
NEWSNESIA.ID, BOALEMO – Perhelatan pesta demokrasi, Pemilu 2024 mulai dilangsungkan. Untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) sendiri dijadwalkan serentak pada Rabu 27 November 2024 mendatang.
Tahapan ini diawali Pemilihan Anggota Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) sedianya dihelat Rabu 14 Februari 2024.
Nah, di Kabupaten Boalemo sendiri, belakangan banyak ditemui perbincangan soal isu-isu Pilkada. Maklum, daerah ini dikenal kental dengan suhu politik yang tinggi. Selain isunya jadi seksi, juga penuh kejutan.
Lagi pula, daerah terletak di bagian Barat Provinsi Gorontalo ini terbilang cukup mengalami krisis kepemimpinan sejak beberapa tahun terakhir. Tak sedikit harapan publik soal keberlangsungan pembangunan dan peningkatan kesejahteraa rakyat baru sebatas wacana saja.
“Kalau dilihat saat ini, jelang Pilkada Boalemo hampir tidak ada calon-calon yang berani menyatakan diri. Yang ada baru Pak Rum Pagau,” tutur salah seorang tokoh masyarakat Kecamatan Mananggu yang enggan namanya dipublis.
Ditemui di sela-sela perbincangan bersama warga lain, ia mengaku, dari sekian banyak tokoh politisi hingga pengusaha di Boalemo, baru Rum Pagau belakangan turun mensosialisasikan diri. Yang lain belum berani bersikap.
“Mungkin mereka masih menatap Pemilu legislatif. Sebab, kalau tampil di Pilkada harus siap finansial sebagai cost politic. Jadi, masalahnya ada disitu (finansial), karena pertarungannya 2 kali hajatan,” ucapnya menambahkan.(nn)























