Newsnesia.id
  • Home
  • TrendingHot
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kilas Baliknew
No Result
View All Result
  • Home
  • TrendingHot
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kilas Baliknew
No Result
View All Result
Newsnesia.id
No Result
View All Result
Home Opini

Menata Wajah Demokrasi (Kita) di Tengah Pandemi COVID-19

by NN Indonesia
8 September 2020
in Opini
Reading Time: 2 mins read
Dr. H. Abdul Wahid, M.A

 

Oleh: Dr. H. Abdul Wahid, M.A-(Muballigh & Akademisi Makassar)

Pesta demokrasi kian dekat, dalam hitungan beberapa bulan ke depan rakyat Indonesia akan memilih pemimpin baru daerahnya melalui mekanisme pilkada serentak 2020 termasuk di Kota Makassar. Para pendukung masing-masing calon saling mempromosikan calon yang mereka dukung, terutama melalui media sosial.

Disaat situasi bangsa kita masih belum keluar sepenuhnya dari pandemi COVID-19, maka semua komponen bangsa harus tetap waspada dan patuh dalam menerapkan protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah, termsuk di dalam penyelenggaraan tahapan Pilkada serentak di tahun 2020.

Demokrasi memang tidak menghendaki semua orang harus memiliki pandangan dan pilihan politik yang sama, karena itu perbedaan pilihan politik dalam dunia demokrasi tidak bisa dielakkan dan hal ini bukanlah aib. Hal yang demikian inilah sejatinya harus disadari oleh para kontestan yang akan bertarung dalam Pilkada kali ini, khususnya di kota Makassar, sehingga mereka tidak menjadikan panggung politik sebagai alat untuk “memancing terjadinya gesekan di tengah masyarakat”.

Karena itu, penggunaan politik black campaign, menjadikan berita hoax sebagai salah satu alat kampanye, menggunakan narasi yang dapat menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat wajib dihindari apalagi jika tujuannya untuk menjatuhkan lawan politik.

Politik itu bagaikan “pisau dapur”, jika pisau ini dipegang oleh orang yang sedang mabuk, maka akan dapat membahayakan dirinya dan orang lain, sebaliknya jika pisau tersebut dikendalikan oleh orang yang baik, seperti kaum wanita, maka bisa digunakan untuk mengiris sayur dan bawang yang dapat dinikmati oleh keluarga dalam rumah tersebut. Jadi, kalau ada anggapan bahwa politik itu kotor, sebenarnya tergantung siapa elite yang mengendalikannya.

Kita merindukan para politisi yang tidak hanya sibuk mencari kelemahan lawan; tapi sibuk menyusun dan mensosialisasikan berbagai program kerja sebagai isi jualan politiknya di tengah masyarakat, sehingga masyarakat semakin teredukasi dan terbantu untuk menentukan pilihan politiknya untuk lima tahun mendatang.

Bukankah politik itu artinya adalah “seni dan strategi”, kalau demikian adanya maka seharusnya para elite politik yang akan bertarung dalam pilkada serentak tahun ini, mempersiapkan strategi yang paling tepat dan jitu untuk meraih dukungan dari masyarakat sebanyak-banyaknya, tanpa harus melanggar hukum, mengabaikan etika dan agama.

Dalam pandangan Islam, politik adalah sesuatu yang baik dan luhur. Kita bisa baca dalam sejarah Islam, ketika Nabi Saw. sama sekali tidak berpolitik, maka 13 tahun dakwah beliau di Makkah hasilnya lambat. Hal yang berbeda dengan kondisi Nabi dan para sahabat saat di Madinah.

Meski hanya 10 tahun, tapi mereka memiliki kekuasaan dalam bidang politik negara, namun dasar dan model politik yang diterapkan oleh Nabi adalah, berangkat dari adanya “Piagam Madinah” yang menggambarkan perdamaian dan kesantunan. Praktik politik seperti inilah, seharusnya bisa menjadi potret dan contoh bagi para politisi Muslim di Indonesia, khususnya di kota Makassar, sehingga politik tidak selalu menyisakan kebencian dan kekacauan di tengah masyarakat.

Begitu pentingnya masalah politik dalam Islam, sehingga salah seorang ulama besar bernama Imam Malik pernah berkata, “Sekiranya aku memiliki do’a mustajab (dikabulkan), maka sungguh akan aku simpan untuk para penguasa (pemerintah)”. Sebab beliau menyadari betul betapa besar peran penguasa dengan kekuasaannya dalam menciptakan perubahan besar bagi kehidupan masyarakat.

Dengan demikian, menghadirkan wajah demokrasi yang aman dan elegan di tengah masyarakat kota Makassar khususnya, tidak hanya menjadi tugas para elite politik dan pendukungnya, melainkan tugas seluruh lapisan masyarakat, bersinergi dengan jajaran Polri lebih khusus Polda Sulsel, untuk terus mengawal dan mengawasi setiap tahapan Pilkada di kota Makassar, sehingga akan dapat meminimalisir hal-hal yang kita tidak inginkan, seraya berharap semoga proses penyelenggaraan Pilkada serentak di seluruh Indonesia bisa berjalan dengan aman dan lancar.(*)

Tags: DemokrasiPandemi Covid-19
ShareSendTweetShare

Berita Terkait

Aiman Syakil
Ekonomi

Membuka Akses Pasar bagi Produk Pertanian Lokal

25 Juni 2026
Opini

Sherly Sang Predator?

