
NEWSNESIA.ID, GORUT – Sektor pariwisata di Gorontalo Utara (Gorut) telah menjadi primadona bagi para wisatawan lokal maupun asing.
Bahkan telah dijabarkan melalui Rencana Pembangunan Jangkauan Menengah Daerah (RPJMD) yang berdasarkan pada visi dan misi bupati dan wakil bupati terpilih.
Namun potensi pariwisata tersebut belum terkelolah dengan baik oleh pemerintah setempat. Hal ini menjadi sorotan Ketua Komisi 3, DPRD Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut), Ariaty Polapa.
Menurut evaluasi, pihaknya mengaku potensi pariwisata belum di follow up dengan baik oleh pemerintah daerah.
“Sebenarnya pariwisata ini berpotensi untuk meningkatkan PAD yang menjadi sumber pemenuhan fiskal daerah untuk membiayai seluruh urusan, baik wajib maupun pilihan yang menjadi kewenangan daerah,” kata Ariaty, Jum’at (18/11/2022).
DPRD dan pemerintah daerah, kata Ariaty, harus berkolaborasi untuk mensuport masyarakat dalam menciptakan kondisi ke wiraswastaan.
Ia mencontohkan seperti destinasi wisata yang ada di Bali, setiap orang bisa menghasilkan ratusan ribu rupiah perhari.
“Hanya saja saat ini memberdayakan masyarakat belum tercipta. Dan impuls dari pemerintah belum masif dilakukan, sehingga pengembangan pariwisata belum meningkat tajam,” tandasnya. (Rol)



















