Newsnesia.id
  • Home
  • TrendingHot
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kilas Baliknew
No Result
View All Result
  • Home
  • TrendingHot
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kilas Baliknew
No Result
View All Result
Newsnesia.id
No Result
View All Result
Home Opini

Proyek Panas Bumi Jailolo: Melayani Industri, Melanggengkan Oligarki

by NN Indonesia
19 Februari 2024
in Opini
Reading Time: 4 mins read
f.ist

Oleh: Khaizuran Tsaniyah

Bumi Maluku Utara tidak saja dianugerahi sumber daya mineral seperti emas dan nikel. Tetapi juga ada sumber  panas bumi yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber listrik terbarukan. Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTPB) telah diizinkan masuk di Maluku Utara dan direncanakan tahun 2024-2025  akan dilakukan pengeboran sumur pembangunan geothermal di Desa Idamdehe, Kecamatan Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat.

Namun, Pro dan kontra mewarnai pembangunan proyek. Ketua Umum (Ketum) Sentrum Mahasiswa Indonesia Halmahera Barat DKI jakarta (Semaindo) angkat bicara terkait masuknya Panas Bumi di Kabupaten Halmahera Barat. “Kita perlu menyadari Bahwa pembangunan Sistem Energi Geotermal (Panas Bumi) itu cukup berbahaya, sebab, panas yg ada di dalam Perut Bumi di paksa untuk keluar. Sekalipun metode yang di pakai adalah fracing, Namun tetap dapat menyebabkan gempa bumi minor, pencemaran air, thermal pollution, dan juga amblesan disejumlah titik,” kata Sahrir Jamsin, Ketua Umum Semaindo DKI Jakarta dalam keterangannya (portaldesa.com, 22/1/2024).

Panas Bumi dan Persoalan Listrik

Melimpahnya potensi energi panas bumi Maluku Utara tak lepas dari letak geografisnya yang dilewati cincin api Pasifik alias ring of fire. Lokasi potensi energi panas bumi di Maluku Utara tersebar di sepanjang jalur sabuk gunung api dan beberapa sebaran titik potensi yang sejauh ini teridentifikasi sebesar 576 MW. Salah satunya titik potensi di wilayah Jailolo yang yang telah ditetapkan menjadi Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP). Pemanfaatan geothermal panas bumi disebut akan mempercepat peningkatan kapasitas listrik memanfaatkan potensi sumber daya energi baru terbarukan (EBT) serta dalam rangka mendukung kesepakatan internasional mengurangi emisi karbon menuju net zero emission 2060.

Pembangunan PLTPB Jaiololo ini harapannya dapat mengatasi krisis listrik di sejumlah kabupaten/kota di wilayah Halmahera. Secara umum, sistem tenaga listrik di Provinsi Maluku Utara terdiri dari 7 sistem dengan beban di atas 3 MW, kemudian terdapat 32 unit pusat pembangkit dengan skala yang lebih kecil dan lokasinya tersebar.

Akan tetapi secara keseluruhan pasokan listrik yang ada masih belum memadai untuk memenuhi kebutuhan listrik di Provinsi Maluku Utara sehingga mengakibatkan sering terjadinya pemadaman listrik khususnya di Pulau Halmahera. Oleh karena itu, pengembangan panas bumi Jailolo untuk tenaga listrik akan berdampak signifikan terhadap pemenuhan kebutuhan energi listrik masyarakat Maluku Utara (panasbuminews.com, 16/9/2023).

Melayani Kawasan Industri

Sayangnya tak segampang itu persoalan listrik di wilayah Halmahera. Fakta dilapangan membuktikan wilayah Maluku Utara telah menjadi sentra kawasan industri pertambangan dampak dari kebijakan hilirisasi industri. Perusahaan-perusahaan tambang yang sejauh ini telah beroperasi di Maluku Utara di antaranya PT Tekindo, PT First Pasific Mining, PT Halmahera Sukses Mineral, dan PT IWIP. Terdapat juga PT Antam yang saat ini sedang dalam tahap konstruksi membangun smelter melengkapi dua smelter yang telah beroperasi sebelumnya yakni PT Megah Surya Pertiwi dan PT Fajar Bakti Lintas Nusantara (FBLN). Maka menjadi sebuah keharusan bagi Halmahera dengan potensi  panas bumi yang dimiliknya, siap memasok listrik untuk memenuhi kebutuhan listrik konsumen industri tambang emas, rencana pembangunan smelter, dan industri hilir lainnya.

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Energi dan Sumber Daya Mineral (Balitbang ESDM) Sutijastoto,  mengungkapkan untuk memenuhi kebutuhan pengembangan ekonomi di Pulau Halmahera, diperlukan suplai listrik yang mencapai lebih dari 700 MW. Kebutuhan listrik termasuk potensi kebutuhan untuk pengembangan smelter pada tahun 2027 diperkirakan akan mencapai 963 GWh atau sekitar empat kali lipat dibandingkan dengan kebutuhan listrik pada tahun 2011 (mediaindonesia.com, 16/4/2018).