23 Juni 2026
Ist
Opini

Rakyat Menuntut Hak, Negara Hadir dengan Borgol: Pelajaran Pahit dari Popayato

24 Mei 2026
Next Post
Kapolda Gorontalo Irjen Pol Akhmad Wiyagus.

Tegakan Aturan Protokol Kesehatan, Begini Sikap Kapolda Gorontalo

Anggota Pol Airud Polda Gorontalo saat mengevakuasi jasad Roni Mustafa (45) yang tenggelam di perairan Monano, Kabupaten Gorontalo Utara, Selasa (8/9/2020).(f.istimewa)

Sempat Dinyatakan Hilang, Nelayan di Gorontalo Utara Ditemukan Meninggal 

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

Trending

WhatsApp Sekda Pohuwato Diretas

WhatsApp Sekda Pohuwato Diretas, Dipakai Terduga Pelaku untuk Menipu

4 jam ago
Dr. H. Abdul Wahid, M.A

Menata Wajah Demokrasi (Kita) di Tengah Pandemi COVID-19

6 tahun ago
f.hms

Kolaborasi Apik Gusnar-Rum Hasilkan Rp 97 Miliar dari BNPB

1 hari ago
Foto bersama usai pembacaan ikrar sumpah pengukuhan

DPD, DPC Abpednas Gorontalo Dikukuhkan, siap Bersinergi Bangun Desa

5 jam ago
f.hms

Tiga Pejabat Negara Kunker di Gorontalo, Disambut Adat Mopotilolo

11 jam ago

Syarif Mbuinga Resmi Nahkodai ABPEDNAS Provinsi Gorontalo

4 jam ago
Penghargaan tersebut meliputi Terbaik I Implementasi Cash Management System (CMS) dan Terbaik I Kategori Transaksi CMS Tertinggi. 

Kemenhaj Gorontalo Sabet Dua Penghargaan Digitalisasi Pengelolaan Keuangan

5 jam ago

Kadis DLHK Polman Ajak Warga UPTD SMKN Campalagian Kelola Sampah Secara Tepat

1 hari ago
Ketua Baznas Kabupaten Boalemo, Mus Moha disaksikan Wakil Bupati Boalemo Lahmuddin Hambali menerima sertifikat hasil audit dengan opini WTP.(f.istimewa)

Alhamdulillah, Baznas Boalemo Raih Predikat Opini WTP

11 jam ago
Stop insecure soal fisik. (dok. istimewa/nn)

Merunut Hasil Studi, Wanita Lebih Butuh Pria Baik & Hangat Ketimbang Pria Tampan

4 tahun ago

Terbaru

Bendungan Bulangu Ulu di Gorontalo-f.hms
Ekonomi

UEA Lirik Investasi di Bendungan Bulango Ulu

by NN Indonesia
12 Agustus 2026
0

Bendungan Bulangu Ulu di Gorontalo-f.hms NN, GORONTALO- Hari kedua kunjungan kerjanya ke Provinsi Gorontalo, Duta Besar Uni...

f.hms

Gubernur Gusnar Dukung Peran ABPEDNAS

12 Agustus 2026
WhatsApp Sekda Pohuwato Diretas

WhatsApp Sekda Pohuwato Diretas, Dipakai Terduga Pelaku untuk Menipu

12 Agustus 2026

Syarif Mbuinga Resmi Nahkodai ABPEDNAS Provinsi Gorontalo

12 Agustus 2026
Foto bersama usai pembacaan ikrar sumpah pengukuhan

DPD, DPC Abpednas Gorontalo Dikukuhkan, siap Bersinergi Bangun Desa

12 Agustus 2026
Penghargaan tersebut meliputi Terbaik I Implementasi Cash Management System (CMS) dan Terbaik I Kategori Transaksi CMS Tertinggi. 

Kemenhaj Gorontalo Sabet Dua Penghargaan Digitalisasi Pengelolaan Keuangan

12 Agustus 2026
f.hms

Uni Emirat Arab Siap Investasi di Gorontalo

12 Agustus 2026
f.hms

Tiga Pejabat Negara Kunker di Gorontalo, Disambut Adat Mopotilolo

12 Agustus 2026
f.ist

Dubes Uni Emirat Arab Kunjungi Wisata Hiu Paus

12 Agustus 2026
Ketua Baznas Kabupaten Boalemo, Mus Moha disaksikan Wakil Bupati Boalemo Lahmuddin Hambali menerima sertifikat hasil audit dengan opini WTP.(f.istimewa)

Alhamdulillah, Baznas Boalemo Raih Predikat Opini WTP

12 Agustus 2026
  • Tentang
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman & Kode Etik

© 2025 Newsnesia.id - Mewarnai Nusantara.

No Result
View All Result
  • Home
  • Trending
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kilas Balik

© 2025 Newsnesia.id - Mewarnai Nusantara.