Newsnesia.id
  • Home
  • TrendingHot
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kilas Baliknew
No Result
View All Result
  • Home
  • TrendingHot
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kilas Baliknew
No Result
View All Result
Newsnesia.id
No Result
View All Result
Home Opini

Dibalik Kepuasan Rakyat Akan Kinerja Pemerintah, Benarkah Rakyat Sudah Sejahtera?

by NN Indonesia
30 Oktober 2024
in Opini
Reading Time: 4 mins read

 

Oleh: Hanifah Rasyida

 

Baru-baru ini Deputi Protokol dan Media Sekretariat Presiden Yusuf Permana menghargai hasil survei Indikator Politik Indonesia yang menunjukkan tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Presiden Joko Widodo. Sigi terbaru menyebut kepuasan publik terhadap Jokowi menjelang akhir masa jabatannya mencapai 75 persen. 

Yusuf mengatakan tingkat kepuasan yang tinggi ini merupakan bukti bahwa upaya keras pemerintah dalam berbagai bidang telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Misalnya soal infrastruktur, kesehatan, pendidikan, hingga penanganan pandemi, dan pemulihan ekonomi. (Dilansir dari tempo.co).

Jika kita melihat pernyataan di atas akan menyimpulkan bahwa Pemerintah dinilai berkinerja baik dalam mengurus rakyat.  Namun nyatanya hasil semua di atas hanyalah pencitraan karena kondisi real penduduk tidaklah demikian karena negara sejatinya masih menghadapi banyak persoalan di tengah masyarakat. Namun pencitraan menutupi semua itu dan mengelabui rakyat. Padahal ada banyak kebijakan yang menunjukkan keberpihakan negara pada oligarki dan bukan kepada rakyatnya sendiri.

Salah satunya dalam bidang ekonomi terkait kenaikan PPN dan kenaikan harga BBM. Sudah menjadi ciri khas sistem demokrasi yang menjalankan ekonomi negara dengan ditopang oleh utang dan pajak. Saat negara tidak mampu lagi menambah utang, di saat itu pula mengambil kebijakan menaikkan tarif pajak pertambahan nilai (PPN). Katanya demi menciptakan rezim pajak yang adil dan kuat. Begitu kebijakan pemerintah untuk menyelamatkan keuangan negara yang kian mengkhawatirkan. PPN naik dari 10% menjadi 11 %. Kebijakan ini berdasarkan UU Harmonisasi Peraturan Pajak (UU HPP) yang sudah berlaku mulai dari 1 /4/2022 kemarin. Namun pasalnya, jika tarif PPN naik, beban pajak bagi masyarakat akan bertambah meski penerimaan negara dapat meningkat. Kondisi saat ini jelas akan berdampak luas bagi ekonomi masyarakat banyak. Inflasi pasti terjadi. Harga-harga barang dan jasa dipastikan terkerek naik.

Kita bisa lihat paling dekat yakni di Gorontalo itu sendiri, Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Gorontalo mencatat inflasi pada Maret 2024 sebesar 0,81% secara bulanan. Inflasi dipicu salah satunya kenaikan harga beras. (Dilansir dari detik.com)

Jika dilihat berdasarkan data presentase, terdapat 10 provinsi terpilih harga Gula Pasir Lokal Tertinggi dan Kota Gorontalo menduduki posisi pertama dalam terjadinya tersebut. Harga Gula Pasir Lokal di Gorontalo Rp 23.000 Rupiah per Kg pada Jumat, 9 Agustus 2024 kemarin. Harga gula pasir lokal harian di pasar modern Gorontalo menjadi yang termahal se-Indonesia dengan harga jual Rp 23.000 rupiah per kg. Dibandingkan sebulan lalu, harga gula pasir lokal di provinsi ini lebih tinggi. Sebelumnya tercatat pada angka 12.000 rupiah per kg. (Dilansir dari databoks.katadata.co.id)

Ini semua menunjukkan pemerintah hanya berusaha lepas tangan seraya mengalihkan beban dari pundaknya ke pundak rakyat. Padahal, beban rakyat selama ini sudah sedemikian berat. Apalagi pada situasi pandemi yang dampaknya berkepanjangan.

