
NEWSNESIA.ID (BOALEMO) – Mewujudkan Boalemo produktif dan berdaya saing menjadi visi utama Bupati Boalemo, Drs. Rum Pagau bersama Wakil Bupati Boalemo, Lahmuddin Hambali.
Visi besar ini perlahan mulai ditunjukkan semenjak 100 hari kerja pemerintahan. Terhitung sejak keduanya dilantik Presiden RI, Prabowo Subianto pada 20 Februari 2025 lalu.
Kini, banyak langkah-langkah kongkret ditunjukkan duet yang diusung koalisi Partai NasDem, Golkar, PKB dan PKS tersebut. Sebut saja pengembangan Pelabuhan Tilamuta lewat kerjasama PT. Pelindo Regional IV Makassar. Mendatangkan investor siap mengelola wisata andalan Pulo Cinta, Wisata Pantai Bolihutuo hingga Pulau Mohupomba.
Disektor pertanian, Rum dan Lahmuddin mencanangkan pembagian bibit unggulan tanaman jagung, dan tanaman tahunan seperti Kelapa Sawit, Durian, Coklat, Pala dan lainnya.
Sementara untuk visi infrastruktur, Bupati Rum Pagau tengah menyiapkan pondasi perencanaan matang. Langkah ini ditempuh mendatangkan arsitek ternama nasional untuk merancang atau mendesain pembangunan dengan mengangkat ciri khas peradaban dan kebudayaan Kabupaten Boalemo.
Ini ditunjukkan lewat Seminar Nasional Kebudayaan dan Peradaban Kabupaten Boalemo dengan mengangkat tema ‘Desain Pembangunan Berkebudayaan menuju Kabupaten Boalemo Pusat Peradaban Teluk Tomini’.
Dari seminar ini, Bupati Rum Pagau mendatangkan 2 tokoh arsitek handal nasional. Yakni, Prof. Yorri Antar dan Prof. Moh. Ramdhan Pomanto yang juga Walikota Makassar 2 Periode.
“Kalau periode kami sebelumnya, di tahun 2012, Bapak Walikota Makassar, Moh. Ramdhan Pomanto sebagai pembicara tunggal dalam seminar. Beliaulah pertama kali saya minta mendesain sebagian tatakota Tilamuta. Dan Alhamdulilah dari hasil goresan tangan beliau kini berhasil mengubah wajah ibukota Tilamuta, Boalemo,” ujar Bupati Rum Pagau pada malam keakraban dan temu kangen bersama tim relawan pemenangan PAHAM, di Pantai Bolihutuo, Ahad (25/05/2025) malam.
Namun, sejak kesibukan beliau Walikota Makassar dan juga mencalonkan Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), maka kami pun tidak berani lagi mengganggu waktu beliau.
“Alhamdullah, diwaktu yang sama, saya bertemu Bapak Yorri Antar. Beliau sama halnya dengan Bapak Ramdhan Pomanto. Banyak hasil goresan tangan Bapak Yorri Antar di berbagai wilayah di Indonesia. Mulai dari Kalimantan, Maluku, Nusa Tenggara, Sulawasi, Papua hingga Jawa. Beliau adalah salah seorang arsitek ternama yang juga mendampingi Bapak Presiden RI ke 7, Joko Widodo. Salah satunya desain pembangunan IKN di Kalimantan,” ungkap Rum Pagau.

Banyak pihak bertanya, kenapa setiap kami mulai membangun lebih dulu mendatangkan arsitek ternama? Pertanyaan ini kata Bupati Rum Pagau, tentu dilandasi pengalaman di mana kalau pembangunan tidak diawali perencanaan matang, maka kita akan kesulitan. Bahkan hasilnya pun tidak maksimal.
“Untuk itu, saya sengaja datangkan 2 tokoh arsitek nasional ini demi mewujudkan pembangunan Kabupaten Boalemo yang berkebudayaan dan mengangkat ciri khas peradaban masyarakatnya. Apalagi, ke 2 tokoh arsitek kebanggaan Indonesia ini banyak merubah wajah ibukota di berbagai daerah di Indonesia,” tambah Rum Pagau.
Melalui Seminar Nasional nanti, lanjut Bupati Rum mengatakan, ke 2 tokoh arsitek nasional ini akan memaparkan ide atau gagasan terbaiknya. Mulai dari desain kawasan pariwisata, perikanan, pertanian, pelabuhan dan kawasan Ibukota Tilamuta.
“Insya Allah kedepan, Boalemo semakin produktif dan berdaya saing. Saya kembali mengawalinya, dan beliau 2 tokoh arsitek akan memaparkan desain terbaiknya. Melalui pembangunan di berbagai sektor ini, saya yakin dan percaya akan mendatangkan pendapatan per kapita bagi masyarakat Boalemo. Bahkan, kedepan pendapatan per kapita masyarakat akan jadi tertinggi di Provinsi Gorontalo,” ucap Bupati Rum Pagau dengan optimis.
Mewujudkan niat ini kata Bupati Rum, pihaknya bersama Wakil Bupati Lahmuddin Hambali akan bekerja maksimal selama 5 tahun kedepan. Karena itu, ia berharap seluruh elemen masyarakat bersatu dan solid memberikan dukungan moril atas visi pembangunan Kabupaten Boalemo kembali bersinar.
“Saat ini, apa yang menjadi kelebihan daerah kita, mari kita jadikan spirit untuk kita satukan bersama-sama membangun Boalemo. Soal apa yang menjadi kekurangan kita, mari kita kubur dalam-dalam, supaya tidak ada pertentangan. Sebagai kepala daerah, saya menghimbau mari kita lupakan peristiwa politik yang kemarin. Hari ini kita bersatu mewujudkan Boalemo yang produktif dan berdaya saing dengan tujuan menggenjot pendapatan per kapita masyarakat agar bisa tertinggi di Provinsi Gorontalo. Mengingat, sejauh ini Boalemo masih termiskin di Provinsi Gorontalo,” tandas Bupati dijuluki Panglima Pembangunan tersebut.(nn)





















