yakni Ahmd Doli Kurnia (Golkar), Ahmd Yohan ( PAN , Herman Khaeron (Demokrat), San Mustopo ( Nasdem), Rifqinizamy karsayuda (PDIP), Abdullah Puteh (DPD-RI,Aceh), Mohammad Syafii ( Gerindra), Zulfikar Arse Sadikin (Golkar), Sutomo ( Pengusaha).

“Kita ucapkan selamat kepada 9 presidium yang terpilih , secara pribadi saya kenal baik Doly ,Saan Mustopo dan presidium lainya,” tambah Dr.Sahmin Madina.
Dalam Formasi latar belakang presidium lanjut Sahmin Madina, tidak bisa dipungkiri para kader hijau hitam yang berkarya pda partai. Dimana mereka sebagai aktivis serta mengkosolidasi suara para MD-MD kab / kota dan MW. Kualitas insan cita HMI mereka sudah miliki dan teruji seriring waktu berjalan dalam dunia politik.
“Dan saya kira Presidium KAHMI yang terpilih akan menempatakan para tokoh intelek ( akademisi) KAHMI ke dewan pakar untuk saling berkontribusi bersama presidium MN KAHMI,” ungkap Dr. Sahmin Madina.
Dengan demikian kedepan MD KAHMI dan MW KAHMI semakin baik dan konsolidasi oraganisasi dapat semakin solid khusunya dalam bingkai keumatan dan mendorong partisipasi masyarakat untuk tetap menjga kedaulatan dan kesatuan bangsa.
“Selamat bekerja Presidium MN Kahmi periode 2022-2027, sukses serta Yakin Usaha Sampai,” tandas Dr.Sahmin Madina.(NN)






