Paradigma seperti ini tidak lekat dalam benak para penguasa negeri. Menjadi importir justru dipandang lebih nyaman dibanding harus bersusah payah berpikir mencari solusi. Kalaupun berpikir, mereka hanya mau menghitung untung dan rugi. Karenanya, jelas sudah, akar problem mahalnya harga BBM, Pangan dll ini sejatinya terkait dengan soal sistem dan paradigma riayah (pengurusan) umat. Dalam sistem kapitalisme neoliberal saat ini, riba dan liberalisasi adalah penopang ekonomi, sedangkan hubungan negara dengan rakyatnya hanyalah hubungan penjual dengan pembeli. 

Paham sekularisme yang mendasarinya jelas tidak mengenal konsep halal/haram dan moral kasih sayang. Tidak heran jika semua aturan yang lahir darinya jadi serba liberal. Muncullah slogan, “Siapa kuat, ia yang menang.” Adapun negara atau penguasa hanya bertindak sebagai wasitnya, atau bahkan bersama para pemodal, menjadi lawan bagi rakyatnya.

Kondisi di atas tentu berbeda jauh dengan Islam. Islam tegak di atas landasan iman dan mengajarkan tentang segala kebaikan. Walhasil, aturan Islam benar-benar menjamin kemaslahatan bagi seluruh alam.

Islam menjadikan negara sebagai pengurus rakyat dalam berbagai aspek kehidupan. Negara juga memiliki apparat yang handal, professional dan tentu saja amanah dan beriman.  Aparat seperti ini adalah buah dari penerapan sistem Pendidikan berdasarkan aqidah islam dan sistem lainnya yang juga berdasarkan Islam.  

Adapun Islam melarang pencitraan dan menjunjung tinggi kejujuran. Adanya pertanggungjawaban kepada Allah menjadikan penunaian semua amanah dengan sebaik- baiknya dan secara professional dan kesejahteraan rakyat orang per orang benar-benar menjadi perhatian utama. Tugas pemimpin atau negara adalah mewujudkannya dengan sempurna. Tidak boleh ada satu pun rakyat yang tidak terpenuhi kebutuhan dasarnya, mulai dari pangan, sandang, papan, kesehatan, pendidikan, keamanan, dan sebagainya. Juga kebutuhan atas sumber-sumber energi untuk memenuhi bekal hidup sehari-hari.

Selain itu, Islam menetapkan sumber-sumber energi tidak boleh dikuasai swasta, apalagi asing, mulai hulu hingga hilir. Negara sebagai wakil umat diwajibkan mengelolanya dengan baik dan memberikan manfaatnya kepada rakyat sebagai pemiliknya yang hakiki secara mudah dan murah, bahkan gratis.

Semua itu tentu ditopang dengan sistem-sistem aturan Islam yang lain, terutama sistem pemerintahan Islam yang berdaulat dan mandiri, terbebas dari intervensi asing. Juga oleh sistem ekonomi yang antiriba dan berkeadilan, serta sistem keuangan Islam (baitulmal) yang kukuh dan stabil.

