
NN, GORONTALO– Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail meminta agar kesuksesan pelaksanaan PENAS Petani Nelayan ke-XVII menjadi spirit baru dalam membangun daerah. Hal itu diutarakannya pada pembubaran panitia daerah yang berlangsung di Pantai Dulanga, Kecamatan Batudaa Pantai, Kabupaten Gorontalo, Minggu (28/6/2026).
Gubernur Gusnar mengingatkan seluruh jajaran Pemerintah Provinsi Gorontalo untuk tidak terlena dengan kesuksesan itu, justru sebaliknya harus segera mengalihkan perhatian pada program dan kegiatan pembangunan lainnya. Menurutnya, masyarakat selalu menunggu setiap kinerja aparatur pemerintah untuk kemajuan daerah yang membawa dampak pada peningkatan kesejahteraan.
“Mari kita jadikan kesuksesan PENAS sebagai spirit dan semangat baru untuk terus bekerja melanjutkan pengabdian kepada masyarakat. Ingat, masyarakat selalu menunggu kerja kita semua. Mari gunakan waktu kita untuk kepentingan masyarakat,” ucap Gusnar.
Lebih lanjut Gusnar mengatakan bahwa kelancaran dan kesuksesan PENAS XVII tidak akan terwujud tanpa dukungan dan kerja keras seluruh panitia. Ia menegaskan, sebuah sistem hanya dapat berjalan dengan baik apabila seluruh subsistem bekerja secara maksimal.
“Tidak ada kata-kata yang bisa saya ucapkan kecuali terima kasih. Kesuksesan PENAS adalah buah dari kerja keras kita semua, hasil tidak pernah mengkhianati usaha begitu pula sebaliknya,” ujarnya.
Pada kegiatan pembubaran panitia itu Gubernur Gusnar Ismail bersama Sekda Provinsi Gorontalo Sofian Ibrahim menyerahkan penghargaan kepada seluruh pihak yang berkontribusi dalam pelaksanaan PENAS. Penghargaan juga diberikan kepada organisasi perangkat daerah Provinsi Gorontalo yang telah menjadi pendamping kontingen PENAS XVII.
PENAS XVII dibuka oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka pada 20 Juni 2026. Selanjutnya pada puncak kegiatannya yang berlangsung pada 24 Juni 2026, dihadiri oleh Presiden Prabowo Subianto bersama sejumlah menteri, serta pejabat pusat dan daerah.(rls/Nn)





















