Newsnesia.id
  • Home
  • TrendingHot
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kilas Baliknew
No Result
View All Result
  • Home
  • TrendingHot
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kilas Baliknew
No Result
View All Result
Newsnesia.id
No Result
View All Result
Home Opini

Mengembalikan Peran Orangtua untuk Mencegah Tumbuhnya Paham Radikal di Tengah Generasi Muda

by NN Indonesia
6 Mei 2021
in Opini
Reading Time: 3 mins read
Dr.H.Abdul Wahid,MA

Oleh: Dr. H. Abdul Wahid, MA-(Muballigh & Akademisi Makassar)

Generasi muda dipersiapkan tidak hanya sebagai pelanjut keluarga tetapi akan menjadi pelanjut estapet kepemimpinan daerah dan nasional di masa yang akan datang. Karena itu, sudah sejatinya posisi remaja harus mendapatkan perhatian serius dari orangtua dan negara.

Masa remaja merupakan fase dimana terdapat perubahan peran menjadi individu yang lebih dewasa. Pada fase ini, seseorang dituntut untuk mempersiapkan dirinya beralih ke jenjang yang lebih matang dan memiliki lebih banyak tanggung jawab dari pada sebelumnya.

Secara kejiwaan hubungan antara orangtua dengan anaknya-anaknya begitu dekat, tak heran hampir setiap persoalan anak dapat dengan mudah diidentifikasi oleh orangtua di rumah sepanjang peran dan fungsi keluarga dapat dimaksimalkan dengan baik.

Dalam bahasa agama, setiap anak yang terlahir adalah fitrah; suci dan baik, tapi orangtualah yang bisa mempengaruhinya menjadi tetap baik atau sebaliknya. Bahkan lebih dari itu, begitu pentingnya posisi dan peran orangtua terhadap anak-anaknya, sehingga kelak di akhirat setiap orangtua akan dimintai pertanggungjawaban oleh Allah SWT.

Sebagaimana pesan Nabi dalam salah satu hadis berikut: Seorang laki-laki adalah pemelihara dalam keluarganya, ia akan dimintai pertanggungjawaban mengenai apa yang menjadi tanggung jawabnya. Dan seorang perempuan adalah pemelihara dalam rumah suaminya, ia akan dimintai pertanggungjawab mengenai apa yang menjadi tanggung jawabnya. (HR. Bukhâri)

Coba kita cermati dalam beberapa tahun terakhir ini, hampir semua tindak kejahatan di tengah masyarakat seperti penyalahgunaan narkoba, balapan liar, curanmor, radikalisme dan lainnya pada umumnya melibatkan usia remaja.

Belum lagi dalam kaitannya dengan paham radikal, banyak kalangan generasi muda bangsa Indonesia yang terpapar paham tersebut yang kemudian berujung pada tindakan bom bunuh diri, seperti peristiwa bom Katederal Makassar akhir Maret lalu.

Menurut Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol E Zulpan, sudah 56 orang teroris ditangkap di Sulsel oleh Densus 88 Mabes Polri dibantu oleh jajaran Polda Sulsel selama operasi pasca ledakan bom Katederal Makassar akhir Maret lalu dan pada umumnya mereka kelahiran tahun 2000-an, artinya usia mereka rata-rata di bawah 25 tahun.

Hal ini menunjukkan bahwa usia remaja yang begitu labil dan sangat rentan dipengaruhi oleh lingkungannya dan sangat mungkin dimanfaatkan oleh oknum tertentu untuk mencuci otak mereka, sehingga ia bersedia menjadi bagian dari kelompok yang dikategorikan terpapar paham radikal.

Mencermati hal tersebut, maka peran keluarga dalam memberi edukasi dan pengawasan kepada putra-putrinya perlu dimaksimalkan, karena diantara penyebab banyaknya tindak kejahatan yang melibatkan kalangan generasi muda adalah karena peran keluarga (orangtua) tidak maksimal bahkan cenderung sangat lemah.

Ada kecenderungan para orangtua saat ini, lepas tangan terhadap apa yang dilakukan oleh anak-anaknya, seakan-akan ia menyerahkan pendidikan tersebut cukup di sekolah saja secara formal, padahal tanggungjawab utama dalam memberi edukasi kepada para generasi muda adalah berada di pundak setiap orangtua dalam keluarga.

Kehadiran orangtua dalam membangun komunikasi yang intensif dan kontrol kepada anak-anaknya akan sangat membantu pemerintah khususnya Polri dalam menjaga suasana kamtibmas baik dalam konteks Makassar, Sulawesi Selatan maupun daerah lainnya di Indonesia.

Seorang anak tidak hanya memerlukan keterpenuhan logistik yang bersifat fisik atau materi, namun membutuhkan perhatian, pengertian dan kasih sayang dari setiap orangtua. karena itu, sedikit saja lengah pengawasan orangtua kepada anak-anaknya akan sangat berpotensi mereka terjerumus pada tindakan melawan hukum.

Dengan demikian perlunya setiap orangtua peduli terhadap perkembangan serta masa depan anak-anaknya, masa depan yang bukan berorientasi pada kesuksesan dunia, tetapi yang terpenting adalah sukses hingga akhiratnya yang dibingkai dengan kecerdasan intelektual dan moral spiritual.

