Newsnesia.id
  • Home
  • TrendingHot
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kilas Baliknew
No Result
View All Result
  • Home
  • TrendingHot
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kilas Baliknew
No Result
View All Result
Newsnesia.id
No Result
View All Result
Home Kabupaten Sigi

Bangkit dari Situasi Sulit, Ini yang Dilakukan Penyintas Bencana di Sigi

by rizkyib
9 Agustus 2019
in Kabupaten Sigi, Sulteng
Reading Time: 2 mins read

SIGI – Hunian  Sementara atau Huntara Ranggulalo di Jalan Pramuka, Kecamatan Sigi Biromaru, Sigi, Sulawesi Tengah tampak ramai. Kendaraan hilir mudik keluar masuk lokasi pengungsian tersebut.

Tempat usaha jualan bunga Budi tertelan bumi saat fenomena lumpur bergerak, Budi seorang pemuda di Sigi, tak mau berputus asa. Ia pun bangkit dengan berjualan bumbu dapur,Sabtu (13/7/2019). (KOMPAS.com/ERNA DWI LIDIAWATI)

Sementara di pinggir jalan beraspal, beberapa lapak jualan warga para penyintas berdiri dekat lokasi huntara. Salah seorang pelapak adalah Budi (30). Pria lajang ini berjualan berbagai kebutuhan dapur, seperti lcabai, tomat, bawang putih, dan sejumlah kebutuhan lainnya. Budi mengaku berjualan kebutuhan dapur setelah seminggu pascagempa.

Sebelumnya ia adalah penjual bunga hias di pasar tradisional Biromaru. Jenis bunga yang dijualnya bervariasi, ada bunga puring, pakis nanas, pakis haji dan sejumlah bunga hias lainnnya. Harganya berkisar dari Rp 25.000 hingga Rp 300.000, tergantung dari besar kecilnya bunga.

Namun, saat bencana alam terjadi 28 September 2018 silam, ratusan bunga miliknya hilang ditelan bumi. “Tempat jualanku itu tanahnya jadi lembek dan berlumpur begitu. Saya punya bunga yang ditanam di pot atau di polibag masuk semua ke dalam”, kata Budi, Sabtu (13/7/2019).

Dari ratusan bunga dagangannya, hanya beberapa  saja yang tidak tertelan lumpur. Beberapa bunga itu kini dipajang di depan teras papan Huntara Ranggulalo. Jika ada yang berniat membeli bunganya, dengan senang hati ia akan melayani. Beberapa hari pasca bencana, Budi akhirnya menjadi pengangguran. Tak ada lagi uang di kantongnya.

Dompet yang berisi sejumlah kartu penting seperti Kartu Tanda Penduduk dan sejumlah uang turut tenggelam bersama bunga- bunga hias lainnya. Akhirnya budi pasrah. Baca juga: 4 Fakta Baru Gempa Sulteng, Sigi Diterjang Banjir Lumpur hingga Nasib Ijazah IAIN Palu Modal usaha Hingga suatu hari temannya bernama Ade Imran mengajaknya mencari ikan di kolam.

Ya, di Kabupaten Sigi, matapencaharian masyarakatnya rata-rata adalah bertani dan memelihara ikan air tawar. Kebetulan pascabencana banyak kolam ikan yang akhirnya jebol. “Jadi dia ajak saya cari ikan. Kata kawanku pemiliknya mau memberikan ikan-ikan itu ke pengungsi dan kami nanti dia kasih ikan juga,” ujar Budi.

Nah, dari pekerjaan itu, Budi dan Ade menerima bayaran satu karung berisi ikan mas maupun ikan mujair. Keduanya pun membaginya. Ikan-ikan tersebut kemudian dijual ke pengungsi. Budi berkeliling ke pengungsian. Baca juga: Banjir Lumpur Hantam Pengungsi Korban Gempa di Sigi   Karena kondisi serba terbatas saat itu, Budi menerima saja jika ada yang menawar ikannya dengan harga murah.

