Newsnesia.id
  • Home
  • TrendingHot
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kilas Baliknew
No Result
View All Result
  • Home
  • TrendingHot
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kilas Baliknew
No Result
View All Result
Newsnesia.id
No Result
View All Result
Home Opini

Refleksi atas Kekacauan Sosial Politik dan Teladan Muhammad SAW

by NN Indonesia
4 September 2025
in Opini
Reading Time: 3 mins read
Akademisi IAIN Sultan Amai Gorontalo Dr. Andries Kango, M.Ag.

Indonesia saat ini lagi tidak baik-baik saja. Suara rakyat di jalanan berubah menjadi amarah dan api, kantor-kantor pemerintah dibakar, beberapa rumah pejabat dijarah, korban berjatuhan, nyawa pun melayang. Bukan karena rakyat beringas tapi karena rasa sakit yang terlalu lama dipendam, ketidakadilan yang dipelihara, janji-janji yang dikhianati serta ketimpangan sosial yang terawat. Kini semua dibayar dengan amarah.

Ini bukan sekedar demonstrasi, ini adalah peringatan keras jika suara rakyat dibungkam, bila janji-janji terus diingkari dan amanah dikhianati, maka amarah akan terus menyala dan cita-cita demokrasi hanya akan menjadi abu.

Kita semua ingin Indonesia akan cepat membaik, bukan dengan api dan darah tapi dengan suara dan harapan yang didengarkan.

Ironi dan menyedihkan tragedi ini justru terjadi di bulan kelahiran Sang Teladan kemanusiaan, Muhammad Saw. Saat sebagian umat Islam menabuh rebana solawatan, sebagian yang lain menabuh genderang melawan petugas.

Ketika santri-santri bergemuruh membaca Maulid Simtudduror, mahasiswa dan rakyat bergemuruh menyuarakan protes ketidakadilan.

Maulid Nabi yang identik dengan nostalgia dan kecintaan berubah menjadi suasana yang mencekam.

Dalam konteks ini, refleksi atas kelahiran dan teladan beliau memberikan pelajaran yang relevan.

Rasulullah hadir di Tengah Bangsa Arab pra Islam (jahiliyah) juga ditandai dengan kekacauan social, ketidakadilan structural, konflik antar suku serta rusaknya moral manusia. Beliau tampil memberi contoh kepemimpinan, membangun tatanan masyarakat dengan kejujuran, amanah, adaptasi sosial dan keberpihakan kepada kaum lemah.

Beliau mengajarkan bahwa kepemimpinan sejati lahir dari pelayanan, bukan dari ambisi kekuasaan. Dengan kepemimpinan yang berlandaskan nilai moral, beliau berhasil mengubah tatanan masyarakat menuju keadilan, persatuan dan kesejahteraan.

Ini pula yang menjadi kata kunci cita-cita Pancasila kita.
Fenomena politik Indonesia saat ini menunjukkan adanya apa yang disebut oleh Larry Diamond sebagai democratic recession, yakni kemunduran kualitas demokrasi yang diakibatkan oleh lemahnya institusi, maraknya korupsi, dan tergerusnya etika politik.

Demokrasi kehilangan substansinya karena tidak lagi menekankan nilai keadilan sosial, melainkan dikuasai oleh praktik kekuasaan transaksional.

Gejala ini tampak dalam berbagai kasus; mulai dari lemahnya integritas anggota legislatif, politik dinasti, lemahnya penegakan hukum hingga maraknya manipulasi kebijakan untuk kepentingan segelintir elite.

Jauh berbeda dengan apa yang dicontohkan Nabi. Beliau mengintegrasikan moralitas dengan politik. Beliau bukan sekadar pemimpin spiritual, melainkan juga negarawan yang mampu menyatukan masyarakat Madinah yang plural.

Melalui Piagam Madinah, Nabi menegaskan prinsip-prinsip keadilan, kesetaraan, dan perlindungan hak-hak minoritas. Ibn Khaldun secara khusus menekankan bahwa keberlangsungan sebuah negara sangat ditentukan oleh asabiyyah (solidaritas sosial) yang berlandaskan nilai moral.

Nabi Muhammad memimpin dengan moralitas, memimpin dengan cinta sehingga melahirkan pengakuan integritas dan penghormatan yang tinggi dari Masyarakat yang dipimpinnya.

Sahabat Anas bin Malik saat ditanya soal kepemimpinan Muhammad Saw., beliau menggambarkan, Ketika Nabi sementara berbicara, maka di atas kepala-kepala kami seakan bertengger burung-burung. Tak ada yang berani mengangkat kepala karena kharisma dan wibawa beliau.

Fakta nyata, bahwa Indonesia saat ini krisis pemimpin yang mengilhami kepemimpinan Nabi Muhammad Saw.

Momentum merayakan Maulid Nabi hari ini idealnya tidak hanya berupa seremonial spiritual, tetapi juga momentum politik etis untuk mengembalikan demokrasi ke jalurnya.

Kerinduan kolektrif kita pada sosok Muhammad mesti diwujudkan dalam komitmen memperjuangkan integritas, keadilan, dan solidaritas sosial dalam ruang publik.

Secara eksplisit, penulis ingin menggaris bawahi 3 poin penting untuk diteladani para pemimpin saat ini. Pertama; Memimpinlah dengan Amanah.

Kekuasaan harus dijalankan dengan penuh tanggungjawab, jangan mempermainkan amanah sesuai hawa nafsu.