Untuk mewujudkan hal tersebut, maka tokoh agama, tokoh masyarakat dan para orangtua harus intens menjalin komunikasi dan kerjasama dengan jajaran Polri lebih khusus Polda Sulawesi Selatan dalam rangka memberi edukasi kepada para generasi muda, sehingga mereka dipastikan tidak akan mudah terpengaruh dari doktrin-doktrin yang menyesatkan dan membahayakan masa depannya sendiri, keluarga dan masa depan bangsa. (*)

Tags: Generasi Muda
ShareSendTweetShare

Berita Terkait

Ist
Opini

Rakyat Menuntut Hak, Negara Hadir dengan Borgol: Pelajaran Pahit dari Popayato

24 Mei 2026
Foto : Prof. Dr. Muhammad Amir Arham, M.E.
Daerah

Benar Orang Desa Tidak Pakai Dollar…….

18 Mei 2026
Headline

Pertemuan Trump – Xi di Beijing dan Kebangkitan Diplomasi Korporat

17 Mei 2026
Next Post
Anggota DPRD Gorontalo Utara, Matran Lasunte.

Matran: Segera Tuntaskan Persoalan Penyegelan Kantor Camat Tomilito!

Anggota DPRD Gorut, Safrudin Bait.

Fraksi PAN Nyatakan Bahas LKPJ Bupati Tahun 2020 Sesuai Mekanisme Dewan

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

Trending

Tersangka digiring menuju rumah tahanan-f.hm

Kejari Kotamobagu Tahan Eks Bendahara Pengeluaran KPU Boltim

9 jam ago
Dr.H.Abdul Wahid,MA

Mengembalikan Peran Orangtua untuk Mencegah Tumbuhnya Paham Radikal di Tengah Generasi Muda

5 tahun ago
Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Gorontalo bersama Tim URC Polres Gorontalo Kota saat menggelar patroli gabungan pada Sabtu malam hingga Minggu dini hari, 6–7 Juni 2026.

Tim URC Polda Gorontalo dan Polres Gorontalo Kota Gelar Patroli Gabungan, Antisipasi 3C dan Premanisme

24 jam ago
Kilat Wartabone, menjalani proses adat meninggalkan rumah dinas Wakil Bupati menuju kediaman pribadi,

Akhiri Masa Jabatan, Kilat Wartabone Dilepas Secara Adat

5 tahun ago

Askab PSSI Pohuwato Apresiasi Persiapan Turnamen Randangan Cup 2022

4 tahun ago
Pemda Pohuwato menerima kunjungan kerja Kakanwil Kemenkumham Provinsi Gorontalo.(f.hms)

Kakanwil Kemenkumham Kunker ke Pohuwato Disambut Langsung Bupati Saipul

5 tahun ago
Nixon Ahmad-f.ist

Nixon Ahmad Siap Maju Calon Ketua KONI Kota Gorontalo 

9 bulan ago
Rombongan DLHK Provinsi Gorontalo saat kunjungan ke Pohuwato. (foto. nt/nn)

DLHK Provinsi Gorontalo Pastikan Usaha PT BJA Telah Memenuhi Ketentuan Yang Berlaku

2 tahun ago
Bupati dan Wabup Pohuwato saat mendampingi Kapala BPBPK meninjau lokasi usulan pembangunan Kantor Bupati Pohuwato

Angin Segar! BPBPK Provinsi Tinjau Lokasi Usulan Pembangunan Kantor Bupati Pohuwato

9 bulan ago
f.ist

Mudik Nataru, Pemerintah Beri Diskon 13 Persen Tiket Pesawat

6 bulan ago

Terbaru

Tersangka digiring menuju rumah tahanan-f.hm
Headline

Kejari Kotamobagu Tahan Eks Bendahara Pengeluaran KPU Boltim

by NN Indonesia
8 Juni 2026
0

Tersangka AK digiring menuju rumah tahanan-f.hm NEWSNESIA.ID, KOTAMOBAGU – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kotamobagu, kembali menetapkan satu tersangka...

f.hms

Gorontalo Siap Sambut Ribuan Peserta PENAS

8 Juni 2026
Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Gorontalo bersama Tim URC Polres Gorontalo Kota saat menggelar patroli gabungan pada Sabtu malam hingga Minggu dini hari, 6–7 Juni 2026.

Tim URC Polda Gorontalo dan Polres Gorontalo Kota Gelar Patroli Gabungan, Antisipasi 3C dan Premanisme

8 Juni 2026
Foto : Pendiri OBH Yadikdam Gorontalo, Rongki Ali Gobel.

Geram Rakyat Kerap Dituduh Lakukan PETI, Praktisi Hukum Desak Pemerintah Terbitkan IPR-WPR

6 Juni 2026
ist

Jelang Musprov Kadin Gorontalo Memanas

6 Juni 2026
Ilustrasi Layanan Pertanahan-ist

Jelang PENAS, 23 Hotel di Gorontalo Penuh

5 Juni 2026
Foto Humas Pohuwato

Tahun ini, Tiga Kampung Nelayan Merah Putih di Pohuwato Dipastikan Berkontrak

4 Juni 2026
Pengerjaan jembatan perintis garuda di Pohuwato rampung 100 persen

Jembatan Perintis Garuda di Pohuwato Rampung 100 Persen

3 Juni 2026

Nilai Tukar Petani di Gorontalo Turun 3,06 Persen

3 Juni 2026
f.hms

Jelang PENAS XVII; Pemprov Gorontalo Pastikan Homestay Peserta Nyaman

3 Juni 2026
  • Tentang
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman & Kode Etik

© 2025 Newsnesia.id - Mewarnai Nusantara.

No Result
View All Result
  • Home
  • Trending
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kilas Balik

© 2025 Newsnesia.id - Mewarnai Nusantara.