
NEWSNESIA.ID, GORUT – Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gorontalo Utara (Gorut) tidak berprioritas pada penanganan banjir.
Hal ini mendapat sorotan dari Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Gorontalo Utara (Gorut), Lukman Botutihe pada saat rapat pembahasan anggaran RAPBD 2023, di Hotel Maqna Kota Gorontalo, belum lama ini.
Pasalnya, RKA yang diusulkan oleh DLH Gorut pada tahun 2023 nanti, program kegiatannya hanya berfokus pada pengadaan truk sampah dan timbangan sampah.
“Ini Gorontalo Utara rata-rata rusak hutannya, mana pemerintah di sana? Gak ada. Banjir dimana-mana, tapi lingkungan hidup tidak ada kegiatan penghijauannya di situ,” ucapnya tegas.
Sementara banjir yang sering terjadi di Gorut, kata Lukman, karena adanya pembabatan hutan. Olehnya ia lebih mendukung jika anggaran lebih condong ke program penghijauan.
“Tapi untuk kegiatannya hanya ada pengadaan timbangan, truk, dan lain sebagainya, hampir tidak ada korelasinya,” tuturnya.
Ia berharap agar ke depannya kegiatan penghijauan dapat lebih diprioritaskan untuk penanggulangan banjir.
“Karena yang paling banyak dipermasalahan saat ini adalah masalah lingkungan, namun program yang diusulkan melalui RKA tidak berkaitan dengan penanggulangan banjir,” tutup Lukman. (Rol)
