Tidak bisa dipungkiri, keberadaan industri manufaktur  harus diimbangi dengan pasokan listrik yang stabil. Pasalnya pabrik manufaktur biasanya beroperasi 24 jam dan terdapat lonjakan beban listrik pada periode waktu tertentu. Seperti yang sudah diketahui, PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) di Halmahera Tengah, Maluku Utara  mengoperasikan 14 pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) untuk mendukung hilirisasi nikel.  Tanpa listrik industri akan terhenti sebagaimana proyek smelter feronikel PT. Aneka Tambang di Halmahera Timur, Maluku Utara yang sempat tertunda beroperasi karena terkendala belum ada kepastian pasokan listrik.

Kebijakan Melanggengkan Oligarki

Nampak pembangunan pembangkit listrik hanya berpihak pada pengusaha pemilik industri bukan rakyat. Rakyat jarang mendapatkan manfaat dari pembangunan kapitalisme. Yang membuat miris ada perusahaan asing yang beroperasi mengelola industri. Sehingga keuntungan mengalir ke kantong-kantong asing bukan umat. Berdasarkan data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menunjukkan Maluku Utara masuk tiga besar sebagai tujuan investasi penanam modal asing. Perusahaan-perusahaan asal China yang bersemayam di IWIP sangat diuntungkan atas keberadaan pembangunan infrastruktur listrik. Juga terdapat pengusaha asal Perancis EARMET yang menguasai saham 10% di Antam. Tak kalah untungnya pula sederat investor-investor swasta yang lepas kendali dari pemerintah.

Inilah cermin kebijakan pemerintah ditengah sistem kapitalisme yang cenderung melayani pemilik modal. Sebagain besar dari mereka adalah para oligarki, mereka pengusaha-pengusaha besar yang memiliki andil mempengaruhi kebijakan penguasa. UU Omnibuslaw merupakan bukti nyata bagaimana oligarki itu berupaya membuka karpet merah dari penguasa untuk kemudahan berinvestasi.

Belum lagi dampak lingkungan dan sosial yang diberikan industri kepada masyarakat. Kerusakan lingkungan, perampasan lahan bahkan penyakit yang merebak. Oleh karena itu jelas, bahwa pembangunan infrastruktur listrik panas bumi sejatinya bukan untuk rakyat semata tetapi untuk kepentingan pengusaha-oligarki. Bahkan kedepan, dasar pelayanan kepada industri ini dapat berpotensi melanggengkan kedudukan oligarki di bumi Kie Raha seiring masifnya hilirisasi industri.

Pandangan Islam

Islam sebagai agama yang sempurna dan paripurna memiliki kacamata khas dalam memandang persoalan infrastruktur. Pembangunan infrastruktur publik wajib disediakan oleh negara. Negara berperan sebagai fasilitator, memfasilitasi segala kebutuhan rakyatnya.

Listrik merupakan bagian dari SDA dengan jumlah besar, sehingga masuk kedalam kepemilikan umum yang pembangunannya memerlukan peran Negara. Dalam hal ini negara membangun pembangkit listrik beserta instalasinya semata-mata untuk kemaslahatan rakyat. Negara tidak berhak mengambil keuntungan dari kemaslahatan tersebut. Jikapun hendak dijual kepada rakyat,  rakyat membayar dengan harga yang sangat murah untuk mengganti biaya produksinya saja.

Negara dalam pandangan Islam juga wajib memetakan wilayah-wilayah yang membutuhkan listrik, agar tidak terjadi mubazir atau kelebihan daya. Pendistribusian listrik harus benar-benar merata tersalurkan dari pusat kota hingga pelosok desa. Disinlah peran penting negara sebagai ra’in (pengurus rakyat).

Berikut pembangunan dalam Islam berorientasi untuk kebaikan hidup manusia dalam menjalankan perannya sebagai hamba Allah. Kebijakan yang diambil negara tidak boleh mengahsilkan kedzaliman kepada rakyat. Maka, dalam perencanaan pembangunan harus terlebih dahulu melewati proses analisis dampak kebijakan secara matang baik terhadap lingkungan, sosial maupun ekonomi masyarakat. Menjaga kelestarian lingkungan abiotik dan non abiotik adalah perintah kewajiban dalam Islam, maka negara tidak segan-segan memberikan sanksi tegas terhadap pelaku kerusakan.

