
NEWSNESIA.ID, GORONTALO — Penampilan Yura Yunita pada malam penutupan Hulonthalo Art & Craft Festival (HARFEST) x Gorontalo Karnaval Karawo (GKK) 2026 di pelataran GPCC Kota Gorontalo, Minggu malam (13/9/2026) menjadi kado istimewa bagi masyarakat Gorontalo.
Di hadapan ribuan penonton, penyanyi asal Bandung itu tampil memukau dan berhasil membawa suasana malam penutupan semakin meriah.
Pesona Yura malam itu semakin lengkap dengan balutan gaun putih bermotif Karawo karya desainer asal Gorontalo, Te Tuna.
Namun, kemeriahan malam penutupan tidak hanya menghadirkan hiburan bagi masyarakat. Di balik semarak panggung konser Yura Yunita, para pelaku UMKM juga membawa pulang kabar menggembirakan.
Selama tiga hari pelaksanaan HARFEST 2026, total transaksi tercatat mencapai sekitar Rp5,66 miliar, melampaui target awal yang ditetapkan. Capaian tersebut melibatkan sekitar 450 UMKM, termasuk pelaku usaha street food di kawasan Jalan Andalas.
“Dari seluruh rangkaian baik mulai dari persiapan hingga sore ini, total transaksi yang tercatat sekitar Rp5,6 miliar. Ini meningkat kurang lebih 70 persen dibandingkan penjualan pada tahun 2025 yang lalu.” ujar KPwBI Provinsi Gorontalo Bambang Satya Permana pada penutupan HARFEST x GKK 2026, Minggu (13/9/2026).
Bambang menyebut, tingginya aktivitas ekonomi tersebut sejalan dengan meningkatnya jumlah pengunjung. HARFEST 2026 diperkirakan dikunjungi sekitar 13.200 orang, atau meningkat 38,95 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Bagi pelaku UMKM, ramainya pengunjung menjadi peluang untuk memperkenalkan produk sekaligus menjangkau konsumen baru. Dampak ekonomi HARFEST bahkan tidak berhenti pada transaksi selama festival.
Melalui business matching, tercatat komitmen pembiayaan bersama perbankan mencapai Rp2,91 miliar, sementara penjualan antara UMKM dengan buyer dan mitra usaha mencapai Rp820 juta.
Peluang pasar juga mulai bergerak ke tingkat internasional. Kopi Liberika Cempaka Putih dari Tolinggula, Gorontalo Utara, melalui Dellacious Coffee, memperoleh business matching ekspor dengan Three United dari Shibuya, Tokyo, Jepang, senilai USD5.680.
Capaian tersebut menunjukkan bahwa HARFEST tidak sekadar menjadi ruang pamer dan promosi produk lokal. Festival ini mulai menjadi jembatan bagi UMKM Gorontalo untuk memperluas pasar, mendapatkan akses pembiayaan, hingga membuka peluang menembus pasar global.
Kolaborasi HARFEST dengan GKK juga memperkuat ekosistem ekonomi kreatif melalui perpaduan budaya, pariwisata, fesyen, kuliner, dan produk kerajinan lokal.
Semangat menjaga keberlanjutan budaya juga diwujudkan melalui Mo Karawo Kolosal, yang menghadirkan ratusan pelajar untuk mengenal lebih dekat proses menyulam Karawo, agar terus cinta dan bangga pada warisan budaya khas Gorontalo.
Semarak HARFEST 2026 juga diperkuat melalui beragam kompetisi antara lain Dance Cover Competition, Mobile Legends: Bang Bang, HARFEST Knowledge Battle, Lomba Menggambar dan Mewarnai, hingga Latte Art Competition yang menjadi ruang ekspresi dan kreativitas bagi generasi muda Gorontalo.
Selain kompetisi, HARFEST 2026 juga menghadirkan seminar nasional sebagai ruang bertukar gagasan dan memantik inovasi bagi UMKM Gorontalo. Salah satu potensi yang mengemuka adalah pengembangan serat dari daun pisang sebagai material alternatif yang dapat dieksplorasi lebih lanjut untuk mendukung inovasi produk kain wastra daerah.
Keberhasilan penyelenggaraan HARFEST 2026 menegaskan bahwa kolaborasi antara Bank Indonesia, pemerintah daerah, perbankan dan berbagai mitra strategis mampu menjadikan HARFEST sebagai ruang kolaborasi dengan dampak yang berlapis, yakni menggerakkan aktivitas ekonomi, memperluas akses pasar UMKM, dan memantik lahirnya inovasi produk lokal, untuk pengembangan ekonomi kreatif Gorontalo yang semakin inklusif dan berkelanjutan.
“Berbagai kegiatan yang kami lakukan pada HARFEST 2026 ini berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Gorontalo dan seluruh mitra strategis, termasuk komunitas di Gorontalo. Harapannya, kegiatan ini terus mendorong UMKM untuk berinovasi dan meningkatkan daya saing, baik di pasar lokal maupun pasar global,” tandas Bambang.





















