
NEWSNESIA.ID, POHUWATO – Tidak disangka, pelaksanaan kegiatan Gebyar SMS (Gerakan Bersama Melayani Rakyat Sehat, Maju dan Sejahtera), mendapat respon positif dari masyarakat Pohuwato.
Bagaimana tidak, program Gebyar SMS ini pendekatan pelayanannya langsung ke masyarakat. Bukan saja vaksinasi Covid-19, tapi ada beberapa jenis pelayanan lain seperti khitanan massal, pemeriksaan THT, stunting, pelayanan ibu hamil dan KB, isbat nikah, konsultasi hukum, pelayanan administrasi kependudukan, layanan perizinan, patroli kesehatan serta pelayanan kesehatan hewan.
Tak hanya itu, pemerintah daerah juga ikut mendistribusikan paket sembako, beasiswa, bantuan sosial ekonomi serta program pemberdayaan lainnya kepada warga Pohuwato.
Sehingga, meski dari 13 kecamatan baru di 7 kecamatan yang tersentuh oleh Gebyar SMS, namun sudah ada sekitar 5.890 masyarakat telah dilayani.
Sebagaimana yang disampaikan oleh Nurhayati, salah seorang warga Kecamatan Taluditi, bahwa dirinya berharap agar pemerintah daerah akan kembali melanjutkan Gebyar SMS pasca Ramadhan nanti, sebab Kecamatan Taluditi belum termasuk dalam 7 kecamatan yang sudah menggelar Gebyar SMS.
“Program ini sangat membantu masyarakat. Saya berharap Gebyar SMS bisa dilaksanakan juga di Taluditi setelah Ramadhan nanti,” ujarnya berharap.
Sementara itu, Koordinator Gebyar SMS, Irfan Saleh, menanggapi harapan warga Taluditi, ia mengatakan bahwa memang pemerintah daerah sudah menjadwalkan Gebyar SMS di semua kecamatan. Hanya saja, Gebyar SMS baru bisa dilaksanakan di 7 kecamatan karena sudah masuk bulan Ramadhan.
“Insya Allah akan kita lanjutkan pasca Ramadhan,” kata Irfan Saleh, Kamis (07/04/2022).
Selanjutnya, Kepala Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Pohuwato itu juga mengatakan bahwa, yang menarik di Gebyar SMS ini adalah patroli kesehatan yang dipimpin langsung oleh Bupati dan Wakil Bupati dengan membawa serta para dokter ahli mengunjungi rumah warga yang sakit.
“Hingga saat ini pasien-pasien tersebut terus mendapat pemantauan, bahkan sudah ada yang dirawat di Rumah Sakit Bumi Panua dan yang lainnya akan diperpsiapkan untuk tindakan operasi,” tutup Irfan.(adv/mus)