Hingga akhirnya ia bisa mengumpulkan uang sebesar Rp 300.000. Hasil penjualan ikan itu kemudian dibelikan berbagai kebutuhan dapur. Budi kemudian berjualan di depan huntara Ranggulalo. “Alhamdulillah dari modal Rp 300.000 itu sekarang sudah berkembang,” katanya sambil tersenyum Di situasi yang serba sulit saat ini, ia tidak mau hanya menunggu bantuan dari pemerintah. “Kita harus semangat, Allah marah kalau kita berputus asa terus,” pesannya.(kompas.com)

Tags: Gempa Palu
ShareSendTweetShare

Berita Terkait

f.ist
Headline

Marogena Law Office – Kanoana Law Firm gelar aksi Sosial “Pengacara Keliling: Konsultasi Hukum Gratis”

2 Mei 2026
Kampung Reforma Agraria
ATR BPN Kota Gorontalo

Cerita Petani Anggur Duyu Bangkit: Reforma Agraria Tak Hanya Soal Tanah, tapi Juga Kemandirian

11 November 2025
Masbar Maluna
Headline

Pemda Bangkep Diminta Sukseskan Program Mandatori Presiden Terpilih Prabowo Subianto

9 November 2025
Next Post

Sulteng Usulkan Tol Tambu-Kasimbar Diakomodir di RPJMN 2020-2024

Sekda Hadiri Rapat Perdana DWP Kabupaten Buol

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

Trending

Bangkit dari Situasi Sulit, Ini yang Dilakukan Penyintas Bencana di Sigi

7 tahun ago
Winarni Monoarfa-f.antara

Prof. Winarni Monoarfa PAW Rachmat Gobel

2 hari ago

Hadapi Kekeringan, Wiwin S Pajiu Bantu Material Pembangunan Sumur Warga Dusun Polato Molantadu

2 hari ago
WhatsApp Sekda Pohuwato Diretas

WhatsApp Sekda Pohuwato Diretas, Dipakai Terduga Pelaku untuk Menipu

3 hari ago
f.hms

Tiga Pejabat Negara Kunker di Gorontalo, Disambut Adat Mopotilolo

3 hari ago
f.hm/NN

Kejari Kotamobagu Terima Pelimpahan TSK dan Babuk Sabu dari Polda Sulut

1 hari ago
Peresmian jembatan Bailey di Pulubala

Resmikan Jembatan Bailey Pulubala, Pani Gold Mine Tegaskan Komitmen Kontribusi Berkelanjutan untuk Gorontalo

1 jam ago

Gempa Bumi 6.2 Skara Richter Guncang Wilayah Gorontalo Pagi Ini

9 bulan ago
f.hms

Uni Emirat Arab Siap Investasi di Gorontalo

3 hari ago

Perempuan Desa Langgula Kembangkan Usaha Olahan Cumi Lewat Inkubasi Bisnis Sosial

2 hari ago

Terbaru

Peresmian jembatan Bailey di Pulubala
Gorontalo

Resmikan Jembatan Bailey Pulubala, Pani Gold Mine Tegaskan Komitmen Kontribusi Berkelanjutan untuk Gorontalo

by Mustafa Dako
15 Agustus 2026
0

Peresmian jembatan Bailey di Pulubala GORONTALO-NN–Sebagai wujud penanggulangan bencana dan komitmen kepedulian sosial bagi masyarakat Gorontalo, Pani...

f.hm/NN

Kejari Kotamobagu Terima Pelimpahan TSK dan Babuk Sabu dari Polda Sulut

14 Agustus 2026

Perempuan Desa Langgula Kembangkan Usaha Olahan Cumi Lewat Inkubasi Bisnis Sosial

13 Agustus 2026
Semarakkan Kemerdekaan

Semarak Kemerdekaan Ala Korps Dasi Kupu-Kupu Kemenhaj Gorontalo

13 Agustus 2026

Hadapi Kekeringan, Wiwin S Pajiu Bantu Material Pembangunan Sumur Warga Dusun Polato Molantadu

13 Agustus 2026
Winarni Monoarfa-f.antara

Prof. Winarni Monoarfa PAW Rachmat Gobel

13 Agustus 2026
f.ist

Tinjau GIC, Dubes UEA; Kami Tunggu Proposalnya!

13 Agustus 2026
Bendungan Bulangu Ulu di Gorontalo-f.hms

UEA Lirik Investasi di Bendungan Bulango Ulu

12 Agustus 2026
f.hms

Gubernur Gusnar Dukung Peran ABPEDNAS

12 Agustus 2026
WhatsApp Sekda Pohuwato Diretas

WhatsApp Sekda Pohuwato Diretas, Dipakai Terduga Pelaku untuk Menipu

12 Agustus 2026
  • Tentang
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman & Kode Etik

© 2025 Newsnesia.id - Mewarnai Nusantara.

No Result
View All Result
  • Home
  • Trending
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kilas Balik

© 2025 Newsnesia.id - Mewarnai Nusantara.