
NEWSNESIA.ID, Gorontalo – Pelatihan Berbasis Kompetensi yang dikhususkan bagi para mustahik se-Provinsi Gorontalo resmi dibuka, Senin (15/9/2025).
Pelatihan ini merupakan tindaklanjut kerja sama antara Dinas Tenaga Kerja, ESDM dan Transmigrasi melalui UPTD BLK Provinsi Gorontalo dengan Baznas Provinsi Gorontalo.
Kepala Dinas Tenaga Kerja, ESDM dan Transmigrasi Provinsi Gorontalo, Wardoyo Mansur Pongoliu usai membuka secara resmi kegiatan pelatihan tersebut menyampaikan, bahwa pelatihan ini bertujuan untuk memberikan bekal keterampilan kepada peserta agar mampu menjadi wirausaha baru yang berdaya saing.
Lebih lanjut, Wardoyo juga menekankan akan pentingnya materi softskill dalam membentuk karakter wirausahawan yang kompeten dan siap menghadapi tantangan.
“Pelatihan ini tentu sangat penting untuk membentuk karakter sekaligus mengembangkan diri dengan kompetensi yang didapat selama mengikuti pelatihan ini,” ujar Wardoyo.
Sementara itu, Ketua Baznas Provinsi Gorontalo Hamka Arbie menegaskan, agar peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian pelatihan dengan baik hingga selesai.
“Baznas akan menyediakan seluruh kebutuhan peserta, mulai dari seragam, konsumsi selama pelatihan, hingga akomodasi khusus bagi peserta yang berasal dari Pohuwato, Boalemo, dan Gorontalo Utara,* ujar Hamka Arbie.
Selain itu, peserta juga difasilitasi kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan untuk mengantisipasi risiko kecelakaan selama pelatihan.
“Nantinya pasca pelatihan, peserta akan memperoleh bantuan peralatan dan modal usaha sesuai bidang kejuruan masing-masing,” ucapnya.
Adapun pelatihan ini terdiri dari tiga kejuruan, yaitu: Tata Rias (MUA), Instalasi Listrik Sederhana, serta Pembuatan Kue dan Roti. Kegiatan ini diikuti oleh 36 peserta dari kabupaten/kota se-Provinsi Gorontalo dan akan berlangsung hingga minggu ketiga bulan Oktober 2025 dan diselenggarakan di BLK Provinsi Gorontalo.



















