
NEWSNESIA.ID, GORONTALO- Media informasi digital “podcast” kini tumbuh bagaikan jamur di musim hujan.
Sebagian besar pegiat medsos, menggunakan media ini untuk menyampaikan ‘pesan’ tertentu, karena sifatnya yang alamiah, ringkas, padat dan cepat.
Bahkan, media ini sudah menjadi instrumen penting dalam mempengaruhi opini publik, yang cendrung memprovokasi masyarakat.
“Tak jarang, sebagian substansi podcast dapat dianggap menghasut dan mengintimidasi, sehingga berpotensi mengganggu stabilitas politik dan harmonisasi kebangsaan,” kata Sahmin Madina, Host Suara Kampus.
Diskusi “Suara Kampus” kali ini, menghadirkan para tokoh pegiat “podcast” di Gorontalo. Bagaimana mereka mengemas “podcast”, apa tujuan utamanya, benarkah podcast untuk mendorong perubahan atau justru sebaliknya, melanggengkan kemapanan?
Inilah beberapa tanya, yang bisa diikuti dalam “Suara Kampus”, Fakultas Ushuluddin dan Dakwah IAIN Sultan Amai Gorontalo.
Tema:
“Menimbang peran positif “podcast” dalam perspektif politik dan demokrasi 2024“
Narasumber:
– Drs Efendi Rauf
(podcast Ngobrol santai Ngobrol Serius )
– Irma Makmur
( Podcast Humasa)
– Femy Udoki
( Podcast Femi Udoki )
– Isal Gorapu
( Podcast Gorapu)
-Grace ( Podcast Malam-Malam Stories)
– Alyun Hippy
( podcast Restorasi)
– Nurhadi Taha
( Podcast Mimoza )
– Marten Hypnotrick
( Podcast Cuap-Cuap)
– Alan Pakaya
( Podcast Garis Depan )
Pembanding :
Dr. Ahmad Khoirul Fata
( dosen Politik Islam IAIN )
Host :
Sahmin Madina
Kamis 20 Januari 2022
Pukul 13.00-15.00 Wit
Aula FUD IAIN Sultan Amai
jl, Gelatik No 1 Kota Gorontalo
Audence :
– Masyarakat Umum
– Wartawan
– LSM /Jurnalis
– BEM
– Mahasiswa
Liputan :
– newsnesia.id (media online)
– Live StreamingFB
– Live IG
– Live Youtube.
Tentu diskusi ini akan sangat menarik. Sayang untuk dilewatkan.(NN)





















