
NEWSNESIA.ID – Pasangan ROMANTIS (Roni – Ramdhan Optimis), kembali melaksanakan kampanye Dialogis di Wilayah Kecamatan Anggrek, Jumat (11/10/2024).
Saat Kampanye dialogis di Desa Tolongio Kecamatan Anggrek, Pasangan ROMANTIS, disambut antusias oleh ratusan masyarakat pendukung.
Dalam kampanye itu, Pasangan Romantis, bicara 10 Program Gratis yang dulu pernah diprogramkan dalam pasangan SINAR.
Roni Imran, memastikan 10 program gratis SINAR dulu, akan dilanjutkan kembali dengan pasangan ROMANTIS, salah satunya adalah Program Santunan Dana Duka, yang saat ini sudah tidak ada lagi.
“InsyaAllah program dana duka, akan kami angkat kembali dan menjadi program andalan Romantis,” kata Roni Imran.
Pasangan ROMANTIS juga akan memprogramkan kembali Pendidikan atau Sekolah Gratis, yang dulu pernah di programkan sampai dengan pengadaan seragam sekolah, termasuk Beasiswa untuk Mahasiswa.
Selanjutnya terkait dengan Program Kesehatan Gratis, Roni Imran, ingin memastikan kedepan masyarakat Gorontalo Utara ketika berobat benar-benar mendapatkan pelayanan kesehatan yang maksimal dan benar-benar gratis.
Roni Imran, berharap kedepan tidak ada lagi masyarakat Gorontalo Utara yang mengeluhkan Kartu BPJSnya tidak aktif dan harus membayar dulu, kemudian menunggu aktif sampai dengan 14 hari, seperti yang terjadi di tahun-tahun sebelumnya.
Saat ini kata Roni Imran, dalam masa jabatan Penjabat Bupati Gorontalo Utara, DPRD Gorontalo Utara telah mendesak untuk membayar BPJS Kesehatan seluruh masyarakat Gorontalo Utara.
Sehingga kata Roni, ketika ada saudara atau keluarga yang sakit, tetap dilayani meskipun BPJSnya tidak aktif dan tidak harus menunggu 14 hari lagi untuk diaktifkan kembali.
“Tahun depan ketika kami diberi kepercayaan, maka BPJS itu cukup menggunakan KTP yang sakit untuk mendapatkan pelayanan kesehatan gratis di rumah sakit maupun di puskesmas,” ujar Roni.
Lanjut Roni Imran, banyak program yang akan dilakukan dan benar-benar menjadi kebutuhan masyarakat Gorontalo Utara kedepan.
Tak terkecuali program SINAR dulu seperti SIM Gratis dan Program Solutif lainnya yang dinanti oleh masyarakat Gorontalo Utara, terutama masyarakat yang terkena imbas kebijakan penghapusan tenaga honorer atau PTT yang saat ini sudah tidak lagi bekerja.

“InsyaAllah kami akan hadirkan, karena kurang lebih 2 ribu PTT yang diberhentikan. Sekarang ada pengangkatan P3K (PPPK), Tahun depan juga sudah ada anggarannya 6,5 Milyar, tapi yang sudah terlanjur diberhentikan itu akan kesulitan untuk masuk PPPK. Tetapi InsyaAllah kami akan perjuangkan itu ketika bapak ibu memberikan kepercayaan kepada kami pasangan nomor 1,” ucap Roni Imran, yang disambung langsung dengan teriakan kata “SATU” oleh ratusan masyarakat yang hadir dalam kampanye dialogis itu. (Prin)

























