Newsnesia.id
  • Home
  • TrendingHot
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kilas Baliknew
No Result
View All Result
  • Home
  • TrendingHot
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kilas Baliknew
No Result
View All Result
Newsnesia.id
No Result
View All Result
Home Opini

Pancasila Sebagai Sumber Perekat Bangsa: Catatan Peringatan Hari Lahirnya Pancasila 1 Juni 2021

by NN Indonesia
2 Juni 2021
in Opini
Reading Time: 3 mins read
Dr.H.Abdul Wahid,MA

Oleh: Dr. H. Abdul Wahid, MA-(Muballigh dan Akademisi Makassar)

Setiap tanggal 1 Juni kembali nama “Pancasila” menjadi topik pembicaraan di tengah masyarakat, hal ini tidak hanya terkait dengan sejarah lahirnya Pancasila itu sendiri yang jatuh pada tanggal 1 Juni 1945 tapi lebih dari itu, sejauhmana keberadaan Pancasila sebagai dasar negara telah dapat dijadikan sebagai sumber moral dan perekat dalam kehidupan berbangsa.

Umur Pancasila sebagai dasar negara sejalan dengan usia kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia, digagas oleh 9 tokoh yang tergabung dalam Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI), yang diketuai oleh Ir Soekarno dan delapan anggota meliputi; Mohammad Hatta, Achmad Soebardjo, Moh Yamin, KH. Wahid Hasyim, KH. Abdul Kahar Muzakir, Abikoesno Tjokrosoejoso, KH. Agus Salim dan Mr. A. Maramis.

Kesembilan tokoh tersebut merepresentasikan kemajemukan dan keterpaduan antara kelompok nasionalis dan agamis. Hal ini penting digaris bawahi oleh bangsa Indonesia terutama kalangan generasi muda agar fakta sejarah tersebut sejatinya dapat menjadi spirit saat ini dan ke depan untuk terus menjaga harmoni, menumbuhkan semangat toleransi antar sesama anak bangsa tanpa memandang suku, agama, etnis dan lain sebagainya.

Keberadaan Pancasila sebagai falsafah dan dasar negara telah memuat tiga bentuk jalinan persaudaraan yakni; ¬ Pertama; persaudaraan yang dibangun berdasarkan persamaan akidah (ukhuwah Islamiyah), hal ini termaktub dalam sila pertama yakni “Ketuhanan Yang Maha Esa”. Persaudaraan dalam konteks ini artinya, setiap warga negara Indonesia yang beragama Islam terlepas apa pun mazhab dan organisasinya adalah bersaudara.

Kedua; persaudaraan yang dibangun berdasarkan atas dasar sesama manusia ciptaan Allah swt. (ukhuwah Insaniyah), persaudaraan dalam konteks ini termaktub pada sila kedua yakni “Kemanusiaan yang adil dan beradab”.

Ketiga; persaudaraan yang dibangun atas dasar kebangsaan dan tanah air (ukhuwah wathaniyah). Persaudaraan dalam konteks ini terdapat pada sila ketiga yakni “Persatuan Indonesia”. Artinya setiap warga negara Indonesia apa pun agama, suku, etnis, dan lain sebagainya adalah bersaudara karena diikat oleh persamaan tanah air dan bendera merah putih.
Dengan demikian sesama saudara; “tidak layak kiranya antar satu sama lain saling menghujat, memfitnah, membully apa lagi menyakiti”, hanya karena persoalan sepele dan kepentingan pragmatis. Tapi justeru sebaliknya, karena ikatan persaudaran tersebut, maka masing-masing saudara bertanggungjawab untuk saling menjaga dan melengkapi.

Menjaga persaudaraan dan persatuan tidak hanya anjuran negara tapi telah sejalan dengan petunjuk agama, sebagaimana disebutkan dalam salah satu firman Allah berikut; “Dan janganlah kamu menjadi orang yang bercerai-berai dan berselisih sesudah datang keterangan yang jelas kepada mereka. Mereka itulah orang-orang yang mendapat siksa yang berat. (QS. ali Imran:105)

Dengan memahami dan menghayati makna dari setiap sila dalam Pancasila itulah, maka pada gilirannya Pancasila tidak hanya sebatas klaim sebagai dasar negara, melainkan benar-benar akan dapat dijadikan sebagai inspirasi dan spirit untuk merawat persatuan dan kesatuan sesama anak bangsa dari Sabang hingga Merauke dibingkai dengan slogan “Bhineka Tunggal Ika”.

Hal senada disampaikan oleh Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol E. Zulpan; Pancasila mengajarkan bahwa perbedaan bukanlah penghalang untuk dapat menghadirkan kerukunan dan persatuan sesama anak bangsa, baik dalam wilayah hukum Polda Sulsel maupun dalam skala nasional. Karenanya situasi kamtibmas adalah tanggungjawab semua elemen bangsa, sehingga sinergitas antara TNI, Polri dan masyarakat mutlak dilakukan.

Keberadaan Pancasila sebagai dasar negara bukan hanya sebatas klaim dan produk sejarah melainkan telah mampu menjadi jembatan perekat semua elemen bangsa di tengah kemajemukannya, sehingga tidak ada alasan bagi agama dan kelompok apa pun di republik ini untuk tidak menerima Pancasila sebagai dasar negara.

