
NEWSNESIA.ID, KOTAMOBAGU – Ada yang beda pada apel pagi dilingkungan pemerintah Kotamobagu, Asisten I Bidang Pemerintahan Sahaya Mokoginta yang memimpin apel memberikan arahannya dengan menggunakan bahasa daerah Bolaang mongondow.
Tak pelak para peserta apel sempat terkejut ketika Asisten I berbahasa daerah didepan ASN.
Dialog Mongondow yang disampaikan dalam apel tersebut bukan tanpa alasan hal itu juga adalah bagian dari untuk melestarikan bahasa Mongondow lebih khusus lagi di lingkungan Pemkot Kotamobagu.
Sahaya mengajak seluruh peserta apel untuk senantiasa bersyukur kepada Allah SWT atas nikmat kesehatan dan kesempatan melaksanakan tugas. “Igai kita komintan mopoponik syukur kon Tayowon Allah Subhanahu Wata’ala sin inogayan nya pa, barakat, badan mo moroton, moropot, Kon yosipun naton tana’a oyu’on pa koyow koi minimu komintan.” ucap Sahaya.
Dia berkata bulan Agustus merupakan bulan yang memiliki makna sejarah bagi bangsa Indonesia sekaligus memiliki arti penting bagi masyarakat Bolaang Mongondow.
“Kon bulan moitayowmai na’a bulan Agustus 2026, bayongan naton komintan bangsa Indonesia menayow kon singgai moloben, singgai kebebasan naton 17 Agustus 2026. Sadia’an naton bayongan itog Lipuk Mongondow mo tomu kon singgai ta tua,” katanya
Pada kesempatan itu, Sahaya kembali mengajak seluruh ASN untuk membiasakan diri dalam menggunakan Bahasa Mongondow dalam kehidupan sehari-hari sebagai bentuk penghormatan kepada para leluhur.
“Jadi mulai kon singgai tana’a, inggai kita komintan salalu pa tumo Mongondow bo salalu padoman ouman tomo Mongondow kota’ awan adi’ bo ompu naton. Ko’onda Umpaka kon kantor, sikola ko ondaka dika bi’ mo oya’ tu mo Mongondow pa kita,” pinta Sahaya.
“Tonga’ pa tua in podapot, sukur mo anto don kon namu tolu komintan, guya guyang, ayi ayi pegawai ta nongo jujur, noyo sipunpa kon dolodolom tana’a.
iyap ki ine mako no mangoi (hadir), bo dia’ no mangoi (tidak hadir) dika sia paison,” ia memungkasi. (rls)