Bukankah kita akan dimintai pertanggungjawaban kelak? Kedua, rangkul kembali persaudaraan sebagai sebangsa dan setanah air, kuatkan kontrak sosial dengan rakyat. Kuatkan solidaritas lintas social; suku, agama, etnis, Ormas, kelompok rentan, dan sebagainya.

Ketiga, Jiwai moralitas dalam politik. Politik tanpa moral hanya akan menghasilkan kekacauan. Sementara politik berbasis nilai moral menghasilkan cinta damai dan kesejahteraan.

CLOSING ! Kekacauan sosial, politik dan demokrasi kita saat ini menjadi cermin betapa lemahnya fondasi moral dalam praktik bernegara. Refleksi atas kelahiran dan teladan Nabi Besar Muhammad Saw menjadi penting kita renungkan. Beliau menunjukkan bahwa krisis sosial dapat diselesaikan dengan kepemimpinan yang berlandaskan moral, keadilan dan cinta (kasih sayang).

Indonesia akan mampu keluar dari kekacauan saat ini bila para elite politik mampu menjiwai nilai-nilai kepemimpinan Nabi dalam membangun negara yang lebih bermartabat.

Penulis : Dr. Andries Kango, M.Ag. (Dekan Fakuktas Ushuluddin dan Dakwah IAIN Sultan Amai Gorontalo)

Tags: Refleksi Aksi Demo
ShareSendTweetShare

Berita Terkait

Tim Hukum Pemda, Adnan Parangi, SH.,MH
Headline

Tanggapan Atas Aksi Demonstrasi

28 Februari 2026
Gubernur Gusnar Ismail dan Wagub Idah Syahidah-f.hms
Headline

Menembus Ekspektasi

20 Februari 2026
F.
Opini

REVITALISASI SEKOLAH: CAPAIAN BESAR, TANTANGAN LEBIH BESAR

19 Februari 2026
Next Post
f.ist

Asisten III Agung Adati Hadiri HUT ke 124 Kelurahan Motoboi Besar

f.ist

Jalan Depan Kampus UDK Mulai di Aspal, Kabid Binar Marga: Semoga Selesai Tepat Waktu

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

Trending

f.ist

Resmi Nahkodai PPP Provinsi Gorontalo, Ini Target Ismet Mile !

1 hari ago
f.kominfo

Eks RSUD Datoe Binangkang Jadi Lokasi Pasar Senggol

2 hari ago

Terus Merawat Dapur Warga Tetap Mengepul

1 hari ago
Dr.

Refleksi atas Kekacauan Sosial Politik dan Teladan Muhammad SAW

6 bulan ago
f.hms

Pasar Murah di Bone Bolango Dihadiri Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan

1 hari ago
ilus-ist

4.000 Lampu Tradisional Siap Terangi Festival Tumbilotohe 2026 di Gorontalo

4 hari ago
Bupati Pohuwato saat ikut menyaksikan langsung lauching program Aplikasi Simontok dari Dinas Dukcapil Pohuwato. (f. Humas Pemkab)

Aplikasi “Simontok” Dinas Dukcapil Pohuwato Menuai Apresiasi Bupati

5 tahun ago
f.ist

Penjelasan Pemprov Gorontalo Terkait Sasaran Bantuan Pangan 2026

2 hari ago
f.hms

Utusan Khusus Presiden Prabowo Dukung Penuh Program Sapi Untuk Rakyat Miskin Bone Bolango

1 hari ago
Mudik gratis by Pertamina

Mudik Lebih Nyaman, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Sediakan Mudik Gratis MyPertamina untuk Masyarakat Sulsel

5 hari ago

Terbaru

f.ist
Ekonomi

Pemprov Gorontalo Perkuat Upaya Pengendalian Inflasi

by NN Indonesia
11 Maret 2026
0

f.ist NN, GORONTALO- Pemerintah Provinsi Gorontalo terus memperkuat langkah pengendalian inflasi daerah melalui pelaksanaan Gerakan Pangan Murah...

f.hms

Pasar Murah Pemprov Gorontalo-Kejati, 1.500 Paket Disiapkan

11 Maret 2026

Terus Merawat Dapur Warga Tetap Mengepul

10 Maret 2026
f.ist

Resmi Nahkodai PPP Provinsi Gorontalo, Ini Target Ismet Mile !

10 Maret 2026
f.hms

Utusan Khusus Presiden Prabowo Dukung Penuh Program Sapi Untuk Rakyat Miskin Bone Bolango

10 Maret 2026
f.hms

Pasar Murah di Bone Bolango Dihadiri Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan

10 Maret 2026
f.ist

Penjelasan Pemprov Gorontalo Terkait Sasaran Bantuan Pangan 2026

10 Maret 2026
f.kominfo

Eks RSUD Datoe Binangkang Jadi Lokasi Pasar Senggol

9 Maret 2026
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi pastikan penyaluran energi kepada masyarakat berjalan lancar dan aman.

Jelang Ramadan dan Idulfitri 2026, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Pastikan Kesiapan SPBU dan LPG di Makassar

9 Maret 2026
f.ist

Musprov PSAWI Gorontalo 2026, Hamzah Idrus Siap Gas Prestasi Ski Air!

8 Maret 2026
  • Tentang
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman & Kode Etik

© 2025 Newsnesia.id - Mewarnai Nusantara.

No Result
View All Result
  • Home
  • Trending
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kilas Balik

© 2025 Newsnesia.id - Mewarnai Nusantara.