
NEWSNESIA.ID – Ribut-ribut soal batu hitam masih terus jadi pergunjingan ditengah masyarakat Gorontalo. Hal inilah yang mendasari Polda Gorontalo menggelar Focus Group Discussion (FGD) di Hotel Grand Q, Selasa (20/12/2022).
Kapolda Gorontalo, Irjen Pol Helmy Santika disela FGD menyampaikan bahwa pihaknya menginisiasi kegiatan tersebut semata hanya ingin menjadi penengah.
“Antara Pemerintah, Masyarakat, Swasta dan seluruh unsur kami ingin menjadi penengah agar kisruh ini bisa segera selesai,” ungkap Irjen Pol Helmy.
Lebih lanjut ia menjelaskan dalam FGD tersebut seluruh pihak ikut dilibatkan dan diberi kesempatan untuk menyampaikan pendapat serta masukannya.
“Agar ini bisa mendorong baik pemerintah maupun pihak swasta atau siapapun yang punya peranan atas masalah ini bisa segera menemukan solusi,” jelasnya.
Pelaksanaan yang dinisiasi oleh Polda Gorontalo tersebut mendapat atensi positif dari berbagai pihak yang hadir.
“Hal ini sangat baik, apa yang dilakukan Polda Gorontalo menunjukkan kepeduliannya terhadap nasib para penambang,” ucap Kris Wartabone, Wakil Ketua I DPRD Provinsi Gorontalo.
Apresiasi juga turut diberikan oleh sejumlah penambang batu hitam dari Suwawa, Bone Bolango yang hadir.






