Demikianlah pembangunan infrastruktur dalam Islam. Pembangunan tenaga listrik panas bumi pada dasarnya dibolehkan dalam Islam dengan syarat telah memenuhi ketentuan pembangunan sesuai standar syariah. Dari sinilah akan terwujud kemaslahatan pembangunan dan juga kesejahteraan pada rakyat.(*)

 

 

 

 

Tags: Panas bumi jailolo
ShareSendTweetShare

Berita Terkait

Ist
Opini

Rakyat Menuntut Hak, Negara Hadir dengan Borgol: Pelajaran Pahit dari Popayato

24 Mei 2026
Foto : Prof. Dr. Muhammad Amir Arham, M.E.
Daerah

Benar Orang Desa Tidak Pakai Dollar…….

18 Mei 2026
Headline

Pertemuan Trump – Xi di Beijing dan Kebangkitan Diplomasi Korporat

17 Mei 2026
Next Post

Hengkang Dari Golkar, Putra Suharsi Pastikan Sumbang 1 Kursi Untuk Gerindra

Rapat Kerja Komisi III DPRD Gorontalo Utara bersama Pemda Gorontalo Utara.

Pemda diminta Seriusi Permasalahan Kerjasama Pengelolaan Pulau Saronde dengan Pengelola Lama

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

Trending

Foto : Pendiri OBH Yadikdam Gorontalo, Rongki Ali Gobel.

Geram Rakyat Kerap Dituduh Lakukan PETI, Praktisi Hukum Desak Pemerintah Terbitkan IPR-WPR

1 hari ago
f.ist

Proyek Panas Bumi Jailolo: Melayani Industri, Melanggengkan Oligarki

2 tahun ago
ist

Jelang Musprov Kadin Gorontalo Memanas

1 hari ago
f.hms

Wamenaker Minta Perusahaan Konsisten Jalankan Norma Ketenagakerjaan agar Pekerja Terlindungi

4 bulan ago
Anggota DPRD Gorontalo Utara, Matran Lasunte.

Matran: Segera Tuntaskan Persoalan Penyegelan Kantor Camat Tomilito!

5 tahun ago
Kilat Wartabone, menjalani proses adat meninggalkan rumah dinas Wakil Bupati menuju kediaman pribadi,

Akhiri Masa Jabatan, Kilat Wartabone Dilepas Secara Adat

5 tahun ago
Mineral jenis merkuri yang turut diamankan polisi.(f.istimewa)

2 Pelaku Perdagangan Merkuri Ilegal Ditangkap Polisi

5 tahun ago
Dr. Hasyim Mahmud Wantu, S.Ag, MPd.I

Dr. Hasyim Mahmud Wantu Diyakini Paling Layak Pimpin IAIN Gorontalo Periode 2025-2029

10 bulan ago
logo Partai Gerakan Perubahan

Putra Gorontalo Sukses Dirikan Partai Politik

7 bulan ago

Terbaru

Foto : Pendiri OBH Yadikdam Gorontalo, Rongki Ali Gobel.
Daerah

Geram Rakyat Kerap Dituduh Lakukan PETI, Praktisi Hukum Desak Pemerintah Terbitkan IPR-WPR

by NN Indonesia
6 Juni 2026
0

Foto : Pendiri OBH Yadikdam Gorontalo, Rongki Ali Gobel. Newsnesia.id - Ketergantungan rakyat terhadap hasil tambang sudah...

ist

Jelang Musprov Kadin Gorontalo Memanas

6 Juni 2026
Ilustrasi Layanan Pertanahan-ist

Jelang PENAS, 23 Hotel di Gorontalo Penuh

5 Juni 2026
Foto Humas Pohuwato

Tahun ini, Tiga Kampung Nelayan Merah Putih di Pohuwato Dipastikan Berkontrak

4 Juni 2026
Pengerjaan jembatan perintis garuda di Pohuwato rampung 100 persen

Jembatan Perintis Garuda di Pohuwato Rampung 100 Persen

3 Juni 2026

Nilai Tukar Petani di Gorontalo Turun 3,06 Persen

3 Juni 2026
f.hms

Jelang PENAS XVII; Pemprov Gorontalo Pastikan Homestay Peserta Nyaman

3 Juni 2026
f.hms

Gaji 13 Pemprov Gorontalo Cair

3 Juni 2026

Sekretariat DPRD Gorontalo Utara Terus Pererat Kebersamaan dengan Silaturahmi

3 Juni 2026
Barang bukti yang diamankan Polda Sulsel

Pengungkapan Kasus BBM Subsidi Ilegal, Pertamina Beri Apresiasi kepada Polda Sulsel

2 Juni 2026
  • Tentang
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman & Kode Etik

© 2025 Newsnesia.id - Mewarnai Nusantara.

No Result
View All Result
  • Home
  • Trending
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kilas Balik

© 2025 Newsnesia.id - Mewarnai Nusantara.