Akhirnya kita berharap, semoga dengan peringatan hari lahirnya Pancasila tahun ini, menjadi momentum untuk semua elemen bangsa untuk terus menjalin sinergi dengan jajaran Polri khususnya dalam menjaga kamtibmas demi terawatnya semangat persatuan dan kesatuan bangsa baik dalam wilayah hukum Polda Sulsel maupun daerah lainnya di Indonesia.(*)

Tags: Hari Lahir PancasilaPancasila
ShareSendTweetShare

Berita Terkait

f.antara
Opini

Karhutla Meluas, Korban Berjatuhan: Akumulasi Kejahatan Negara-Korporasi?

19 September 2026
Aris Setiawan
Opini

Bubarkan Saja KADIN Gorontalo

18 September 2026
Headline

Meluruskan Pandangan Kewenangan Polri dan PPNS Dalam Penegakan Hukum Cagar Budaya

11 September 2026
Next Post
Plt Bupati Boalemo Ir. H. Anas Jusuf MSi menyerahkan bantuan benih jagung hibrida R-7 dan benih tomat kepada kelompok tani di Kecamatan Wonosari dan Paguyaman.(F.HMS)

Kelompok Tani Wonosari dan Paguyaman Nikmati Bantuan Benih Jagung Hibrida R-7

(f. istimewa/nn)

Calon Jemaah Haji Gigit Jari, Indonesia Tahun Ini Belum Dapat Kouta!

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

Trending

Dr.H.Abdul Wahid,MA

Pancasila Sebagai Sumber Perekat Bangsa: Catatan Peringatan Hari Lahirnya Pancasila 1 Juni 2021

5 tahun ago
f.hms

Pemprov Gorontalo Usul Dua Putra Daerah Masuk Direksi BSG

17 jam ago

Bappeda Gorontalo Utara Raih Penghargaan Pemimpin dan Agen Perubahan Terbaik

4 tahun ago
f.ist

IGA Kotamobagu 2026, 28 Peserta OPD Ikuti Presentasi dan Wawancara

1 bulan ago
Foto Hms

Kantor Pertanahan Kota Gorontalo Serahkan Sertipikat Wakaf Yayasan El Madinah Wahdah Islamiyah Gorontalo

4 minggu ago
Foto Hms

Perwakilan Ombudsman RI provinsi gorontalo Kunjungi Kantor Pertanahan Kota Gorontalo: Dorong Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik

3 minggu ago
Foto hms

Kantor pertanahan Kota Gorontalo dorong Kepastian Hukum Tanah wakaf Melalui Penyerahan sertipikat masjid

4 minggu ago
f.hms

Maxim Perluas Jangkauan Layanan ke Tolangohula

2 hari ago
Layanan PERINTIS 10 hari di Kantah Kota Gorontalo.

Kantor Pertanahan Kota Gorontalo Implementasikan Layanan PERINTIS 10 Hari Tahap III

2 minggu ago
Foto hms

Rapat Koordinasi dan Konsolidasi : Percepatan Sertipikasi Tanah Wakaf dan Rumah Ibadah di Kecamatan Kota Utara

4 minggu ago

Terbaru

f.hms
Headline

Provinsi Gorontalo Terbaik Pengentasan Kemiskinan

by NN Indonesia
27 Oktober 2026
0

f.hms NN, GORONTALO- Pemerintah Provinsi Gorontalo meraih penghargaan Mandaya Award 2026 dari Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat,...

f.hms

Pemprov Gorontalo Usul Dua Putra Daerah Masuk Direksi BSG

27 Oktober 2026
f.hms

Maxim Perluas Jangkauan Layanan ke Tolangohula

26 Oktober 2026
f.ist

ASUS Rilies Duo Laptop Kreator Profesional Terbaru

25 Oktober 2026
Foto Hms

Sejak Diluncurkan pada 2023, Kementerian ATR/BPN Terbitkan Hampir 10 Juta Sertipikat Elektronik

25 Oktober 2026
Pelatihan bahasa Jepang yang dibuka oleh Kadis Naker ESDM dan Transmigrasi Gorontalo.

Bekali Calon Pekerja Migran, Disnaker Gorontalo Fokus pada Penguasaan Bahasa Jepang

24 Oktober 2026
Foto Ilustrasi

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Kementerian ATR/BPN Catat RDTR Terintegrasi OSS Bertambah Jadi 576 dan Usulan LP2B Lampaui Target RPJMN

23 Oktober 2026
f.ist

Hadiri Rakornas TPAKD, Prabowo Sapa Wagub Idah; Masih Keluarga Pak B.J. Habibie ?

22 Oktober 2026
Foto ilustrasi

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Kementerian ATR/BPN Realisasikan Pengadaan Tanah untuk Infrastruktur dan Konsolidasi Tanah

22 Oktober 2026
Gedung Rektorat IAIN Sultan Amai Gorontalo-(f.ist)

Dosen Terduga Pelaku Pelecehan Seksual Terhadap Mahasiswi Diskorsing

21 Oktober 2026
  • Tentang
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman & Kode Etik

© 2025 Newsnesia.id - Mewarnai Nusantara.

No Result
View All Result
  • Home
  • Trending
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kilas Balik

© 2025 Newsnesia.id - Mewarnai Nusantara.