Oleh karenanya, umat Islam harus segera mencampakkan sistem rusak ini dan kembali menerapkan sistem hidup yang berasal dari Islam. Caranya dimulai dari proses pengukuhan aspek akidah sekaligus penyadaran tentang komprehensivitas syariat Islam dalam menyolusi seluruh problem kehidupan agar rakyat benar-benar bisa merasakan yang namanya sejahtera. Wallahualam bissawab.(*)

Tags: Kesejahteraan masyarakat
ShareSendTweetShare

Berita Terkait

Tim Hukum Pemda, Adnan Parangi, SH.,MH
Headline

Tanggapan Atas Aksi Demonstrasi

28 Februari 2026
Gubernur Gusnar Ismail dan Wagub Idah Syahidah-f.hms
Headline

Menembus Ekspektasi

20 Februari 2026
F.
Opini

REVITALISASI SEKOLAH: CAPAIAN BESAR, TANTANGAN LEBIH BESAR

19 Februari 2026
Next Post

'Boost Your Future', Cara GenBI Sulsel Siapkan Anggota Hadapi Dunia Kerja

F.HMS

KPU Kabgor Libatkan 170 Orang Lipat Surat Suara Pilkada 2024

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

Trending

f.ist

Resmi Nahkodai PPP Provinsi Gorontalo, Ini Target Ismet Mile !

1 hari ago
f.kominfo

Eks RSUD Datoe Binangkang Jadi Lokasi Pasar Senggol

2 hari ago

Terus Merawat Dapur Warga Tetap Mengepul

1 hari ago

Dibalik Kepuasan Rakyat Akan Kinerja Pemerintah, Benarkah Rakyat Sudah Sejahtera?

1 tahun ago
f.hms

Pasar Murah di Bone Bolango Dihadiri Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan

1 hari ago
ilus-ist

4.000 Lampu Tradisional Siap Terangi Festival Tumbilotohe 2026 di Gorontalo

4 hari ago
f.ist

Penjelasan Pemprov Gorontalo Terkait Sasaran Bantuan Pangan 2026

2 hari ago
f.hms

Utusan Khusus Presiden Prabowo Dukung Penuh Program Sapi Untuk Rakyat Miskin Bone Bolango

1 hari ago
Bupati Boalemo, Drs. Rum Pagau memberikan sambutan pada kegiatan workshop Prakarya diselenggarakan Dikbud Kabupaten Boalemo dan Kabupaten Gorontalo.

Bupati Rum Pagau Salut Kolaborasi Dikbud Boalemo dan Kabgor

1 bulan ago

Terbaru

f.ist
Ekonomi

Pemprov Gorontalo Perkuat Upaya Pengendalian Inflasi

by NN Indonesia
11 Maret 2026
0

f.ist NN, GORONTALO- Pemerintah Provinsi Gorontalo terus memperkuat langkah pengendalian inflasi daerah melalui pelaksanaan Gerakan Pangan Murah...

f.hms

Pasar Murah Pemprov Gorontalo-Kejati, 1.500 Paket Disiapkan

11 Maret 2026

Terus Merawat Dapur Warga Tetap Mengepul

10 Maret 2026
f.ist

Resmi Nahkodai PPP Provinsi Gorontalo, Ini Target Ismet Mile !

10 Maret 2026
f.hms

Utusan Khusus Presiden Prabowo Dukung Penuh Program Sapi Untuk Rakyat Miskin Bone Bolango

10 Maret 2026
f.hms

Pasar Murah di Bone Bolango Dihadiri Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan

10 Maret 2026
f.ist

Penjelasan Pemprov Gorontalo Terkait Sasaran Bantuan Pangan 2026

10 Maret 2026
f.kominfo

Eks RSUD Datoe Binangkang Jadi Lokasi Pasar Senggol

9 Maret 2026
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi pastikan penyaluran energi kepada masyarakat berjalan lancar dan aman.

Jelang Ramadan dan Idulfitri 2026, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Pastikan Kesiapan SPBU dan LPG di Makassar

9 Maret 2026
f.ist

Musprov PSAWI Gorontalo 2026, Hamzah Idrus Siap Gas Prestasi Ski Air!

8 Maret 2026
  • Tentang
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman & Kode Etik

© 2025 Newsnesia.id - Mewarnai Nusantara.

No Result
View All Result
  • Home
  • Trending
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kilas Balik

© 2025 Newsnesia.id - Mewarnai Nusantara.