
NEWSNESIA.ID, Gorontalo – Jelang periode fluktuasi harga pangan, Satuan Tugas Pangan Daerah (Satgasda) Provinsi Gorontalo bergerak cepat melakukan pemantauan dan pengawasan ketersediaan bahan pokok. Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (13/02/2026) ini melibatkan tim gabungan dari Bareskrim Polri, Polda Gorontalo, Polresta Gorontalo Kota, Bappenas RI, Bulog, hingga Dinas Pangan.
Pemantauan dimulai pukul 09.00 WITA dengan menyasar tiga titik utama di wilayah Kota Gorontalo, yakni Pasar Sentral, Gerakan Pangan Murah (GPM) di Lapangan Padebuolo, dan Retail Modern Gelael.
Peninjauan lapangan ini dipimpin langsung oleh tim Bareskrim Polri, KBP Feri Kurniawan, S.I.K. dan IPTU Rafit Asmoro, S.H., didampingi Kasubdit Krimsus Polda Gorontalo AKBP Agus D. Cahyono, S.I.K., serta Wakasat Reskrim Polresta Gorontalo Kota IPTU Hermanto.
Turut hadir dalam tim, perwakilan Bappenas RI Rena Satrinny, S.H., M.H., Kabulog Provinsi Gorontalo La Ode Suleman Ngkalusa, serta jajaran Dinas Pangan Provinsi dan Kota Gorontalo untuk memastikan data ketersediaan di lapangan sinkron dengan data distribusi.
Berdasarkan pengecekan di Pasar Sentral, ditemukan dinamika harga pada beberapa komoditas utama:
• Beras: Stok terpantau aman dengan ketersediaan mencapai 10 ton di salah satu lapak utama. Beras medium (IR 64) dijual seharga Rp12.000/liter, sementara beras premium (Super Win) dan Kepala berada di kisaran Rp13.000 – Rp13.500/liter. Beras subsidi SPHP dari Bulog tetap stabil di harga Rp55.000 per 5kg.
• Telur Ayam: Mengalami kenaikan tipis menjadi Rp63.000 per bak dari harga sebelumnya Rp58.000. Informasi dari pedagang menyebutkan kenaikan dipicu oleh permintaan pasar yang meningkat (faktor MBG) serta persiapan menjelang bulan puasa.
* Bumbu Dapur: Bawang merah mengalami kenaikan cukup signifikan ke angka Rp45.000/kg (sebelumnya Rp30.000/kg). Sementara cabai rawit (rica) dijual seharga Rp65.000/kg dan cabai keriting Rp35.000/kg.
Secara keseluruhan, hasil pengecekan menunjukkan bahwa ketersediaan bahan pokok di Kota Gorontalo masih sangat mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam waktu dekat. Jalur distribusi dari penyuplai lokal (Paguyaman dan Limboto) maupun luar daerah (Sulawesi Selatan dan Manado) terpantau masih berjalan lancar.
Pihak Satgasda dan Unit III Tipidter Satreskrim Polresta Gorontalo Kota menegaskan akan terus melakukan pengawasan secara berkala untuk mencegah adanya praktik penimbunan atau spekulasi harga yang dapat memberatkan masyarakat.






















