
NEWSNESIA.ID GORUT – Bupati Gorontalo Utara (Gorut), Thariq Modanggu menyampaikan, pihaknya terus berupaya mempertahakan tenaga honorer yang berjumlah kurang lebih 2.094 orang tidak dihapus keseluruhan.
Hal itu terkait Surat Edaran MENPAN RB tentang Rencana Penghapusan Tenaga Honorer di tahun 2023.
Disatu sisi pemerintah daerah dituntut untuk menekan angka pengangguran. Tetapi disisi lain pemerintah daerah berusaha agar betul-betul keberadaan para honorer daerah ini bisa meningkatkan kinerja organisasi perangkat daerah (OPD) masing-masing.
“Sebagai Bupati, saya terus berjuang agar penghapusan tenaga honorer di Gorut ini tidak dihapus keselurahan pada 28 September tahun 2023,” jelas Thariq saat memimpin apel kerja perdana bulan Agustus, di Halaman Kantor Bupati Gorut, Senin (1/8/2022).
Tentu ini berat, tetapi dari pertemuan terakhir di Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB), kata Thariq, pihaknya mengingatkan kepada dinas kesehatan, pendidikan, juga dinas teknis untuk menyampaikan kajian sampai bulan September soal pendataan dan juga segala konsekuensi dari hal tersebut.
“Karena dari hasil pertemuan itu, ada 2 poin yang kami dapatkan. Y ang pertama yakni pengkajian soal peraturan pemerintah, apakah PP itu akan berubah atau ada penambahan anggaran,” ujarnya.
Namun semua itu, lanjut Thariq, kembali pada hasil evaluasi terhadap keberadaan PTT, terutama GTT dan juga tenaga kesehatan.
“Oleh sebab itu, mereka meminta seluruh pimpinan OPD untuk membuat evaluasi terhadap honorer ini,” tandasnya. (Rol)























